
Selena dan Lilian memasuki City of Dreams Casino.
"Sel, sebaiknya kau coba untuk bermain lagi, jika ada yang memanggilmu Sea, ikuti saja dulu, kita harus mencari tahu orang yang mengenal keluarga yang menampungmu," usul Lilian. Dia melangkah ke tempat saat dia bertemu dengan Selena.
"Hi Sea, lama tidak berjumpa!" panggil Jo, saat Selena melewati mejanya. Meskipun tidak kenal dengan pria yang menyapanya, Selena harus tetap tidak boleh menunjukkan bahwa dia tidak mengenal pria itu.
"Oh hi, aku ada sedikit urusan," balas Selena kaku karena dia tidak kenal dengan bandar tersebut. "Aku ke sana dulu," tunjuk Selena ke meja tempat dia berjumpa Lilian.
"Silahkan, kau memang harus di meja sana ... ngomong-ngomong apa kau telah bertemu dengan Collin?" tanya Jo. Dia masih mempersiapkan meja tempat bermain.
Selena dan Lilian terlalu cepat untuk datang, begitu kasino buka mereka langsung masuk sehingga hanya beberapa pengunjung yang datang. Kesibukan terjadi karena karyawan kasino tersebut yang tengah mempersiapkan permainan.
"Aku belum bertemu dengannya. Di mana dia?" tanya Selena lagi. Jangan sampai dia bertanya siapa itu Collin? Orang-orang akan menjadi curiga dan menganggapnya aneh.
"Dia belum datang, dia mendapat shift kedua," jawab Jo. "Silahkan bermain di mejamu yang biasa, aku harus bersiap-siap," usir Jo. Selena dan Lilian meninggalkannya.
Selena mulai mendekati meja tempat Lilian bertemu dengannya.
"Ah, kau lagi!" kesal mr. Wong saat melihat Selena muncul. Selena heran karena pria ini seperti tidak menyukainya.
"Padahal, satu bulan ini kami merasa aman karena kau tidak muncul," ejek yang lainnya.
Kenapa mereka tidak menyukaiku? Apa aku melakukan kesalahan sehingga mereka membenciku?
"Apa kau ingin ikut bermain?" selidik mr. Wong.
"Oh tidak, aku hanya ingin melihat saja kali ini," jawab Selena. Karena melihat ketidak sukaan mereka, sebaiknya dia tidak usah ikut bermain.
"Syukurlah, kami merasa khawatir jika kau ikut main," lega mr. Wong. Dia merasa bahagia posisi pertama kembali dia menangkan sejak Selena tidak muncul.
Selena dan Lilian hanya menjadi penonton, bosan mereka kemudian mencoba permainan rollet. Selena memang memiliki peruntungan yang mujur. Bermain rollet pun dia menang.
"Mungkin, pria bernama Coliin tidak akan datang," ucap Selena. Dia telah merasa sedikit lelah. Apalagi pikirannya mencoba mengingat kejadian enam tahun yang tidak bisa dia ingat.
"Ya, ini seharusnya sudah pergantian shift, tapi aku tidak melihat orang yang mengenalimu," tambah Lilian.
"Sebaiknya kita pulang dan beristirahat," usul Selena. Mereka ke luar dari kasino.
__ADS_1
"Selena, apakah kau tidak ingin mengikuti pertandingan judi se-Asia lagi?" tanya Lilian.
"Entahlah, aku masih memikirkannya, kenapa?" tanya Selena.
"Tidak ada, aku hanya penasaran saja, aku kira kau trauma," ujar Lilian.
"Trauma? Aku rasa tidak, hanya saja aku perlu mencari tahu enam tahunku yang hilang," lanjut Selena. Sehingga saat bertanding dia merasa tenang.
Mereka kembali ke apartment.
"Aku akan langsung tidur." putus Selena. Dia langsung menuju ke kamarnya. Lilian pun ke kamarnya mencoba untuk tidur. Namun, dia tidak bisa, Lilian masih penasaran dengan keluarga yang menampung Selena. Dia yakin keluarga tersebut pasti sangat khawatir seperti mereka dulunya.
Akhirnya Lilian memutuskan untuk kembali ke City of Dreams Casino.
Begitu turun dari mobil dan berjalan menuju pintu masuk. Seseorang mencegat Lilian.
"Nona!" panggil seorang pria. Lilian menoleh ke arah suara pria tersebut.
Lilian ingat jika pria ini adalah bandar saat Selena bermain. Mau apa dia?
"Aku!" tunjuk Lilian kepada dirinya.
"Ya, ada apa?" tanya Lilian, dia mendekat ke arah Collin.
"Aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu," ujar Collin, dia mengeluarkan sesuatu dari dalam sakunya. Lilian merasa curiga, dia langsung menarik tangan Collin dan memuntirnya ke belakang.
"Siapa kau?" tanya Lilian, dia merasa curiga dengan Collin.
"A--ku Collin, bandar di City of Dreams Casino, Lepaskan!" teriak Collin. Namun, Lilian tidak melepaskan Collin. Collin meringis karena menahan sakit.
"Apa kau ingin menembakku?" hardik Lilian dia justru semakin menekan tangan Collin.
"Lepaskan, aku hanya ingin mengeluarkan foto!" teriaknya lagi. Lilian memeriksa saku Collin dengan satu tangan dan tangan lain masih mengunci tangan Collin.
Ternyata memang hanya sebuah foto, Lilian melepaskan Collin. Dia melihat foto saat dia berbicara dengan Selena di meja permainan.
"Kenapa kau memiliki foto ini?" tanya Lilian tanpa harus meminta maaf. Dia masih memasang kecurigaan. Jika musuh yang ingin membunuh Selena mengetahui bahwa Selena masih hidup tentu mereka akan kembali mengincar Selena?
__ADS_1
Lilian mencoba mengingat, jika ditelusuri bukan Selena yang ingin orang ini bunuh melainkan queen of gambler. Karena kejadian saat pembunuhan adalah Selena sebagai queen of gambler, saat itu Selena memakai topeng. Dan pria ini bisa saja salah satu dari anak buah atau tim yang ingin membunuh queen of gambler. Lilian bisa mengetahui Sea adalah Selena karena gaya bermainnya dan bisa saja musuh Selena juga telah mengetahui bahwa ternyata queen of gambler masih hidup dan itu adalah Sea.
"Aku hanya ingin bertanya, apa kau melihat gadis yang sedang berbicara denganmu? Dia adalah Sea, tetanggaku di desa Venetia ... Sekarang keluarganya kehilangan dia," ungkap Collin.
Jadi pria ini mengenal Sea bukan Selena maupun queen of gambler?
"Jadi kau mengenal wanita ini?" tunjuk Lilian kepada foto Sea.
"Ya, dan kau siapa? Apa kau menculiknya?" tuduh Collin, apalagi saat dia mengalami sendiri jika Lilian bisa berkelahi.
"Tidak, apa kau dapat dipercaya?" Lilian memastikan jika Collin benar-benar mengenal Selena.
"Tentu saja, justru kau yang harus dicurigai karena setelah Sea bertemu denganmu, dia menghilang," tuduh Collin. Dia masih menggosok tangannya yang sakit ulah Lilian.
"Berapa lama kau mengenal wanita itu?"
"Maksudmu Sea?" tanya Collin. Lilian hanya menganggukan kepala. "Aku mengenalnya enam tahun yang lalu," jawab Collin.
Akhirnya Lilian memutuskan bahwa pria ini memang bukan tim pembunuh yang saat itu dikirim untuk membunuh queen of gambler.
"Ceritakan kepadaku tentang keluarga Sea," ucap Lilian.
"Aku tidak bisa sembarangan memberitahumu, siapa kau?" tanya Collin, dia ingat Selena tidak ingin melapor polisi bahkan tidak ingin mencari tahu tentang siapa dirinya.
"Aku Lilian, sepupu Sea atau Selena Young," jujur Lilian. Collin ingat pernah mendengar nama itu saat memberitahu Sea bahwa ada wanita yang hilang di kapal Oasis of the Seas.
Jadi benar Sea adalah Selena Young?
"Sea, ditemukan oleh nenek Su Yi dan cucunya Astrid, saat melaut." Mulai Collin.
🍒🍒🍒
Aku mau up lagi, kalian jangan lupa koment dan kasih hadiah ya berupa bunga, kopi dan nonton iklan. Author maksa🤭
Pekanbaru
111122
__ADS_1
12.01