One Night Stand in Dubai

One Night Stand in Dubai
Black Rose of Gambler


__ADS_3

Erick dan Kevin sering bertemu bahkan malam hari Kevin menawarkan untuk mengundang Erick bermain persahabatan di City of Dreams Casino. Orang-orang berbondong-bondong untuk menyaksikan sang legenda bermain kembali.


Bahkan Erick memberikan tips kepada para pengunjung kasino untuk mengendalikan situasi permainan.


"Ayo, mr. Kwok, ikut bermain," ajak Erick kepada Kevin.


"Maaf, mr. Young, saya tidak bisa bermain," tolak Kevin. Kevin hanya berdiri menyaksikan Erick dan yang lainnya bermain.


"Kau pasti bercanda, masa pemilik kasino tidak bisa bermain," ejek Erick.


"Dia memang tidak bisa bermain, mr. Young," bela Ekin.


"Apa kalian sepakat untuk mengelabuiku?" tuduh Erick. Karena dia tidak percaya jika Kevin tidak bisa bermain. Pasti Kevin hanya segan saja.


"Benar, mr. Young," jawab Kevin dengan wajah memerah. Jika orang lain yang bertanya dia tidak akan malu. Tapi, jika seorang Legend of Gambler yang bertanya, itu seperti--Kevin tidak bisa menjelaskannya, yang penting dia merasa malu.


"Apa istrimu melarang kau bermain?" sindir Erick lagi.


"Dia masih lajang, mr. Young," balas Ekin. Ya, orang-orang tahu jika Kevin masih lajang dan belum memiliki anak. Bahkan kekasihpun Kevin belum punya, setahu orang-orang yang mengenalnya.


"Benarkah? Aku punya anak gadis dan keponakan yang masih lajang juga. Jika kau mau, aku akan memperkenalkan kalian," tawar Erick. Sudah saatnya bagi Selena dan Lilian untuk menikah.


"Saya telah--,"


"Kapan kita mulai, jika kalian hanya mengobrol," potong seorang pengunjung yang sudah tidak sabaran untuk melihat permainan sang legenda.


"Ayo, mr. Kwok, saya penasaran, apakah kau hanya segan atau benaran tidak bisa bermain." Erick mengajak Kevin ikut bermain. Dengan terpaksa Kevin ikut bermain.


Bandar membagikan kartu kepada para pemain. Pengunjung yang tidak ikut bermain menyaksikan dengan antusias permainan sang legenda.


Kevin menerima kartu yang dibagikan bandar. Dia bingung dan tidak mengerti kegunaan kartu tersebut. Kevin membuka City of Dreams Casino dengan bantuan Rachel karena dia lihat peluangnya juga sangat bagus.


Erick membaca wajah Kevin dan mengambil kesimpulan bahwa ternyata Kevin memang tidak bisa bermain. Erick tersenyum memperhatikan wajah bingung Kevin.


"Rachel!" panggil Kevin saat melihat Rachel baru datang. Dia akan meminta Rachel untuk membantu atau menggantikannya.


"Kevin! Tumben kau bermain? Ini pertama kalinya aku melihatmu bermain," ejek Rachel. Dia berdiri di samping Kevin.


Ekin membisikan sesuatu ke telinga Erick. Erick menganggukan kepala.


"Ternyata kau Rachel, si Black Rose of Gambler," puji Erick. Dia sering mendengar nama Black Rose of Gambler. Namun, tidak pernah bertemu secara langsung dengannya.

__ADS_1


Seingat Erick, sebelum Selena terjun ke dunia perjudian, Black Rose of Gambler adalah wanita yang dielu-elukan orang. Dia terkenal dengan kecantikan dan kemahirannya dalam mengalahkan lawan tanpa ampun.


Kevin membisikan sesuatu kepada Rachel.


"Apa!" teriak Rachel tidak percaya dengan informasi yang diberikan Kevin.


"Benar, serius, pelankan suaramu, kau membuat semua orang melihat kita," jawab Kevin.


"Ternyata kau secantik yang orang-orang katakan," puji Erick lagi.


"Aku tidak menyangka, akan bertemu dengan sang legenda," puji Rachel kepada Erick.


"Kau hanya legenda pada masanya, sedangkan masa kini, kaulah primadonanya," puji Erick.


"Apa tidak sebaiknya kita seleaaikan dulu permainan ini, baru mengobrol," potong pemain yang tidak sabaran.


"Kau benar, sebaiknya kita selesaikan dan kemudian kita bisa melanjutkan obrolan," sahut Erick.


Kevin melirik ke arah Rachel, memberi tanda bahwa dia meminta bantuan Rachel. Namun, Rachel mengabaikannya, membuat Kevin kesal.


Akhirnya pertandingan selesai dan di menangkan oleh Erick. Erick menutup kelas singkatnya. Kevin mengajak mereka untuk ke ruangannya. Di sana mereka kembali membahas tentang persiapan pertandingan serta keamanan jalannya pertandingan.


"Mr. Cheng, apakah sudah dapat informasi siapa saja perserta yang telah di undang dan bersedia ikut?" tanya Rachel. Para peserta memang diberitahu siapa saja peserta yang akan ikut. Jadi mereka bisa mengetahu lawan yang akan mereka hadapi.


"Seperti dua tahun sebelumnya, peserta yang sama dan ada penambahan yang baru dari Jepang, mereka memiliki tiga orang perwakilan," jelas Ekin.


"Bagaimana dengan queen of gambler? Apakah dia akan ikut?" tanya Rachel. Dia yakin bahwa Selena Young adalah queen of gambler. Tentu dia akan krmbali bermain. Rachel telah mengutus orang untuk menyelidiki Sea yang tinggal di desa Venetia, sesuai informasi yang dia dapat dari Eleanor.


"Sayang sekali, queen of gambler memutuskan untuk mengundurkan diri dari dunia perjuadian," terang Ekin.


"Apa? Kenapa?" heran Rachel. Queen of gambler tidak boleh mengundurkan diri, sebelum Rachel mengalahkannya.


"Saya juga tidak tahu, mr. Young tidak mau memberitahu kami," ledek Ekin, dia melirik Erick, berharap Erick mau menjelaskan alasan tentang pengunduran diri queen of gambler dari dunia perjudian. Erick hanya tersenyum.


"Kenapa dengan mr. Young?" heran Rachel. Dia tidak tahu bahwa Erick adalah penghubung dengan queen of gambler.


"Karena mr. Young adalah penghubung kami dengan queen of gambler," ungkap Ekin.


Selesai berbicara mereka pergi meninggalkan City of Dreams Casino. Erick diantar Ekin ke apartment yang di sewa Lilian.


Erick turun dari mobil Ekin, dia menuju unit mereka. Erick melihat Selena dan Lilian bersama seorang anak kecil.

__ADS_1


Mau ke mana mereka malam-malam begini? Dan siapa anak itu? Kenapa terlihat akrab dengan Selena?


Erick ingin menghampiri mereka dan bertanya tentang anak itu.


"Hope!" panggil Kevin yang juga baru turun dari mobil. Erick menghentikan langkahnya untuk menghampiri Selena dan Lilian.


Mr. Kwok? Apa dia mengenal anak itu? Lalu apa hubungan mereka? Apa Selena juga mengenal mr. Kwok?


Erick semakin penasaran, dia teringat tingkah Selena yang aneh.


Apakah mr. Kwok yang tinggal di apartment sebelah?


Karena Erick curiga jangan-jangan mereka memiliki hubungan? Apa Selena menyukai mr. Kwok meskipun telah memiliki anak?


"Papa!" panggil Hope saat melihat Kevin, dia langsung berlari memeluk Kevin. Kevin langsung mengangkat dan menggendong Hope.


Papa? Bukankah Kevin masih lajang? Atau dia lajang. Namun, memiliki anak?


"Selena, kenapa kalian keluar malam-malam begini?" tanya Kevin, biasanya Hope jam segini telah tidur dan Selena akan kembali ke unitnya.


"Hope, tidak bisa tidur, dia minta cemilan," sahut Selena, dia mendekat ke arah Kevin.


"Papa, jangan marah sama Mama, Hope yang merengek agar Mama membelikan cemilan untuk Hope," bujuk Hope. Dia mengira Kevin akan memarahi Selena.


Mama? Selena, ibu dari anak itu?


Erick tidak bisa tinggal diam, dia harus meminta penjelasan dari Selena dan Lilian.


"Selena! Apa maksudnya ini?" hardik Erick.


🍒🍒🍒


Ketahuan Erick, bagaimana bisa? Apakah Selena punya cukup alasan untuk berbihong lagi?


Oke sambil nunggu Selena dan Kevin up, sialahkan mampir ke karya teman author ini.


...ISTRI PILIHAN ALIKA...



Pekanbaru

__ADS_1


261122


21.05


__ADS_2