
Eleanor meminta Feng untuk datang ke rumahnya. Eleanor telah menunggu di ruang tamu bersama Astrid. Feng heran saat melihat Astrid juga telah ada di sana.
"Feng, kenalkan, ini Astrid dan Astrid ini Feng!" Eleanor memperkenalkan Feng kepada Astrid.
"Sebenarnya kami telah pernah bertemu, Nyonya," sahut Astrid. Dia ingat bertemu Feng saat makan ice cream di desa Venetia.
"Tidak apa-apa, berkenalan lagi," ucap Eleanor.
"Jadi kenapa, Nyonya memanggil saya?" tanya Feng.
"Feng, kami telah memutuskan bahwa Sea adalah Selena Young!" beritahu Eleanor.
"Dari mana anda, bisa menyimpulkannya?" tanya Feng heran. Dia belum menyelidiki lagi.
"Kemarin, saat kami di Mall, Hope, putranya Sea, melihat ibunya, hanya saja ibunya tidak kenal dengan Hope," urai Eleanor.
"Berarti bisa saja, anak itu salah orang?" tebak Feng.
"Aku rasa tidak, hanya saja wanita yang ditemui Hope, bernama Selena, artinya Sea atau Selena masih berada di Hong Kong ... bisa jadi ingatannya telah kembali. Namun, dia tidak ingat kejadian saat dia amnesia," jelas Eleanor dengan hasil penyelidikannya. Feng mulai mengerti.
"Jadi saat kalian selamatkan Sea, dia mengalami amnesia?" tanya Feng kepada Astrid.
"Ya, dan sebulan kemudian, kami mengetahui jika Sea hamil," jawab Astrid.
"Feng, coba kau ingat kapan Kevin menyuruhmu mencari tentang Selena?" tanya Eleanor. Feng memutar otak mencoba mengingat pertama kali perintah Kevin saat dia mencari tahu tentang Selena. Feng mengeryitkan dahinya.
"Saya ingat, waktu itu bos sedang di Dubai dan dia membatalkan kepulangannya serta menyuruh saya mencari tahu tentang wanita bernama Selena ... Saat itu bos hanya memberi tahu saya nama depannya, Selena, saya pikir wanita bernama Selena itu menipu bos," ungkap Feng.
"Oh, saya juga ingat ... saat kita makan ice cream, mr. Kwok memang pernah bertanya kepada Sea, Dia seperti pernah bertemu dengan Sea, tentu saja Sea menjawab tidak ... Bahkan mr. Kwok bertanya apa Sea pernah ke Dubai, saya dan Sea tertawa karena kapan pula Sea ke Dubai ... Setelah saya pikir-pikir bisa saja Sea memang pernah ke Dubai karena ternyata dia anak orang kaya," urai Astrid.
"Jadi, kesimpulannya mereka hanya mengalami hubungan singkat saat di Dubai?" gumam Eleanor.
"Bisa jadi, Nyonya," jawab Astrid dan Feng serentak.
"Saya juga baru ingat, Nyonya, kemarin bos juga melihat Sea, tapi dia tidak yakin karena hanya melihat sekilas," tutur Feng.
"Sekarang tugas kalian mencari keberadaan Sea atau Selena Young ini," perintah Eleanor.
"Apa tidak sebaiknya kita beritahu bos, Nyonya?" saran Feng.
"Itu memang rencana saya, tapi saya yang akan memberitahunya, kalian tetaplah diam dulu," putus Eleanor.
__ADS_1
Feng mengajak Astrid mulai mencari keberadaan Sea atau Selena. Mereka memulainya di Mall semalam. Siapa tahu akan bertemu lagi dengan Selena.
"Di mana tepatnya Hope melihat Sea?" tanya Feng, setelah mereka memasuki Mall.
"Di supermarket," jawab Astrid. Mereka menuju supermarket. Berkeliling mencari Selena berharap bertemu lagi.
Mereka lanjut menuju Restoran dan hampir menjelajahi Mall. Astrid merasa lelah. Feng mengajaknya makan siang di Restoran. Setelah makan siang Feng harus kembali ke kantor. Jika tidak Kevin akan curiga karena dia terlalu lama pergi.
"Aku akan mengantarmu ke rumah nyonya Eleanor," ucap Feng.
"Terima kasih," sahut Astrid.
Astrid memasuki rumah Eleanor, Hope tengah menonton bersama Eleanor.
"Bagaimana?" tanya Eleanor, saat melihat kedatangan Astrid.
"Belum ketemu, Nyonya," jawab Astrid memelas.
"Tidak apa-apa, yang penting kita sudah berusaha ... besok masih bisa kita cari lagi," sahut Eleanor. Astrid duduk di samping Eleanor.
"Hope! Apa Hope suka tinggal di rumah Nenek baik hati?" tanya Astrid.
"Tentu saja, rumahnya besar dan kasurnya juga sangat nyaman, Hope suka tinggal di sini, tapi Hope lebih suka tinggal di rumah nenek buyut karena ada mama dan nenek," cicit Hope. Astrid memeluk Hope.
Eleanor terharu melihat kasih sayang Astrid kepada Hope. Eleanor bersyukur Selena diselamatkan oleh orang baik hati.
"Bibi!" panggil seorang wanita. Eleanor tahu siapa yang datang. Dia berdiri dan menghadap ke arah suara tersebut.
"Rachel!" sapa Eleanor. Rachel mendekati Eleanor berencana duduk di kursi ruangan nonton.
"Siapa mereka?" tanya Rachel saat melihat Astrid dan Hope.
"Rachel, kenalkan ini Astrid dan Hope, Astrid, Hope, ini Rachel keponakan saya ... Salam dengan bibi Rachel," ucap Eleanor. Astrid dan Hope menyalami Rachel. Rachel heran siapa mereka? "Ada apa kau datang ke sini?" tanya Eleanor.
"Tidak ada, aku hanya bosan di rumah," jawab Rachel asal. "Mereka siapa, Bi, tumben Bibi menampung orang di rumah ini?" sindir Racheel.
"Sebaiknya kita bicara di ruang tamu," ajak Eleanor. Dia tidak ingin Hope mendengar pembicaraan ini karena ini terkait ibunya. Rachel yang penasaran hanya mengikuti Eleanor.
Eleanor duduk di kursi tamu dan Rachel duduk di depannya.
"Hope adalah cucu saya," ungkap Eleanor.
__ADS_1
"Pantasan saya merasa, anak itu mirip Kevin," tebak Rachel. "Bagaimana Bibi bisa menemukannya?" tanya Rachel penasaran.
"Tidak sengaja, sekitar satu bulan yang lalu saya bertemu dengannya di rumah sakit ... Bibi penasaran karena dia sangat mirip dengan Kevin saat seusia dia ... Lalu Bibi mencari tahu dan menyelidikinya ... Bahkan Bibi melakukan test DNA dan hasilnya, anak itu benar-benar putra Kevin," ungkap Eleanor.
"Dasar Kevin, bisa-bisanya dia menghamili anak orang dan tidak bertanggung jawab," maki Rachel.
"Tapi sepertinya Kevin tidak tahu kalau dia memiliki anak dari wanita ini," bela Eleanor terhadap putranya.
"Jadi, Kevin tidak tahu bahwa dia memeiliki anak?" penasaran Rachel.
"Ya, Bibi yakin Kevin tidak sebejat itu." Eleanor masih membela putranya.
"Lalu? Wanita bernama Astrid itu, ibunya?" tanya Rachel mendekatkan wajah ke arah Eleanor.
"Bukan, Astrid adalah Bibinya," balas Eleanor.
"Lalu, siapa ibu anak itu?"
"Yang mereka tahu namanya Sea, tapi setelah Bibi selidiki kemungkinan nama aslinya adalah Selena Young," urai Eleanor.
"Aku tidak paham, Bi, kenapa jadi dua nama? Dan Sea ini apakah pernah bermain judi di City of Dreams?" tanya Rachel lagi. Karena dia ingat sekali dengan wanita bernama Sea. Gaya permainan wanita itu seperti queen of gambler.
"Jadi enam tahun yang lalu, Astrid dan Neneknya menyelamatkan seorang wanita di laut. Si wanita mengalami amnesia sehingga Astrid dan neneknya memberi nama wanita itu Sea. Sebulan setelah itu Sea hamil dan itulah Hope," jelas Eleanor.
"Aneh, kenapa Kevin tidak mengenalinya?" heran Rachel.
"Kesimpulan awal Bibi, mereka hanya mengalami hubungan singkat," jawab Eleanor.
"Lalu ke mana Sea atau Selena Young ini?" tanya Rachel lagi.
Jadi queen of gambler adalah Selena Young atau Sea. Pantasan saja dia menghilang dengan tiba-tiba dan tidak kembali, ternyata dia mengalami amnesia.
"Dia kembali menghilang," jawab Eleanor.
🍒🍒🍒
Jangan lupa koment dan kasih hadiah berupa bunga, nonyon iklan dll😘
Pekanbaru
101122
__ADS_1
17.02