My Story Elfiza Anestasia

My Story Elfiza Anestasia
SUKA TEMAN MU


__ADS_3

Perjalanan yang menyenangkan akhirnya rombongan Dito dkk sampai juga dipantai terdekat dari bandung, tepatnya didaerah Cianjur. Butuh sekitar 3 jam untuk sampai dipantai Jayanti.


Dito dkk memutuskan untuk kepantai Jayanti bukan hanya kerna jarak tempuhnya yang dekat, karna memang tak memiliki persiapan matang juga, tapi pantai Jayantipun tak kalah menarik dari pantai - pantai lainya.


***


"Kita sudah sampai ayo turun" ujar Dito pada Elfiza.


"Sudah sampai kah?" Elfiza malah bertanya demikian.


"Sudah, ayo turun" titah Dito yang diangguki oleh Elfiza.


Semua anak sudah turun dari motor, motor juga sudah terparkir manis, Ridwan sang ketua kelas mulai mengabsen anak - anak bebeknya, siapa tahu ada yang kurang.


"Gimana lengkap semua?" Tanya Elfiza.


"Sip. Tak ada yang tertinggal" jawab Ridwan.


"Bagus, ayo kepintu masuk kalau begitu" ajak Siska yang diangguki semuanya.


Elfiza dkk akhirnya bisa merasakan pantai juga setelah keseruan diperjalanan yang membuat penat akhirnya mereka semua disuguhkan dengan pemandangan yang indah, rencananya Elfiza dkk akan dipantai ini sampai sunset tiba, dan selepas solat magrib baru mereka akan bersiap untuk perjalanan pulang.


Karna tak ada satupun dari mereka yang meminta izin secara resmi keorang tua masing - masing, jadi merka memutuskan untuk pulang tidak untuk menginap, mungkin lain waktu saat mereka meminta izin secara resmi, mereka akan menginap, tinggal tunggu waktu yang tepat saja.


***


Keseruan mulai terlihat dari gerombolan bebek yang salah berhibernasi itu, tapi apakah bebek berhibernasi ahh entahlah, yang terpenting saat ini mereka bersenang - senang.


"Beb mau coba banana booth engga?" Tanya Fahri menawarkan.


"Gue mau" jawab Siska.


"Heh kak Ros (maksudnya kak Ros Upin Ipin), gue ngajaknya ayang embeb gue, ngapa jadi loe yang pengen?" Ketus Fahri.


"Heh tutup toples, banana booth itu bisa 5 sampai 6 orang" tak kalah ketus Siska menjawab.


"Jadi gue juga masih bisa ikut, begitu juga yang lain" tambah Siska.


"Lagian loe PD banget kalau El mau diajak sama loe" kini giliran Kezia yang menimpali.


"Bener tuh" timpal Alif.


"Loe pada lagi kenapa sih? Dari tadi gangguin gue terus" keasel Fahri.


"Seneng aja liat loe teraniyaya" jawab Dito santai, membuat yang lain kembali tertawa.


"Kalau udah jarang ketemu, gue yakin deh pasti yang paling dikangenin ya gue" Pdnya.


"Kepedean loe kambing" teriak Kefin.


"Udah - udah mending kita banana booth aja" ajak Ridwan yang diangguki semuanya.


****


Hari mulai menjelang senja, langit sudah berubah menjadi jingga, semakin indah saja menatap langit senja dengan hamparan laut didepannya. Waktu bergulir begitu cepat sepertinya hari ini, mentari sudah setengah berjalan keperadunya.


Sekelompok kawana bebek yang gagal berhibernasi itu, tengah duduk lesehan diatas tikar pandan, sudah berganti baju rupanya mereka, tak memiliki persiapan matang bukan berarti harus bodoh dengan memakai pakaian basah bukan, masih ada tawa disana yang menyelimuti rasa lelah mereka.

__ADS_1


'Entah kapan lagi kita bisa ketempat seperti ini, bareng - bareng lagi' batin Elfiza, dia tersenyum karna kekocakan teman -mannya, rupanya rasa lelah melanda mereka, sehingga membuat mereka tak seramai tadi.


Ditengah canda tawa yang ditemani jagung bakar, sebelum menyantap hidangan berat mereka, tiba - tiba saja si bule menghampiri dirinya.


"El, ada waktu?" Tanyanya


"Emmm... tentu, ada apa?" Tanya balik Elfiza.


"Ingin bicara" jawab Alexis


"Silahkan mau bicarakan apa?" Tanya Elfiza


"Tidak disini ditempat lain bisa?" Tanya Alexsis, Elfiza tengah menimang ajakan dari sibule satu ini, dia bingung haruskah iya terima ataukan ia tolak saja ajakan bicara bule itu.


"Udah ikut aja sana gih" bisik Siska


"Tapi anak - anak?" Sangsi Elfiza


"Soal anak - anak gampang, mending ikut sibule dulu aja siapa tau penting" kali ini Kezia yang berbisik. Sejujurnya percuma juga berbisik orang Alexisnya saja mendengar, aduh ada - ada saja kelakuan remaja yang akan menginjak dewasa itu, Alexis hanya bisa terkekeh saja melihat 3 serangkai itu.


"Bener tuh, ga usah pikirin mereka masih ada kita - kita ini ko" jawab Siska tak kalah berbisik.


"Ok deh, ayo Le" ajak Elfiza sambil berdiri,dan pergerakan Elfiza terlihat oleh Alif.


"Mau kemana Nyuk?" Tanya Alif sedikit berteriak, jarak antara dirinya dan Elfiza lumayan cukup jauh karna terhalang beberapa teman yang lainnya dan deburan ombak memaksanya untuk sedikit mengerasakan suaranya.


"Kesana bentar udah lanjut aja" jawab Efiza tak kalah berteriak dari Alif tadi.


"Mau ditemenin ga?" Kali ini Fahri yang berteriak.


"Ga usah, udah lanjut aja!" Jawabnya sambil lalu bersama Alexis.


"Mau kemana sih tu mereka?" Tanya Dito


"Ada urusan bentar, udah kita lanjut aja" ajak Siska menjawab.


Dito menggedigkan bahu tanda acuh, lantas dia kembali melanjutkan makan jagung bakarnya. "Ehhh Fah, loe ga takut tu si El diembat sama sibule?" Tanya Putra, dia sadar sepertinya anak satu itu terkesan acuh, mana kala Elfiza jalan dengan cowo lain, tidak ada kecemburuan yang diperlihatkannya membuat bingung dirinya.


"Ngapain takut hatinya kan buat gue" seperti biasa jawaban kePDannya timbul.


"Susah ya punya temen PDnya abis ama dia sendiri" ucap Ridwan.


"Ehhh Fah, loe kayanya harus kedokter deh" ucapa Kezia.


"Buat apaan kan gue kaga sakit mak?" Tanya Fahri bingung.


"Bukan rumah sakit umum" ungkapnya kembali.


"Terus?" Tanya yang lainnya serempak.


"Periisanya diRSJ" jawab Kezia kembali.


"Sialan loe, loe pikir gue gila" tukas Fahri kesal.


"Emang loe gila, karna halu loe terlalu gede" tandas Siska.


"Enak aja gue ga ngegalu, keran bocor" cerocos Fahri.

__ADS_1


"Loe tu yang keran bocor, berisik banget kalau ada loe" sengit Siska.


"Sama - sama keran bocor jangan saling mendahului" ucap Dito.


"Diem deh" ucap Siska dan Fahri berbarengan.


"Wadaw... ada yang ngamokk" ucap Dito. Gelak tawa itu terdengar kembali diperkumpulan bebek tanpa pemiliknya itu.


Ok lupakan tetang kawanan bebek itu kita kembali ke Elfiza dan Alexis, yang sedang memulai pembicaraan mereka.


****


"Seriously?" Tanya Elfiza tak percaya


"Iya El, jadi tolonglah bantu aku" pinta Alexis sedikit memohon.


"Tapi sejak kapan?" Tanya Elfiza haran pasalnya Alexis jarang bisa didekati kaum hawa, dan dia secara terang - terangan minta bantuan Elfiza untuk pendekatan. Ahhh ini sih luar biasa anehnya.


"Ok akan ku bantu" jawab Elfiza.


"Seriusan?" Tanya Alexis, yang diangguki Elfiza.


'Girang banget ni bule atu' batin Elfiza.


"Tapi katakan dulu siapa cewenya? Kan ga lucu kalau gue mau bantu tapi ga tau orangnya" ungkap Elfiza bertanya.


"She is your friend" jawab Alexis, wajahnya bersemu merah sepertinya dia merasa malu karna telah jujur.


"My firend" gumam Elfiza yang diangguki Alexis


"Who?" Tanya Elfiza


"Si-ska" jujur Alexis, wajahnya sudah seperti dia makan cabai satu kilo saja, merah tapi bukan karna kepedesan, melaikan malu karna menyebut nama orang yang disukaunya.


"What? Ini gue ga lagi salah dengerkan?" Tanya Elfiza, bukan apa hanya saja dia tak percaya jika sibule turki satu ini bisa sampai suka sama Siska sagabatnya.


"Ya El, kamu ga salah dengar, sumpah aku suka sama dia, bisakan kamu bantuin aku kan kamu lebih deket sama Siska ketimbang yang lainnya" jelas Alexis.


'Bukan cuman deket, orang gue sahabatnya' batin Elfiza.


"Sejak kapan?" Tanya Elfiza semakin penasaran.


"Sejak pertama bertemu, Siska itu beda dari cewe yang pernah saya temui, saya tau ko dia sering stalking akun sosmed saya" jawabnya.


'Wah abis nih kalau sampai Siska tau ni bule tau kelakuannya, bisa malu boneka barbie gue satu itu' kembali membatin Efiza.


"Loe marah?" Tanya Elfiza hati - hati.


"Absolutely not" jawab Alexis.


"Bicause I'm happy" tabahnya.


"Kenapa?" Makin penasaran lah Elfiza dibuatnya.


"Seneng, karna ternyata orang yang aku sukai suka stalking aku, walau aku engga tau dia suka juga sama aku atau engga" jelas Alexis


'Dia suka sama loe oon' batin Elfiza, greget juga sama ucapan terakhirnya sibule itu, seharusnya dia bisa simpulkan dari yang dia tahu bukan.

__ADS_1


🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱


TBC...


__ADS_2