
Semua orang masih menunggu kartu yang akan diperlihatkan oleh Queen of Gambler. Pemain yang telah memasang taruhan untuk Queen of Gambler, mulai kecewa karena akan sulit bagi Queen of Gambler untuk mengalahkan Rachel.
Mereka semua merasa Queen of Gambler, terlalu lama membuka kartu. Bisa ditebak oleh semua orang bahwa kartu yang dimikinya adakah kartu yang tidak bagus.
Selena membuka kartunya, bandar sangat terkejut.
"Royal Flush," ujar Bandar, saat melihat kartu Selena yang terdiri dari kartu sepuluh, jack, queen, king dan as yang sejenis dan berderet. Jenis kartunya pun hati.
"Royal Flush," teriak Host, "ini benar-benar keajaiban, Queen of Gambler mendapatkannya!" teriak Host.
Rachel tidak menyangka jika Selena menang dan mengabaikan perintah mereka. Apa Selena ingin mereka menganiaya putranya?
Semua yang telah bertaruh atas nama Queen of Gambler, akhirnya lega dan senang karena mereka menang.
Ekin juga sangat terkejut, dia menjadi rugi karena harus mengeluarkan banyak uang kepada pemenang yang telah memilih Queen of Gambler.
Erick juga senang karena meskioun Selena telah tidak bermain lagi selama enam tahun. Namun, kemampuannya masih bisa diandalkan.
"Dengan ini kami umumkan pemenang pertandingan judi se-Asia tahun dua ribu dua puluh dua adalah Queen of Gambler!" teriak Host.
Rachel mendekati Selena dan membisikan sesuatu. "Apa kau sudah gila? Memutuskan untuk menang?" ancam Rachel.
"Maksudmu, putraku? Kau lihat di pojok kanan," suruh Selena. Rachel mengikuti perintah Selena dan melihat ke arah yang di maksud. Rachel melihat Hope bersama Collin.
"Apa? Bagaimana bisa?" heran Rachel tak percaya.
"Bersiaplah, polisi akan menangkap kau dan mr. Cheng," ancam Selena.
Dan benar saja setelah itu keluar polisi. Mereka langsung menangkap Rachel dan Ekin.
Para penonton dan wartawan yang menyaksikan menjadi heran.
Apa yang terjadi? Kenapa polisi datang menangkap Rachel dan Ekin?
Selena meninggalkan tempat permainan, dia melangkah dan disambut oleh Kevin.
"Aku bangga padamu," bisik Kevin dan mencium pipi Selena. "Semua telah berakhir, aku harap setelah ini kau mengundurkan diri," lanjut Kevin.
"Kau tenang saja, segera dapatkan restu papa, agar kita bisa segera menikah," balas Selena di telinga Kevin.
"Kau benar, apa kau tidak bisa membocorkan cara untuk memukuhkan hati papamu?" tanya Kevin. Mereka masih berbisik-bisik.
"Wow, ternyata Queen of Gambler telah memiliki kekasih," sahut Host. Dia langsung menghampiri Selena. "Queen, bisakah sebentar kita berbincang-bincang?" pinta Host kepada Selena.
"Silahkan," jawab Selena.
"Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan semua orang. Bisakah kami melihat wajahmu?" tanya Host secara gamblang.
Selena melirik Kevin kemudian ayahnya. Selena kemudian membuka topengnya.
"Sea?" seru semua warga desa Venetia yang mengenal Selena sebagai Sea.
"Waw, ternyata, anda sangat cantik!" puji Host. "Bolehkah kami tahu siapa anda sebenarnya dan kenapa anda bisa menghilang selama enam tahun ini?" tanya Host.
"Saya Selena Young--,"
__ADS_1
"Wah, apakah anda putri dari Erick Young? Legend of Gambler?" potong Host, karena sangat penasaran.
"Ya, dan alasan saya menghilang adalah karena ada yang mencoba membunuh saya, enam tahun yang lalu, membuat saya amnesia. Beruntung ada nelayan baik hati yang menyematkan saya dan merawat saya," terang Selena. Kevin menggengam tangan Selena, memberinya dukungan.
Seseorang memberikan kertas kepada Host. "Apakah benar anda telah memiliki seorang putra?" tanya Host.
"Ya, kami telah memiliki seorang putra." Bukan Selena yang menjawab, melainkan Kevin. "Kami akan menikah dan Queen of Gambler akan mengundurkan diri dari dunia perjudian," lanjut Kevin.
Bisik-bisik semua yang hadir di sana, terutama warga Venetia, mereka berpikir apakah ornag yang mencoba membunuh Queen of Gambler adalah Rachel? Bos Alung dan nyonya Lung, merasa sangat malu. Mereka teringat perlakuannya kepada Selena dulunya.
Setelah menangkap Rachel dan Ekin, polisi juga membawa bos Alung dengan tuduhan pembakaran rumah Su Yi.
Su Yi memang telah menceritakan kepada Selena bahwa saat kebakaran rumah mereka. Su Yi sempat melihat anak buah bos Alung di sana.
"Kapan pernikahan kalian akan diadakan?" tanya wartawan yang hadir di sana. Mereka tidak tahan untuk tidak bertanya.
"Sesegera mungkin, setelah saya mendapatkan restu dari calon papa mertua saya." Kevin memandang Erick. Begitupun dengan semua orang langsung memandang Erick.
Erick yang dipandang lansgung tersenyum garing.
"Kenapa, anda belum memberikan restu kepada mr. Kwok, mr. Young? Bukankah dia calon menantu yang ideal?" tanya wartawan lainnya.
"Itu karena--," Erick menjadi salah tingkah apa alasan dia belum memberikan restu kepada Kevin. "karena, dia tidak bisa bermain judi, jika dia bisa mengalahkan saya, maka, saya akan merestuinya," lanjut Erick.
Kevin dan Selena memandang Erick tidak percaya.
"Papa!" seru Selena.
"Wah, sepertinya akan seru, kami semua jadi penasaran," ucap Host. Dia menutup acara live.
Kevin dan Selena menghampiri Hope, para wartawan langsung mengerumuni mereka dan memfoto mereka. Para wartawan kembali bertanya-tanya seputar ke hidupan Selena dan kisah cintanya bersama Kevin.
Kevin memperkenalkan Selena secara resmi kepada mr. Khoo. Nyonya Lung dan mr. Pong juga menghampiri Selena.
"Hi Sea!" panggil nyonya Lung.
"Oh, hi," balas Selena. "Apa kabar nyonya Lung," tanya Selena dengan sopan kepada nyonya Lung.
"Baik, hmm, saya ingin meminta maaf kepadamu," ungkap nyonya Lung dengan malu-malu.
"Oh, tidak apa-apa, itu hanya masa lalu," sahut Selena.
"Terima kasih, saya pamit dulu," ucap nyonya Lung.
Kevin dan Selena pulang ke apartment mereka.
"Papa, apa maksudnya, Kevin harus mengalahkan Papa?" cecar Selena. "Papa, tahu sendiri dia bahkaan tidak mengerti tentang kartu," lanjut Selena. Lilian hanya tersenyum melihat interaksi ayah dan anak itu.
"Sebaiknya, aku tidur dulu, Hope, ayo, ikut Bibi," ajak Lilian, dia langsung menggandeng Hope untuk tidur karena perdebatan Selena dan Erick akan memakan waktu lama. Bahkan bisa sampai besok pagi.
"Papa mertua, sebaiknya beri saya ujian yang lain," tawar Kevin.
"Aku bukan papa Mertuamu, berhenti memanggilku Papa mertua," kesal erick.
"Papa, pokoknya aku akan menikah dengan Kevin paling lama satu bulan, kalau perlu kami akan menikah besok," tegas Selena.
__ADS_1
"Papa, tidak mengizinkan, sebelum dia bisa mengalahkan Papa, setidaknya dia harus berjuang mendapatkanmu," tolak Erick.
"Papa!"
Cukup lama perdebatan ayah dan anak tersebut, akhirnya Kevin memutuskan.
"Selena, sebaiknya aku mencoba saja," saran Kevin.
"Kau tidak akan bisa mengalahkan, Papa," sahut Selena.
"Kita coba saja, setidaknya kau bisa mengajarkanku," usul Kevin.
"Baiklah, dan untuk papa, jika dia kalah aku tetap akan pindha ke apartmentnya, biar saja kami serumah, tanpa menikah," kesal Selena.
"Deal, kau belajarlah yang giat," sindir Erick. "Sekarang pergi ke unitmu," usir Erick.
***
Tiga bulan berlalu, Kevin telah belajar sungguh-sungguh untuk mengalahkan Erick. Tibalah saatnya bagi Kevin untuk bertanding dengan Erick. Selena mengajarkan Kevin semua ilmunya, bahkan Selena juga mengajarkan Kevin untuk jangan memperlihatkan raut wajah karena lawan akan bisa membacanya.
Kevin dan Erick bermain di City of Dreams Casino. Bandar yang mengawal pertandingan mereka menjadi heran karena Kevin bermain judi.
Permainan dimulai Kevin bersusah payah untuk mengalahkan Erick. Namun, dia tentu saja tidak akan bisa mengalahkan Erick.
"Kau benar-benar payah," sindir Erick kepada Kevin. Kevin menyerah, dia tidak mendapatkan restu dari Erick.
Selenapun kesal, dia tidak peduli, jika Kevin kalah. Dia tetap akan pindah ke apartment Kevin bersama Hope.
"Setidaknya, kau telah membuktikan bahwa kau mau berusaha untuk memenangkan putriku," lanjut Erick. "dan kalian boleh menikah," tambah Erick.
Kevin terswnyum bahagia dan refleks langsung meneluk Erick.
"Lepaskan, aku tidak suka kau peluk," sewot Erick.
Akhirnya Selena dan Kevin menikah. Eleanor telah mengetahui tentang penculikan Hope yang dilakukan Rachel. Eleanor memarahi Rachel habis-habisan.
Pernikahan Selena dan Kevin sangat meriah, semua warga Venetia juga di undang.
Setelah menikah mereka berbulan madu ke Dubai tempat pertama kali mereka bertemu. Tentu saja, tidak hanya mereka, Lilian, Hope dan Eleanorpun ikut ke sana untuk berlibur.
🍒🍒🍒
Akhirnya end juga, semoga kalian suka ya.
Jangan lupa nyawer ya🤭
Mampir juga ke karya temanku ya!
...FIONA...
Pekanbaru
__ADS_1
121222
12.56