Menunggu Didalam Penyesalan

Menunggu Didalam Penyesalan
Episode 66


__ADS_3

Sedangkan di rumah Raka, Dian mondar - mandir di depan pintu untuk menunggu Bosnya pulang. Namun sudah berjam - jam menunggu tapi sampai saat ini Raka belum pulang juga padahal ia sudah berdandan sangat cantik, Niat hati ingin menggoda Raka malah dirinya jadi sasaran nyamuk Yang kelaparan.


Dengan sembari menghentakan kakakinya ia masuk kedalam rumah lantaran kesal lantaran orang ingin Raka tidak datang juga, padahal ia sudah mempersiapkan semuanya. Bi yati terkekeh geli melihat kekesalan Dian, Sebenarnya ia tahu Raka pulang kerumah utama namun ia membiarkan saja Dian menunggu di depan rumah berjam - jam, Hitung ia memberikan pelajaran kepada Dian atas sikapnya Yang angkuh Dan arogan itu.


"Ckck kasihan, Menunggu berjam - jam tapi orang Yang di tunggu tidak pulang ke rumah ini. "Ledek bi yati sambil tersenyum miring. Seamkin kesal saja Dian setelah mendapatkan ledekan Bi yati.


"Tunggu - tunggu Bi yati tahu tuan Raka tidak pulang ke rumah ini. "Tanya Dian ketika menyadari ucapan bi yati.


"Iya, Tadi tuan Raka sudah memberitahu bahwa ia tidak pulang. "Jawan Bi Yati santai tanpa rasa bersalah sama sekali.


"Kenapa bibi tidak memberitahu aku, Kalau tahu tuan Raka tidak pulang aku tidak akan menunggu sampai berjam - jam di di depan Ruamh tadi. "Teriak Dian kesal.


"Kau kan tidak bertanya padaku, Dan juga kau bukan siapa - siapa tuan Raka jadi untuk apa aku memberitahumu. "Cuek bi yati.


"Tapi seharus bibi memberitahu aku walaupun aku tidak bertanya, lihatlah karna bibi tidak memberitahuku, Aku sampai di gigit nyamuk tadi. "geram lidya.

__ADS_1


"Memangnya siapa Yang menyuruh dirimu menunggu tidak ada kan... "Tanya bi yati sambil tersenyum remeh.


Lidya terdiam memang benar tidak ada Yang menyuruh dirinya namun di benak bi yati juga Salah karna tidak memberitahu dirinya bahwa Raka tidak pulang kerumah ini.


"Jadi bukan Salah Saya kan, Kamu sampai jadi sasaran nyamuk kelaparan. "Lanjutnya terkekeh geli.


"Awas ya kau bi, Aku akan membalasmu. "Ancamnya sebelum pergi meninggalkan bi yati Yang masih menertawakannya.


"Ckck anak muda Zaman sekarang tidak punya sopan santun. "Gumam bi yati sambil menggeleng.


_____******____


"Mommy. "Teriknya dengan senyum ceria sambil merentangkan tangangan nya.


"Dek jangan lari - lari nanti kau jatuh. "Tegur anak laki - laki dengan dingin.

__ADS_1


"Maaf ka. "Cicitnya sambil menunduk.


Dengan segera wanita tadi menghampiri anak perempun Yang sedang menunduk dan langsung memeluknya dengan erat.


"Benar kata abang, Adek jangan lari - lari nanti adek jatuh."Dengan lembut wanita tadi menasehatinya.


"Iya Mom, Nanti adek tidak lari - lari lagi. " Jawab anak perempuan itu patuh.


"Anak pintar. "Pujinya. "Kalian sudah makan. "Lanjutnya bertanya.


"Sudah mom. "Jawab keduanya.


"Uncel mana nak. "Tanya wanita itu menanyakan keberadaan kakaknya Yang tadi menjaga anaknya selama ia pergi tadi.


"Di ruang kerjanya Mom. "Jawab anak lelaki itu kepada wanita itu Yang tidak lain Zara.

__ADS_1


ya wanita itu adalah tidak lain Zara anastasya, Dan anak laki - laki tadi adalah Zein putra wijaya. Sedangkan anak perempuan tadi adalah anak yang ia lahirakan empat tahun Yang di beri nama Seina anastasya Wijaya.


Dengan wajah imut dan cantik seperti remaja, Orang lain tidak akan percaya bahwa ia sudah mempunyai dua orang anak. Bahkan Salah satunya sudah mulai beranjak remaja. Itulah mengapa ia banyak pria Yang mengaguminya bahkan ada terang - terangan malamarnya, Namun dengan halus ia menolaknya dengan alasan ia ingin memikirkan karir terlebih dahulu.


__ADS_2