
Sesampai nya di bawah, Zara melihat sekeliling Rumah hingga Akhir nya Dia melihat Sebuah Foto pernikahan ya denga Raka, Dia tersenyum miris setelah melihat Foto itu. Zara berbalik dan dia melih Dua satpam yang berdiri yang tadi di panggi nya.
"Pak tolong singkirkan Semua foto yang ada di sana, Terutama foto pernikahan saya dan mas Raka. "Ucap Zara. "Dan setelah selesai di turun kan, Pasang foto yang ada di dalam kardus itu. "Lanjut nya sembari menunjuk kardus yang ada di atas meja.
Dengan Segera satpam itu menjalan perintah Zara walaupun dia sendiri bingung Namun dia tidak berani bertanya. Setelah dia menghampiri Zara kembali.
"Sudah selesai nyonya. "Lapor satpam itu. Zara langsung melihat sekeliling dan benar saja Semua foto yang tadinya ada disana sudah tidak Tergantikan dengan Foto mesra Raka dan Celine.
"Terima kasih pak, Bapak bole pergi sekarang juga. "Ucap Zara sambil tersenyum. Satpam itupun pergi dari sana.
Sedangkan yang lain hanya melongo melihat apa yang dilakukan Zara, Namun mereka hanya diam saja. Zara menghampiri mereka semua termasuk bi yati.
"Neng kenapa foto itu semua di turun kan. "Tanya bi yati penasaran yang mewakili semua para pelayan.
__ADS_1
"Karna itu semua sudah tidak ada artinya lagi bi. "Ucap Zara tersenyum kecut. "Bibi hubungi mas Raka untuk tinggal disini lagi Karna ini rumah nya Bukan Rumahku. "lanjutnya.
"Tapi tuan Raka sudah memberikan ini untuk mu dan Zein. "Sahut bi yati.
"Tapi aku tidak mau tinggal disini lagi Bi. "Jawab tegas Zara. "Aku kesini Cuman mau mengambil barang aku Dan Zein yang kami perlukan bi."lanjut nya.
"Terus sekarang Non Zara dan Zein tinggal dimana..? "Tanya bi yati khawatir.
"Baik lah neng bibi akan turiti perintah neng Zara. "Jawab tegas bi Yati.
"Aku pamit dulu ya bi. "Pamit zara ke pada bi yati.
Setelah berpamitan kepada semua orang Zara pergi rumah itu menggunakan mobil taksi yang sudah di pesan. Mereka semua sangat sedih dengan kepergian Zara bahkan ada sampai meneteskan air mata nya.
__ADS_1
Keesokan pagi nya Zara beserta kakak dan anak nya sudah ada di bandara, Mereka saat ini sudah ada di ruang tunggu untuk menunggu ke berangkatan nya.
Sedangkan di tempat lain Seorang pria paru baya bersama seorang wanita cantik, Sedang memasuki sebuah kantor dengan wajah marah nya setelah mengetahui apa yang terjadi di rumah tangga Anak nya, karna selama berbulan - bulan dia dan Anak perempuan nya berada di luar negri.
Tadi pagi di pergi ke rumah yang di tempati Anak dan menantunya karna dia Rindu dengan cucunya tapi Betapa marah nya Dia setelah bi yati menceritan Semua nya,Apa yang di perbuat Raka kepada Zara. Sesudah nya sampai dilantai atas Di sudah di sambut Asisten Anak nya.
"Selamat pagi Tuan."Sapa Deon.
"Pagi, Apa Raka ada di dalam. "Tanya Bram dengan datar.
"Ada tuan Baru juga sampai. "Jawab Dion apa ada nya. Bram dan Sania langsung masuk tanpa mengetuk pintu. Tapi betapa kaget nya mereka melihat pemandangan yang ada didalam. Darah Bram langsung mendidih, Dengan cepat dia berjalan menghampiri anak nya.
Plakkk
__ADS_1