Menunggu Didalam Penyesalan

Menunggu Didalam Penyesalan
Episode 70


__ADS_3

"Zara. "


Dengan kencang Raka berteriak melihat mobil yang di tumpangi istrinya mulai menjauh darinya, Sampai - sampai membuat Dion yang duduk di kursi kemudi.


"Kau kenapa teriak Rak..? "Tanya Dion khawatir namun matanya masih Fokus ke depan.


"Kau kejar mobil hitam yang ada di depan kita itu, Jangan sampai kehilangan kita kehilangan jejeknya. "Bukannya menjawab Dion justru Raka malah memberi perintah.


"Tapi kenapa Rak..?"Tanya Dion bingung, Namun tetap menurutinya.


"Jangan banyak bertanya nanti aku jelaskan alasannya, Sekarang Fokus saja untuk mengejar mereka. "Teriak Raka kesal lantaran Dion banyak bertanya.


Dion diam tidak menjawab teriakan Raka yang sedang kesal padanya, Ia bisa merasakan bahwa Raka sedang mode dalam serius bahkan tadi ia melihat dari kaca spion Raka duduk dengan dengan tidak tenang.


Raka yang merasa Dion menjalan mobilnya dengan lambat bahkan mobil yang di tumpangi Zara semakin menjauh, Dengan kesal ia menendang kursi yan Dion duduki.


"Sebenarnya kau bisa menyetir mobil tidak sih, lihatlah mobilnya mulai menjauh. "Bentak Raka.


"Sabar dong Raka, Nanti mobil kita bisa kecelekaan kalau tidak hati - hati. "Sahut Dion.


"Sabar - sabar kau tidak tahu saja apa yang kulihat tadi. "Omel Raka.

__ADS_1


"Emangnya apa sih yang kau lihat tadi..? "Tanya Dion penasaran sampai - sampai membuat Raka gelisah tadi.


"Dion jangan banyak bertanya, Lebih baik kau fokus saja untuk mengejar mobil itu. "Teriak Raka.


Akhirnya Dion Fokus untuk mengejar mobil itu setelah mendapatkan bentakan Raka lagi, Ia tidak berani bertanya lagi setelah melihat wajah Raka yang menahan amarah padanya. Namun di persimpangan mereka kehilangan jejak, Hal itu membuat Raka semakin kesal kepada Dion.


"Lihatlah gara - gara kau kita kehilangan jejak mobil itu. "Bentak Raka lagi.


"Kok gara - gara aku sih Rak. "Protes Dion tidak terima.


"Iyalah gara - gara kau, Andai tadi kau tidak menyetir mobil seperti keong pasti kita sudah bisa mengejar mereka. "Ketus Raka.


"Sebenarnya tadi siapa sih yang kau lihat... ?"Tanya Dion yang masih penasaran.


"APAAAA. "


Sekarang giliran Dion yang teriak, Tanpa sadar dirinya menginjak rem secara mendadak hingga kepala raka terpontok kedepan Saking syoknya mendengar siapa yang Raka lihat, Untung saja mereka ada di jalan sepi sehingga tidak berbahaya untuk mereka berdua.


"Dion hati - hat dong kalau berhenti kepalaku sakit tau."Omel Raka semabari mengelus dahinya yang sakit.


"Sorry Rak habisnya aku kaget tadi. "Sahut Dion cengengesan. "Memangnya benar tadi kau melihat Zara. "Lanjutnya.

__ADS_1


"Hmm. "Jawab Raka singkat.


"Kau yakin. "Tanya Dion ragu takut Raka salah lihat.


"Kau pikir mataku sudah rabun hahh. "Jawab Raka mendelik tajam kearah Dion.


"Siapa tahu saja kau halusinasi, Kau kan sangan rindu pada Zara. "Celetuk Dion santai.


"Aku tidak sedang halusinasi aku tadi jelas melihat di dalam mobil, Jadi kau jangan bicara sembarangan. "Jawab Raka tegas.


"Itu berarti Zara sudah kembali kesini, Dengan begitu kita akan lebih mudah mencarinya. "Ucap Dion dengan semangat.


"Iya, Dan itu tugasmu untuk mencari dimana mereka tinggal saat ini. "Titah Raka.


"Baik aku akan melakukan semampu ku. "Sahut Dion mantap. "Oh ya Rak sebenarnya aku penasaran dimana mereka selama ini tinggal kenapa kita sangat susah mencarinya. "Lanjutnya.


"Itulah Yang selama ini aku pikirkan, Tapi ya sudahla Yang penting kita tahu Zara sekarang ada di sini. "Jawab Raka.


"Iya sih, Terus sekarang kita kemana..? "


"Pulang, Lagian kita harus mencari mereka kemana kita kan tidak tahu mereka tinggal dimana. "Sahut Raka sambil memejamkan matanya karna lelah dengan kejadian tadi.

__ADS_1


Dion menjalankan mobil menuju rumah Raka, Sepertinya malam ini ia akan menginap di rumah Raka. Sejujurnya iapun kelelahan apalagi tadi dikantor banyak sekali pekerjaan Yang harus ia tangani.


\_\_\_\*\*\*\*\*\_\_\_\_


__ADS_2