One Night Stand in Dubai

One Night Stand in Dubai
Rencana yang Ketahuan


__ADS_3

"Bukankah solusi dariku cukup menarik, jika Queen of Gambler kalah tahun ini, maka kau tidak akan dibayang-bayangi olehnya lagi dan aku akan mendapatkan keuntungan, sampai saat ini 70 persen memasang taruhan untuk Queen of Gambler, dan kenyataannya saat kau menang. Tentu saja semua uang mereka untuk kita dan aku akan menjadi kaya," terang Ekin.


"Sebaiknya kau pastikan rencanamu tidak gagal, aku tidak mau dipermalukan lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka bilang aku menang karena Queen of Gambler tidak ikut dalam pertandingan. Seperti yang kau bilang aku dibayang-bayangi oleh Queen of Gambler," beber Rachel.


"Tenang saja, permainan masih berlangsung dan aku lihat Queen of Gambler masih mengikuti intruksi kita," yakin Ekin.


"Kalau begitu aku akan kembali, tetap awasi, permainan Queen of Gambler," ucap Rachel, dia membalikan badan dan menuju luar kasino.


Collin segera masuk ke dalam ruangan Kevin.


"Ternyata tebakanku benar, nona Rachel dalang dari rencana pembunuhan Queen of Gambler enam tahun yang lalu dan juga dalang dari penculikan Hope," gerutu Collin dia masih bersembunyi.


Setelah Rachel pergi, Ekin pun menyusul kembali mangawasi pertandingan.


Collin memastikan bahwa Rachel dan Ekin tidak melihatnya. Collin takut ketahuan telah mengetahui apa yang dilakukan oleh Rachel dan Ekin.


"Collin!" sapa Kevin yang memasuki ruangannya dan melihat Collin tengah mengintip. "Apa yang kau lakukan di sini?" curiga Kevin.


Collin melihat Kevin dan Feng yang telah berdiri di belakangnya.

__ADS_1


"Bos, saya bisa jelaskan," bela Collin. Saking cemasnya dia karena takut ketahuan oleh Rachel dan Ekin.


"Feng, periksa apakah ada yang hilang dari ruangan ini," perintah Kevin kepada Feng. Dengan cekatan Feng memeriksa laci dan lemari Kevin.


"Saya rasa tidak, Bos," jawab Feng.


"Bos, saya hanya bersembunyi dari nona Rachel dan mr. Cheng," bela Collin.


"Dari Rachel dan mr. Cheng?" beo Kevin.


"Kenapa kau harus bersembunyi dari mereka?" tambah Feng. Dia ingin bertanya tentang Astrid juga kepada Feng. Tapi, tidak di depan Kevin.


"Lalu?" tanya Kevin, menatap curiga Collin. Apakah Collin salah satu gerombolan penculik?


"Apa kau tahu di mana Astrid?" tanya Feng, dia penasaran juga kemana perginya Astrid.


"Tadi saya mendengar pembicaraan nona Rachel dan mr. Cheng, mereka membahas tentang Queen of Gambler, anda dan anak kecil. Jadi saya mengambil kesimpulan bahwa itu tentang Hope," beber Collin, tanpa mempedulikan pertanyaan dari Feng


"Apa? Kau jangan sembarangan menuduh! kau tahu,'kan Rachel itu siapa?" bentak Feng mewakiki Kevin.

__ADS_1


"Saya tahu, jika, Bos, tidak percaya saya bisa melihatkan buktinya," tunjuk Collin. Dia mengambil ponselnya. Beruntung tadi Collin sempat merekam pembicaraan Rachel dan Ekin.


Collin menyerahkan ponsel kepada Kevin. Kevin melihat rekaman video tersebut. Dia tidak percaya jika Rachel tega menculik keponakannya sendiri. Bahkan Rachel dalang dari pembunuhan Selena enam tahun yang lalu.


Feng juga melihat dan parahnya ternyata mr. Cheng juga dalang dari penculikan Hope.


"Dari mana mereka mengetahui, tentang Selena adalah Queen of Gambler?" heran Kevin.


"Jika itu saya tidak tahu. Bos," balas Collin, Kevin menyerahkan ponsel Collin kepadanya.


"Saya akan mencoba mengutus orang untuk mengikuti nona Rachel dan mr. Cheng," tawar Feng.


🍒🍒🍒


Pekanbaru


011222


22.47

__ADS_1


__ADS_2