Menunggu Didalam Penyesalan

Menunggu Didalam Penyesalan
Episode 90


__ADS_3

Brakkk


Ketika sedang memainkan handphone nya sambil menunggu Raka sadar Dion di kagetkan dengan suara pintu Yang sangat keras, Ia menoleh kearah pintu untuk melihat siapa Yang datang. Munculah seorang wanita cantik dengan nafas Yang masih terengah - engah berjalan masuk ke ruangan dimana Raka di rawat.


"Ka Dion kenapa ka Raka bisa sampai masuk Rumah sakit begini?, Apa yang terjadi dengan ka Raka ?."Tanya Wanita itu beruntun Yang tidak lain adalah Sania adik perempuan Raka satu - satunya. Baru saja Dion akan menjawab namun terhenti oleh suara seseorang.


"Ini rumah sakit Nia ubah kebiasaan buruk mu itu. "Tegur pria paru baya Yang baru muncul di belakang Sania.


Sania menunduk. "Maaf pah, Habisnya Nia khawatir dengan ka Raka makanya hingga Nia buru - buru tadi sampai lupa kita sekarang ada dimana. "Lirihnya tanpa berani meliahat wajah pria baya itu Yang tidak lain adalah Bram.


Bram menghela nafas mendengar jawaban anak perempuan dirinya juga kahwatir tadi ketika mendengar Raka masuk ke rumah sakit dari Dion. Tanpa menjawab Nia Bram berjalan ke arah Raka Yang masih memjamkan mata nya, Dengan lembut ia memegang tangan Raka Yang sedikit agak kurusan setelah terakhir petemuan mereka.

__ADS_1


"Nak kenapa bisa jadi begini, Apa Yang terjadi padamu Rak? Papah mohon cepatlah sadar jangan membuat papah khawatir Rak. "Ucap Bram dengan mata berkaca - kaca.


"Iya kak cepatlah sadar kami kami semua khawtir kepada kakak. "Timpal Nia Yang kebetulah berdiri di dekat Bram.


Bram berdiri dari kursi sambil menghapus air matanya lalu berjalan menghampiri Dion Yang sedang duduk di sofa Yang ada di ruangan itu, Ia ingin menanyakan kepada Dion apa Yang terjadi pada Raka sampai - sampai Raka masuk ke rumah sakit. Pasti Dion tahu apa Yang menyebabkan Raka jadi begini pikirnya.


Kenapa ia berpikir begitu karna Dion lah orang Yang selalu ada di samping Raka hampir 24 jam, Bahkan tidak jarang Raka akan curhat masalah pribadinya ke Dion itu karna selama Raka sangat percaya kepada sahabat itu. Bram duduk di samping Dion Yang sedang memainkan Hp nya, Menyadari Bram duduk di sampingnya Dion langsung memasukan Hpnya ke dalam kantong Celana Yang ia pakai.


Dion menggeleng. "Akupun tidak tahu Om apa Yang terjadi kepadanya, Tadi pagi saat aku baru saja sampai di kantor Bi yati menelponku katanya Raka sudah berhari - hari tidak keluar kamar karna khawatir kepada Raka akupun langsung pergi kerumahnya. Namun ketika aku Dan Bi yati mmbuka pintu kamar Raka aku sudah melihat Raka tergeletak diatas lantai kamanya. "Jelas Dion jujur.


"Kau bilang tadi Raka tidak keluar kamar berhari - hari? "Tanya Bram memastikan ia tidak Salah dengar.

__ADS_1


Dion mengangguk. "Hmm, Bahkan kata Bi yati ketika Waktu makanpun Raka tidak pernah keluar kamar makanya, Tadi kata dokter juga Raka dehidrasi karna kekurangan cairan mungkin itu Yang menyebabkan Raka tidak sadarkan diri sampai saat ini. "


Bram menghela nafas mendengar penjelasan Dion, Sebenarnya iapun penasasan apa Yang terjadi kepada Raka sampai - sampai Raka tidak memikirkan kesehatnya sendiri padahal yang ia tahu Raka selalu menjaga tubuhnya dengan baik, Tapi sekarang Raka malahan berbaring di ranjang pasien rumah sakit.


"Apa Nak Dion tahu apa Yang terjadi kepada Raka beberapa hari sebelum Raka mengurung dirinya sendiri?" Tanya Bram masih penasaran.


Dion berpikir sambil mengetukkan jarinya di dagunya sendiri, Seingatnya Raka tidak terlibat apapun yang bisa membahayakan Raka bahkan perusahaannnya pun baik - baik saja kecuali pertemuan Raka dan Zara waktu meeting waktu itu.


"Mungkin karna itu Raka jadi seperti ini."Guman Dion lirih.


"Apa Nak Dion ingat sesutu. "Bram bertanya karna tadi mendengar Dion bicara, Walaupun samar - samar.

__ADS_1


Akhirnya Dion pun menceritakan semua nya, Dari Zara datan ke kantor sebagai klien mereka Hingga sampai selesai pun Zara langsung pergi begitu saja tanpa berbicara terlebih dahulu kepada bahkan terkesan menghindar. Bram yang mendengar penjelasan Dion hanya bisa menghela nafas, Memikirkan kehidupan Raka kedepannya.


__ADS_2