My Story Elfiza Anestasia

My Story Elfiza Anestasia
Stalker Bodoh 1 (Refisi)


__ADS_3

#Awas banyak typo bertebaran dimana - mana maafkan lah...


#And happy Reading for you mentemen 😘


🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼🐼


Satu bulan berlalu sekarang Elfiza sudah berada dikelas XII, dan Yudis kini menginjak semester III dan Yudis tengah sibuk mempersiapkan ospek, kali ini dia sibuk menjadi panitia ospek bukan sebagai pesertanya, dan Yudis tak sendiri Yudha ikut membantunya.


Hari itu hari selasa dan sudah seminggu yang lalu ayah Wira sudah memperbolehkan Elfiza untuk mengendari sibohay motornya, walau begitu Elfiza bisa melihat mimik muka ayahnya yang masih tidak relala anak gadisnya mengendari motornya itu.


Selama beberapa bulan terakhir kemarin Elfiza membujuk ayahnya dibantu dengan ibunya untuk dapat mengendari sibohay untuk dia pake kesekolah dan jalan kemana saja.


***


"El sayang, ada titipan ni"


"Dari siapa?" Tanya Elfiza pada Kezia yang menyodorkan selembar amplop putih.


"Ga tau dah gue kalau soal dari siapanya, gue temuin tu amplop nempel didepan pintu loker loe dan tertulis mama loe" jawab Kezia.


"Apaan ya?" Elfiza bertanya pada dirinya sendiri


"Buka aja kali neng biar tau juga" ucap Sisika merasa kepo juga.


Dan tada ...


Saat Elfiza membuka amplop itu ternyata isinya sebuah surat yang membuat Elfiza geram seandainya ia tau siapa pelakunya ingin rasanya memukuli orang itu hingga bonyok.


Bagai mana tidak ingin memukuli sipengirimnya jika yang ditulis disurat itu membuat Elfiza merasa malu karna ledekan - ledekan dari kedua sahabatnya itu.


"Ohhh ... swett bed dah jadi ceritanya loe ada pengagum nie" ledek Siska, yang membuat Elfiza mendelik sebal.

__ADS_1


"Bukan cuman pengagum doang Sis, ini mah lebih dari itu dia tau semuanya bahkan kebiasaan tidur berjalan ni anak, ini mah namanya stalker cinta " ucap Kezia meledek.


"Diam lah kalian" ucap Elfiza mangkal.


'Awas saja kalau gue ampe tau orangnya liat aja nanti' batin Elfiza.


***


"Capek nya" keluh Elfiza saat dirinya sudah berada dikamarnya dan menghempaskan tubuhnya dikasur tercinta, hari ini begitu melelahkan untuk Elfiza karna tadi secara dadakan saat mapel olah raga ada praktek tanpa pemberitahuan sebelumnya.


"Aduhhh pasti nilai gue ancur deh kali ini" gumam Elfiza pasalnya dia belum ada persiapan apapun dan sialnya kakinya pakai acara terkilir pula pas senam lantai tadi.


"Udah kaki sakit gara - gara tadi, pusing mikirin nilai yang bakal keluar nanti


.. arrrrrrrrrr ... lengkap benar dah" teriak Elfiza mangkal karna kesal.


"Dia bukan cuman pengemar loe ini mah namanya stalker cinta" tiba - tiba saja perkataan Kezia terdengar jelas ditelinga Elfiza.


Karna otak Elfiza saat ini memikirkan ucapan Kezia dia teringat dengan surat yang didapatnya tadi pagi.


Setelah surat yang pertama bikin geger Siska dan Kezia kedua sahabatnya itu dan surat keduanya lah bikin Elfiza pusing tujuh keliling muak melihat betapa sok puitisnya sipengirim itu.


...πŸ“¬ Mungkin kau bukan yang sempurna...


...tapi kau lebih dari sekedar cukup untuk aku selalu memikirkan mu πŸ“¬...


...πŸ“¬ Mungkin ada yang lain yang labih dari sekedar cantik untuk ku, tapi kau cantik tanpa harus kau tunjukan itu πŸ“¬...


...πŸ“¬ Ada ribuan bahkan triliunan kisah didunia ini, tapi ku harap semesta memiliki ruang untuk kita menguntai kisah itu πŸ“¬...


...πŸ“¬ Kisah yang selama ini kudambakan hadirinya seperti dirimu yang kudamba πŸ“¬...

__ADS_1


...πŸ“¬ Namun sayang semesta tak berpihak pada ku, kau begitu jauh benderang dilangit yang tinggi sedangkan aku jauh terpencil disudut bumi πŸ“¬...


...πŸ“¬ Mengapa kisah kita seperti Hikobosi saja, mungkinkah hikobosi bisa bersatu saat Tanabata tiba? πŸ“¬...


...πŸ“¬ Dan mungkinkah air dan minyak bisa bersatu suati saat nanti πŸ“¬...


...πŸ“¬Andai kau tak sebersinan rembulan, mungkin aku tak akan menjadi...


...pungguknya πŸ“¬...


...πŸ“¬ Andai kau bukan pelangi aku tak akan mungkin meniadi hujan hanya untuk melihat mu πŸ“¬...


...πŸ“¬ Elfiza Anesia Nama mu seindah paras mu, mata mu seindah senyum mu, dan hati mu seindah prilaku mu yang tak pernah orang tahu πŸ“¬...


...πŸ“¬ Elfiza Anestasia meliki rasa ini untuk mu adalah hal terindah yang ku rasa, memiliki cinta mu adalah angan ku yang terbesar dan mejadi pendamping mu adalah hal yang ku impikan πŸ“¬...


...πŸ“¬ Seandainya kau tau rasa itu telah tumbuh untuk mu apa kau bisa menerima ku πŸ“¬...


^^^πŸ“¬ Dari kumbang pengejar mawar πŸ“¬^^^


Melihat tulisan itu membuat Elfiza secar tak sadar meremas kertas itu, mungkin memang terdengar puitis untuk wanita lain tapi tidak bagi Elfiza ia malah merasa mual akan hal itu.


Karna kata - kata indah mengingatkannya pada Nano yang selalu berucap indah namun perbutannya tak seindah ucapannya, menjadikan diri Elfiza alergi terhadap kata - kata indah yang hanya sekedar bualan semata.


Walau dihati terdalamnya dia tetaplah seorang wanita ada getaran yang dirasakan saat kata itu terucap, surat itu menyentuh hati terdalamnya namu ia menepisnya secara kasar dan tak mengindahkan getaran dihatinya.


"Huhhh.... sekarang orang aneh - aneh aja kelakuannya, awas saja kalau sampai dapat" guman Elfiza marah.


Surat yang sudah tak berbentuk lagi itu ia lemparkan secara sembarang dan dirinya tak ingin ambil pusing akan masalah itu lagi.


"Mudah - mudahan besok kembali normal tanpa adanya surat aneh itu" tambah Elfiza berucap seraya menutup matanya agar menghilangkan rasa lelah yang mendera dirinya.

__ADS_1


TBC...


Ingintau kelanjutannya stay terus ya mentemen... 😘


__ADS_2