One Night Stand in Dubai

One Night Stand in Dubai
Bertemu Lilian


__ADS_3

"Selena!"


Ucapan wanita itu membuat langkah Kevin berhenti. Kevin sangat mengenal nama itu. Nama wanita yang tidak akan pernah Kevin lupakan. Nama yang membuat Kevin tidak bisa bersama wanita lain.


Kevin ingin melihat siapa yang wanita yang di sebut Selena oleh wanita itu.


"Kevin, ayo," ajak Rachel tidak sabaran.


"Tunggu sebentar," tolak Kevin. Dia masih penasaran. Seorang wanita melambai ke arah Lilian.


Apakah wanita itu yang dimaksud Selena?


"Kau melihat siapa?" tanya Rachel, dia heran dengan tingkah Kevin.


"Ayo," putus Kevin.


Tidak mungkin Selena yang dimaksud adalah Selenanya.


Kevin melangkahkan kakinya keluar dari kasino yang diikuti Rachel dan Feng. Feng juga mendengar saat Lilian menyebut nama Selena. Feng juga tidak lupa dengan tugas khusus enam tahun yang lalu yang disuruh oleh Kevin saat mencari seorang wanita bernama 'Selena Young'.


Apa nama itu yang membuat langkah Bos terhenti?


***


"Selana!" cicit Lilian. Dia menuju ke arah Selena yang sedang bermain seorang wanita seperti melambai kepadanya. Lilian terus mendekat dan wanita yang melambai itu ternyata melambai kepada pria di belakang Lilian.


Lilian pikir wanita itu melambai kepada Kevin. Ternyata bukan, melainkan orang lain. Lilian melihat Selena dan menghampirinya.


"Selena!" panggil Lilian begitu sampai di meja Selena. Selena mengabaikan panggilan Lilian karena merasa bukan namanya yang di panggil.


"Selana!" ulang Lilian kali ini dia menepuk pundak Selena, agar Selena memperhatikannya.


"Maaf, aku bukan Selena," balas Selena kepada Lilian. Dia kembali memperhatikan kartunya. Selena mengambil satu kartu yang di bagikan bandar.


"Nona, kau jangan mengganggu kami," ujar mr. Wong mengusir Lilian.


Penampilan Selena memang telah berubah, rambutnya pendek sebahu. Selama ini Selena tidak pernah memotong rambutnya. Selena akan sangat marah jika Lilian menyuruhnya memotong rambut. Jafilah rambut panjang sebagai ciri khas Selena.


Apa aku salah orang? Apa wanita ini hanya mirip? Aku harus memastikannya.


Lilian memperhatikan permainan wanita ini. Dari gaya bermainnya Lilian tahu bahwa dia tidak salah orang. Ini benar adalah Selena Young, si queen of gambler.


"Full house," ucap Selena membuka kartunya. Selena menunggu apakah ada yang lebih tinggi kartunya dari pada punyanya. Yang lain juga membuka kartu mereka.


"Nona Sea kembali menang," ucap bandar mengumumkan.


Sea?


Selena menyudahi permainan, dia bersiap untuk ke rumah sakit. Lilian mengikuti Selena. Selena menukar koin sebelum pulang dan memasukan uang ke dalam tasnya.

__ADS_1


Selena keluar bersiap untuk memanggil taxy.


"Tunggu, kita harus bicara." Lilian menarik tangan Selena agar berhenti.


"Kenapa anda mengikuti saya, Nona?" tanya Selena karena dia tidak mengenal Lilian.


Apakah wanita ini seorang mucikari? Apa dia ingin mengajakku untuk terjun kedunia itu?


Selena mengelengkan kepala mencoba mengusir hal buruk dalam pikirannya.


"Selena, kau benar tidak mengenaliku?" tanya Lilian.


"Sepertinya kau salah orang, aku bukan Selena," kekeh Selena.


Apa aku Selena? Bagaimana kalau wanita ini orang jahat? Atau salah satu orang yang ingin membunuhku?


"Aku yakin, kau adalah Selena, aku Lilian, sepupumu," ungkap Lilian. Sepertinya Selena tidak mengenalinya.


Apa aku harus percaya dengan wanita ini? Apa benar dia sepupuku?


"Jika kau benar sepupuku, kenapa kau baru mencariku?" tanya Selena karena setelah enam tahun tidak ada keluarga yang mencarinya. Dan baru sekarang ada yang mengaku.


"Aku tidak bisa menjelaskannya di sini," balas Lilian.


"Kenapa?" tanya Selena curiga.


"Karena akan sangat berbahaya, kau adalah Selena Young," ungkap Lilian lagi.


"Selana Young, aku?" tunjuk Selena kepada dirinya sendiri.


"Ya, kau adalah Selena Young, dan ada satu hal lagi yang akan aku beritahukan, sebaiknya kau ikut denganku," bujuk Lilian.


Kenapa wanita ini tidak memberitahunya sekarang saja? Kenapa harus seperti teka-teki?


Selena menjadi curiga, dia melangkah mundur.


"Nona-nona, jika kalian ingin berdebat sebaiknya jangan di sini," tegur seorang pria yang ingin lewat. Posisi Selena dan Lilian memang di dekat pintu.


"Maaf," ucap Lilian. Dia memberi jalan kepada pria itu untuk lewat. Kesempatan itu digunakan Selena. Selena kemudian lari dari Lilian.


"Selena tunggu, jangan pergi!" teriak Lilian. Dia mengejar Selena. Mereka menuju parkiran. Lilian berhasil mendapatkan Selena, Selena mencoba melawan Lilian.


Mereka berkelahi, mengetahui Lilian bisa berkelahi, Selena semakin ketakutan. Jangan-jangan Lilian adalah orang yang ingin membunuhnya enam tahun yang lalu?


Apakah dia mengambil suami wanita ini atau wanita ini suruhan suaminya? Berbagai hal berputar dalam benak Selena.


Mereka terus berkelahi.


"Hentikan Selena, kau tahu tidak akan menang melawanku," jerit Lilian, di tengah perkelahian mereka.

__ADS_1


Apa? Dia bilang aku tidak akan pernah mengalahkannya? Jadi dia benar orang yang ingin membunuhku?


"Aku tidak tahu dengan wanita yang kau maksud, aku bukan wanita yang kau cari," elak Selena. Selena masih mencoba menjelaskan kepada Lilian bahwa dia salah orang.


"Tidak--aku tidak salah salah mengenali orang, aku yakin kau Selena Young, sepupuku," jawab Lilian. Dia tidak mungkin salah. Dari gaya permainan judi Selena sampai dengan gaya berkelahinya. Wanita ini pasti Selena Young. Orang yang dicarinya.


"Pergilah, aku tidak mengenalmu," tolak Selena lagi.


"Percayalah padaku, aku tidak membohongimu," rayu Lilian. Dia mencoba mengunci Selena agar tidak bergerak.


"Kenapa kalian berkelahi di sini!" tegur securitty yang lewat di depan mereka. Membuat fokus Lilian teralihkan dan hal itu dijadikan Selena lagi untuk melarikan diri.


Selena kabur dan menuju jalan.


"Selena, tunggu," teriak Lilian memanggil Selena. Dia mengejar Selena, jangan sampai pencarian enam tahun sia-sia lagi.


Selena terus berlari mengabaikan panggilan Lilian. Selena menoleh ke belakang memastikan Lilian belum mencapainya. Selena tidak memperhatikan jalan. Sebuah mobil datang.


"Selena awas!" teriak Lilian. Selena melihat di depannya mobil dan mobil tersebut berusaha menginjak rem. Namun, terlambat, mobil menabrak Selena.


Lilian membawa Selena ke rumah sakit yang ada di dekat situ. Selena pingsan. Dokter memeriksa kondisi Selena. Selena dibawa ke ruang inap.


"Bagaimana kondisinya, Dok?" tanya Lilian khawatir.


"Dia baik-baik saja, nanti akan di scan untuk mengetahui apakah dia mengalami gegar otak," terang Dokter.


"Sekarang kita hanya perlu menunggu dia sadar dulu, jika saat sadar dia muntah, maka akan diperiksa lebih lanjut," jelas Dokter. Dia kemudian pamit dan meninggalkan ruangan Selena.


"Terima kasih, Dok," ucap Lilian. Dia memperhatikan Selena. Luka Selena bisa dikatakan tidak terlalu parah.


Paginya Selena sadar, dia memperhatikan sekitarnya.


"Selena!" panggil Lilian saat Selena mulai beล•gerak.


"Lilian!"


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Hi tadi aku sempat salah pencet buat kalian yang udah baca sebelumnya. Silahkan lanjut di sini.


Sambil nunggu author update bisa mampir ke karya temanku juga ya.




Pekanbaru


041122

__ADS_1


12.32


__ADS_2