
Selena mencoba beristirahat dan tertidur pulas. Kevin bingung kenapa dia harus menunggui Selena? Dia memperhatikan Selena tidur. Kevin ingat dia pernah bertemu Selena tapi di mana?
Setelah Selena bangun Kevin menawarkan diri untuk mengantar Selena. Mereka menuju desa Venetia. Selena melihat kerumunan ibu-ibu warga desa Venetia di depan rumah Su Yi. Di sana nyonya Lung dan Kitty Pong dan juga ada Kepala Desa.
"Saya minta Kepala desa tegas! Cukup suami saya yang dirayu oleh wanita itu!" teriak nyonya Lung.
"Sabar nyonya Lung, kita harus menunggu Sea datang dan meminta penjelasannya." Kepala Desa menengahi.
"Saya tidak bisa sabar lagi, mr. Khoo, saya melihat sendiri suami saya dan Sea di hotel, jika saya terlambat datang pasti Sea akan memanfaatkan suami saya," murka nyonya Lung.
"Itu tidak Benar, tadi Sea memberitahu saya, anak buah suami anda membiusnya, jadi pasti itu rencana suami anda untuk memiliki Sea," terang Astrid.
Su Yi dan Hope di dalam rumah sengaja diminta Astrid untuk tidak keluar. Terutama Hope, jangan sampai dia mendengar orang-orang menjelekan ibunya.
"Alah, itu pasti hanya pembelaan dari Sea saja karena telah ketahuan." Kitty Pong mencoba menghasut semua ibu-ibu, terutama nyonya Lung.
"Apa kalian ingin setelah ini suami kalian yang dirayu oleh Sea?" tanya nyonya Lung. Dia meminta dukungan ibu-ibu desa Venetia.
Ibu-ibu itu berbisik-bisik dan membenarkan perkataan nyonya Lung.
__ADS_1
"Usir saja dia mr. Khoo," teriak salah satu ibu kepada Kepala Desa.
"Ibu-ibu bukankah sebelumnya kalian juga pernah menyerang Sea seperti ini dan apa? tidak terbuktikan jika Sea merayu bos Alung, bukan?" Mr. Khoo masih mencoba menenangkan warganya.
"Kalau dia bukan wanita murahan, seharusnya dia bisa memberitahu kami siapa ayah Hope? Agar kami tidak waspada, jangan-jangan ayah anaknya adalah salah satu warga kita," ucap seorang ibu lagi. Ibu-ibu yang lain kembali berbisik-bisik.
Benar juga, mereka tidak tahu siapa ayah Hope. Jangan-jangan salah satu dari suami mereka?
"Aku pastikan, ayah Hope bukan warga di sini," elak Astrid. Dia telah hidup selama enam tahun bersama Selena dan tidak sekalipun Selena dekat dengan pria. Belum lagi Selena hamil saat sebulan mereka menyelamatkannya dan bisa dipastikan saat mereka menumukan Selena. Selena memang telah hamil.
"Sudah usir saja mereka,"
"Mr. Kwok!" sapa Kepala Desa. Warga heran kenapa Selena bisa bersama mr. Kwok?
Apa Selena berselingkuh dengan mr. Kwok, jika itu terjadi, enak sekali dia?
"Kalian salah paham, Sea tidak merayu mr. Alung, kebetulan saya berada di hotel tersebut ... saya juga tidak tahu siapa yang menjebak Sea ... Saya akan mencoba mencari tahu," jelas Kevin. Dia menatap semua warga. Warga hanya menunduk, mereka merasa malu dengan kejadian ini. Dan takut jika mr. Kwok tidak memberikan kesempatan untuk memasarkan hasil tangkapan suami mereka.
"Tidak usah mr. Kwok, kami anggap kasus ini selesai saja," balas salah satu ibu-ibu yang berada dalam rombongan. Malu juga mereka jika harus merepotkan mr. Kwok.
__ADS_1
"Biar kalian tenang dan tidak menuduh Sea lagi," ungkap Kevin.
"Benar mr. Kwok, tidak perlu," ucap Kitty menambahkan.
"Saya akan tetap mencari tahu," ancam Kevin. Kepala Desa hanya diam saja. Mungkin itu lebih baik agar warganya tidak terus-terusan mengusik hidup Selena.
Salah satu wanita dari rombongan ibu-ibu itu merasa ketakutan. Jangan sampai ketahuan?
🍒🍒🍒
Hayo siapa wanita yang ketakutan itu ya? Apa dia yang menjebak Selena?
Cus tebak-tebakan yuks, silahkan koment di kolom komentar ya.
Pekanbaru
011122
12.34
__ADS_1