Menunggu Didalam Penyesalan

Menunggu Didalam Penyesalan
Episode 46


__ADS_3

Sampai akhirnya ia membuka Matanya, Dengan Malas Raka mendudukan tubuhnya di tempat tidur, Sambil memegang kepalanya karna rasa pusing Efek mabuk semalam.


Ia melihat kesekeliling ruangan kamarnya, Ternyata sudah siang. Dengan sempoyangan Raka berjalan menuju ke kamar Mandi untuk membersihkan diri. Walaupun hatinya sedang kacau tapi dirinya harus tetap kekantor karna ada meting penting siang harinya.


Setelah Rapi dengan setelan jasnya, Ia mengambil handpone Dan kunci mobil. Barulah dia turun kebawah menuju parkiran.


Setengah jam mengendari mobil akhirnya sampai ke perusahan tempat ia bekerja. Dengan wajah datar nya Ia masuk ke dalam Lift untuk menuju lantai paling atas dimana ruangan nya berada, Bahkan ia mengabaikan sapaan para karyawan seperti biasanya.


Setelah sampai di lantai atas, Ia sudah disambut oleh Dion Dan sekertarisnya. Di lubuk hatinya ia merasa bersalah kepada Dion Tapi karna Egonya tinggi ia bersikap Cuek.


"Selamat pagi Tuan. "Sapa keduanya.


"Pagi. "


Raka langsung masuk keruangan nya, Di ikuti dion Dan sekertarisnya. Sebenernya Dion penasaran melihat raut Wajah Raka lesu, Tapi ia tidak mau ikut Campur lagi urusan pribadi bosnya.


Mereka berdua masuk keruangan Raka, Dan melihat Raka sudah duduk dikursi kebesaran nya Yang sudah Fokus ke laptopnya.


"Apa saja jadwalku hari ini? "


"Hari ini Jadwal tuan lenggang, Cuma ada Satu meting dengan perusahan X tuan. "

__ADS_1


"Yasudah kalian boleh keluar. "Usirnya.


Tapi matanya tetap fokus ke laptopnya, Tanpa melihat mereka berdua.


Sekertarisnya Wanita itu keluar setelah pamit meninggalkan mereka berdua, Raka Yang merasakan Dion masih ada diruangan. Mendongak kepalanya meliahat Raut wajah datar Asisten sekaligus sahabatnya.


"Ada apa ?"Tanyanya karna penasaran apa Yang akan di sampaikan Dion.


"Tadi malam Bi yati Menelpon ku, Katanya Ia menelpon Tuan tapi handpone tuan tidak aktif. "


"Apa dia bilang sesuatu padamu? "


"Hmm. "


Setelah Dion kembali ke Ruangan ia mengambil Handphone diatas meja, Ia berniat menguhubungi bi yati, Karna penasaran apa Yang akan di katakan Bi yati kepada dirinya. Tapi ternyata Hp nya mati.


"Asataga pantesan tidak Aktif ternyata batrainy habis. "Gumam nya.


Setelah mengecas Hp, Ia melanjutkan pekerjaan sebelum Meting nanti. Karna sudah waktu meting Raka keluar ruangan untuk meting Yang kebetulan masih di perusahan nya.


Beberapa jam kemudian Raka sudah kembali keruangannya, Ia mengambil hp diatas meja Dan menghidupkan nya kembali. Baru saja Dia akan duduk hp sudah berdering, Setelah melihat siapa yang menelpon barulah ia mengangkat nya.

__ADS_1


"Assalamualaikum Tuan."Sapa bi yati.


"Waalaikum salam bi, Ada apa ?"Ia penasaran apa yang akan di sampaikan oleh bi yati.


"Anu tu_an. Tuan disuruh pulang Oleh Neng Zara."


Raka termenung Sesaat setelah mendengar jawabah Bi yati entah apa yang di Rasakan di hatinya.


"Tapi Saya da_"


"Saya tidak tahu, Neng Zara Cuman nyuruh tuan untuk Kembali ke Rumah ini."


Bi yati memotong ucapan Raka. Ia Sebenarnya Kesel dengan kelakuan Raka yang menyakiti Zara Dan Zein, Tapi Dia tidak punya hak apapun untuk ikut Campur masalah rumah tangga majikan nya.


"Assalamualaikum tuan. "Pamit bi yati sebelum mematikan telepon nya.


"Waalaikum salam. "


Raka termenung di dalam ruangannya, Tapi percayalah di kepalanya banyak sekali pertanyaan Dan pikiran.


"Untuk apa Zara menyuruhku untu kembali kerumah. "Pikirnya.

__ADS_1


__ADS_2