OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Interview kerja


__ADS_3

Pov Dewi


Saat Aku mengantar ibu ke rumah Paman, aku bertemu sepupu perempuanku. Aku memanggilnya mbak Uud. Mbak Uud lebih tua lima tahun dari aku, seumuran mas Woro.


Kata ibu pas hamil mas Woro, bibi juga sedang hamil mbak Uud jadi waktu itu ibu jual kembang suruh pada paman. Aku gak begitu paham cerita ibu aku juga gak mau tahu tentang itu. Aku gak mendengarkan obrolan ibu dan paman soal itu aku gak Fokus.


Aku yang penasaran karena saat aku baru datang tadi sempat di tawari kerja bareng mbak Uud. namun mbak Uud keburu ke dapur.


Saat ibu asyik ngobrol dengan paman dan bibi aku menyusul mbak Uud yang sedang membuatkan minum di dapur.


" Mbak, di Surabaya mbak kerja di mana?" tanyaku


" Di Tunjungan Plaza dik " ucap Mbak Uud


" Ada lowongan buat Dewi gak mbak ? " tanyaku lagi


" Aku mau ikut nyari pengalaman kerja bareng mbak di Surabaya " ucapku


" Kayaknya enak deh, buktinya mbak Atik, mas Al, Mbak Tria juga pada betah kerja di sana " ucapku lagi


Mbak Atik, Mas Al, Mbak Tria adalah sepupuku yang lain yang juga kerja di Tunjungan Plaza hanya beda stand dan beda bosh saja katanya dan mbak Uud juga yang mencarikan tempat kerja.


" Memang sudah lulus Dik?" tanya Mbak Uud


" Belum mbak, UAN nya masih dua minggu lagi, pengumumannya dua minggu setelahnya, ijazah baru keluar sebulan setelah pengumuman " jawabku


" Sebenarnya gak butuh ijazahnya. tapi kamunya bisa mulai kerja kapan? " ucap mbak Uud


"Memang bisa tanpa ijazah ?" tanyaku


" Bisa wi kalau kamu mau. tapi cuma jadi penjaga stand di mall lo wi bukan jadi sekertaris hahaha..." jawabnya sambil ketawa


" Bisa masuk kerjanya paling juga habis UAN mbak, pengumuman dan ijazahnya kan bisa di wakilkan paling cuma cap tiga jari aja di sela selanya " ucapku


" Kerja apa aja gak masalah mbak penting halal " ucapku


" Kebetulan ni, ada temen boshku minta di cariin pegawai buat jaga stand baru miliknya " ucap Mbak Uud


" Stand Jual Handphone kayaknya " ucapnya lagi


" Beneran mbak?" tanyaku dengan heboh karena bahagia


Mbak Uud mengangguk


" gimana kalau besok ikut mbak balik ke surabaya? akan aku kenalkan pada boshnya sekalian interview bilang aja kamu bisa mulai kerjanya usai UAN pasti di bolehin boshnya baik kok " ucap Mbak Uud


" Okey mbak, aku nanti ijin ibu dulu ya...besok kalau mau balik ke terminalnya mampir rumah Dewi dulu, ntar kalau di bolehin mbak Uud aku chat okey !" ucapku bersemangat mengatur rencana

__ADS_1


Tiba di rumah aku mandi dan sholat ashar di kamar. usai itu aku mencari ibu dan bapak yang ternyata sedang duduk di teras menikmati kopi. Aku langsung ijin pada ibu dan Bapak untuk kerja ikut mbak Uud di Surabaya.


" Pak, Bu, besok Dewi mau ikut mbak Uud ke Surabaya" ucapku


" ngapain wi ? " tanya Bapak


" Interview kerja pak" jawabku


" Kamu kan belum lulus wi " ucap Ibu


" cuman interview bu, masuk kerjanya nanti usai UAN " jawabku


" memang besok gak sekolah?" tanya Ibu


" Pas libur bu, ada ujian praktek untuk kelas lain, jadwal kelasku masih 2 hari lagi " jawabku


" Berangkatnya kamu bareng mbak Uud? terus pulangnya gimana?" tanya bapak kuatir


" Pulangnya nanti di anter mbak Uud nyampek terminal di sana di tungguin sampai naik bus jurusan sini pak " ucapku


" Bapak kuatir saja, kamu kan belum pernah naik bus " ucap Bapak


" Makanya itu pak, Dewi mau mencari pengalaman, mau mbolang " ucapku semangat


" Hati hati jaga diri, kamu itu perempuan ingat itu " ucap ibu


Aku ingin jadi perempuan yang mandiri, yang kuat dan tegar menghadapi kehidupan.


Mbak Uud menghampiriku sebelum berangkat ke terminal semalam sudah aku chat terlebih dulu. Kami berangkat usai sholat subuh. Mas Woro mengantarku sampai terminal dan sampai naik bus


" Hati hati wi, jaga diri baik baik " ucap mas Woro


Aku mengangguk, Mas Woro memberiku selembar uang seratus ribuan, aku menerimanya dengan haru. Aku berangkat mau interview kerja tapi masih di beri uang saku sama mas Woro.


" Ma kasih mas " ucapku menyalimi mas Woro dan buru buru naik Bus


Kami tiba di Surabaya pukul 7 pagi. mbak Uud mengajakku di kostannya lebih dulu untuk mandi dan sarapan. Kami pergi ke Mall pukul 9 pagi. Mbak Uud mengajakku ke tempat kerjanya lebih dulu stand mainan anak-anak yang ada di Mall tersebut


" Kamu duduk sini dulu aja wi, aku tak beres beres dulu " ucap Mbak Uud


" Siapa Ud ? " tanya bosnya Mbak Uud


" Itu Ko sepupu, mau kerja di tempatnya Abing " jawab mbak Uud


Aku mengangguk pada boshnya mbak Uud yang ternyata Warga negara Asing


" apa boshku nanti juga WNA ?" tanyaku dalam hati

__ADS_1


" Umur berapa? " tanya boshnya mbak Uud padaku


" hmmm baru 19 ko " jawabku


" baru lulus? " tanyanya lagi


" belum, soal UAN nya aja belum di kerjain ko " jawabku


" hahaha...kamu bisa saja, masih muda bisa ngelucu juga ya ternyata " ucapnya


Aku hanya tersenyum mendengarnya. Aku ngobrol banyak sama boshnya mbak Uud dari buka stand hingga jam istirahat.


Mbak Uud mengambil shift istirahat terakhir sekitar pukul 13.00 WIB. istirahat hanya tiga puluh menit isoma. Mbak Uud mengajakku ke Musolla Mall lebih dulu untuk melaksanakan Sholat Dhuhur kemudian mengajakku ke sebuah stand Handphone yang letaknya beda beberapa blok dari stand mbak Uud


Pasti ini stand yang di katakan mbak Uud padaku. stand tempat di mana aku akan bekerja


" Siang Ko Bing " sapa Mbak Uud pada seorang WNA Muda ganteng dan Cool


" Siang Ud " jawabnya


" Ni Ko, yang mau ikut kerja " ucap Mbak Uud


Aku menganggukkan kepala menyapanya ada perasaan takut dan nerves karna aku belum mengenalnya.


" Siang Ko " sapaku


orang yang ku sapa mengangguk, dan memindaiku dari atas sampai bawah. aku jadi malu sendiri karena dipindai seperti ini. Aku tundukkan kepalaku karena merasa kurang PD akan penampilanku yang kurang modis karna yang aku kenakan hanya celana jeans biru, kemeja panjang dan jilbab segi empat yang ku ikat dan ku lilitkan di leher.


" hmmm Cantik " ucapnya


Aku hanya diam tapi ku coba tegakkan kepalaku kembali karena aku tak mungkin di ajak bicara tapi tak melihat wajah lawan bicaraku. aku takut Koko tersinggung kalau aku terus menundukkan kepalaku


" kerjanya pakai sragam seperti itu, bisa?" tanya Koko padaku menunjuk ke arah pegawainya


Aku melihat arah tunjuk si Koko. pegawainya memakai hem pendek dan celana panjang berseragam tanpa jilbab. mungkin ini yang di maksud Koko.


Aku berpikir sejenak, Di stand aja gak papa aku gak pakai jilbab, gampang ntar pas berangkat dan pulangnya tinggal kasih swetter atau jacket dan jilbab instan pikirku.


Aku setuju, dan si koko menyetujui permintaanku untuk masuk kerja dua minggu lagi setelah UAN. Aku senang akhirnya sudah dapat kerja meski belum lulus.


Aku berjalan bersama Mbak Uud tegesa ke stand tempat mbak Uud kerja karena jam isoma tinggal lima menit. Sebelumnya kami sudah beli makanan di stand makanan di mall itu untuk di makan di stand kerja mbak Uud.


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...


...jangan lupa like, komen n Votenya juga...

__ADS_1


...terima kasih...


__ADS_2