One Night Stand in Dubai

One Night Stand in Dubai
Pertandingan Dimulai


__ADS_3

Keesokan harinya, Erick, Kevin dan Ekin, kembali membahas tentang pertandingan judi se-Asia, karena hari H pertandingan tersebut akan segera dimulai.


"Apa yang terjadi kepada kalian kemarin?" penasaran Ekin dengan tingkah dua orang tersebut.


"Tidak, apa-apa," balas Kevin datar.


Ekin tidak mau memperkeruh suasana yang telah adem ayem.


"Oh iya, sebelum aku lupa, ada berita bagus untukmu," pancing Erick. Dia ingin melihat reaksi Ekin.


"Apa itu? Kuharap berita yang menggembirakan," harap Ekin penasaran.


"Tambahkan nama Queen of Gambler ke dalam daftar peserta," ujar Erick. Dia sempat melihat senyum puas di wajah Ekin.


Apakah Ekin dalang penculikan Hope?


"Itu baru berita bagus," senyum Ekin merekah. Akhirnya Queen of Gambler memutuskan untuk kembali bermain. Bahkan menjadi debutnya lagi setelah enam tahun menghilang. "Apakah aku bisa mengaturkan wawancara eklusif kembalinya Queen of Gambler dengan wartawan?" tanya Ekin lagi penuh harap.


Jika dia juga bisa mendapatkan jadwal dan Queen of Gambler mau melanjutkan permainannya, akan sangat membuat dia beruntung.


"Untuk itu aku tidak bisa memutuskannya, kembali bermain saja, sudah sangat bersyukur" elak Erick.


"Aku hanya ingin--kau tahukan Kevin, itu peluang bisnis bagi kita, dengan kembalinya Queen of Gambler, maka orang-orang akan sangat antusias dan penasaran," lanjut Ekin membujuk Erick.


"Sebaiknya hormati keputusan Queen of Gambler. Jika dia hanya memutuskan untuk kembali--bukankah itu hal yang bagus?" kali ini Kevin angkat bicara.


"Yah, itu juga boleh, aku tidak boleh serakah," sahut Ekin tersenyum.


***


Ekin mengumumkan kepada awak media bahwa Queen of Gambler akan ikut bermain lagi pada pertandingan judi se-asia Tahun 2022.


"Mr. Cheng, Apakah anda mengetahui kenapa Queen of Gambler menghilang selama enam tahun ini?" tanya salah satu wartawan, setelah Ekin memberikan pidato pada konfrensi pers pertandingan judi se-Asia.


"Hal itu, saya tidak diberitahukan. Percayalah--sayapun sangat penasaran akan hal itu," lanjut Ekin.


"Apakah anda pernah melihat wajah asli Queen of Gambler?" tanya wartawan lain. Ekin tersenyum misterius.


"Semoga kelak kita akan tahu, siapa sebenarnya Queen of Gambler," ujar Ekin.


"Mr. Cheng, bisakah anda mengaturkan wawancara eklusif kami dengan Queen of Gambler?" tanya wartawan lagi.


"Berdo'a saja Queen of Gambler bersedia untuk kita wawancarai. Saya tutup konfrensi pers hari ini," tutup Ekin. Dia langsung meninggalkan ruangan.

__ADS_1


Konfrensi pers diadakan di ruangan meeting kantor K2 group. Ekin kembali ke ruangan Kevin. Di sana Kevin dan Erick telah menunggu.


"Aku yakin, ratting acara tentang kembalinya Queen of Gambler akan sangat bagus," ucap Ekin.


"Aku tidak peduli akan hal itu," balas Erick


"Anda, bukan pebisnis mr. Young. Jadi anda tentu akan bertanggapan biasa saja," sindir Ekin. "Apakah tidak bisa anda membujuk Queen of Gambler agar mau diwawancarai sehari sebelum pertandingan?" rayu Ekin lagi.


"Lakukan saja dulu seperti saat ini," putus Erick.


***


Sementara itu Kevin menyewa detektif untuk mencari tahu keberadaan Hope. Feng pun menghubungi detektif yang pernah mencari Selena dulunya.


"Apakah sudah ada perkembangan?" tanya Kevin kepada Feng.


"Mereka telah mendapatkan CCTV saat pencilikan. Namun, sayang sekali semua penculik itu--sepertinya telah mewaspadai ini. Mereka menggunakan topeng," terang Feng.


Kevin bukannya tidak mau melapor kepada polisi, tentu polisi akan banyak bertanya dan akan semakin membongkar identitas Selena sebagai Queen of Gambler. Dan akan berdampak pula pada pertandingan--bisa saja polisi menyuruh untuk menunda pertandingan. Bahkan membatalkannya.


"Caritahu terus, sekecil apapun, laporkan kepadaku," jelas Kevin.


"Baik, Bos," balas Feng. Dia kemudian meninggalkan ruangan Kevin.


***


Para asisten mereka memeriksa tempat Acara. Memastikan tidak ada kecurangan dalam pertandingan nanti.


Rachel dan asistennya, memasuki ruangan permainan. Bukan karena apa-apa. Namun, karena pertandingan kali ini disiarkan secara live di salah satu televisi swasta Hong Kong.


"Nona Rachel, anda kelihatan cantik," puji salah satu wartawan yang datang untuk meliput acara.


"Terima kasih," senyum Rachel mengembang. Rachel menggunakan gaun hitam panjang dengan lengan tali spagetti. Belahan berbentuk V-neck dan bagian punggung yang terbuka lebar. Rachel tampak sexy dan menawan.


"Apakah tahun ini anda yakin memenangkan pertandingan lagi?" tanya wartawan lain.


"Seperti anda ketahui bahwa Queen of Gambler telah kembali setelah enam tahun menghilang," potong wartawan satu lagi.


"Saya harap, saya bisa memenangkan pertandingan lagi kali ini. Saya--,"


"Itu Queen of Gambler dan asistennya datang!" teriak seorang wartawan memotong perkataan Rachel.


Para wartawan tersebut langsung menyerbu Queen of Gambler dan meninggalkan Rachel dengan kesal.

__ADS_1


"Queen, senang anda telah kembali lagi,"


"Penampilan anda luar biasa,"


Meskipun mereka tidak melihat wajah Selena. Namun, dari pakaiana yang dikenakan Selena adalah pakaian yang sangat memukau. Selena menggunakan gaun berwarna coklat dengan panjang hingga lutut.


Kevin memperhatikan Selena dari kejauhan. Kevin menyadari, inilah Selena yang asli, cantik saat akan bertanding.


"Terima kasih," balas Selena.


"Kami sangat penasaran kenapa nada memutuskan untuk kembali? Bukankah panitia telah mengumumkan bahwa anda memutuskan untuk mengundurkan diri?"


"Mungkin hanya kesalah pahaman saja," elak Selena.


"Queen, kemana saja anda selama ini?" tanya yang lain.


"Saya mengalami kecelakaan, enam tahun yang lalu saat pertandingan tahun dua ribu enam belas," jawab Selena.


"Desas-desus yang kami dengar, ada orang yang ingin membunuh, anda?"


"Ya, itu benar. Percobaan pembunuhan itu gagal. Meskipun membuat saya cedera. Namun, seperti yang kalian lihat. Saya bisa kembali." terang Selena. Dia memang memutuskan sedikit membongkar kejadian yang pernah dia alami.


"Apakah anda, mencurigai siapa yang membunuh anda?"


"Kami harus segera pergi," potong Lilian. Dia mengajak Selena untuk terus berjalan menuju ruang pertandingan.


Selena dan Lilian memasuki ruangan. Collin juga bertugas malam ini. Collin senang akhirnya bisa melihat langsung Queen of Gambler. Meskipun tidak bisa melihat wajah Queen of Gambler karena tertutup topeng.


Namun, Collin yakin dibalik topeng itu pasti orangnya sangat cantik. Collin memandu Selena ke tempat tim pertama babak penyisihan.


"Silahkan, Nona," ajak Collin. Dia berjalan melewati meja Rachel.


Begitu semua peserta telah duduk di kursi maisng-masing. Para panitia membuka acara yang di buka oleh Ekin dan Kevin memberikan pidato singkat tentang pertandingan.


Pertandingan resmi dimulai. Para peserta mulai bermain. Selena yang telah lama tidak bermain, sedikit kesulitan. Namun, dia bisa mengatasinya kembali. Lilian dan para asisten pemain berdiri di belakang mereka.


Rachel memenangkan pertama kali di mejanya. Bisa dipastikan Rachel lolos babak pertama pertandingan. Menyusul Selena, mereka meninggalkan ruangan.


🍒🍒🍒


Pekanbaru,


301122

__ADS_1


08.25


__ADS_2