
" Mana bisa gitu mas " ucap Dewi
" Yang ada tu, niat ta'aruf di sampaikan di depan walinya, bukan di depan ceweknya " ucap Dewi
" Ya, Mas Woro kan juga bisa jadi Walimu wi . Dan bisa di anggap sah ! " sahut Woro
" Tak bisa, tak bisa. tak bisa ! Masih ada bapak, gak bisa di wakilkan donk " ucap Dewi
" Secara Dewi tu gak mau ya pacaran lagi yang akhirnya Dewi kembali tersakiti lagi.....huahuahua......" ucap Dewi berakting sedih
" Yang ngajak kamu pacaran tu siapa? " ucap Woro menyentil kening Dewi
" Aduhh....sakit mas " ucap Dewi mengusap keningnya sambil cengengesan
" Fadhil tu ngajak ta'aruf bukan pacaran ! " ucap Woro
" Yahhh sama aja...Dewi maunya nikah langsung aja, udah pernah tu jamuran jagain jodohnya orang hahaha...." ucap Dewi sambil tertawa
Meski bisa tertawa, namun jauh di lubuk hatinya Dewi tetap merasakan sakit. Sakitnya memang tak seperti saat awal hubungan itu di anggapnya telah berakhir namun tetap saja masih terasa menyayat.
" Memang kamu siap nikah Muda ?" tanya Woro
" Umur belum genap 18 tahun juga, nantangin nikah " ucap Woro
" Siap gak siap kalau sudah jodoh mau di apakan ? di tolak ? pamali katanya, nanti bisa jadi perawan tua ! hiiii takut....." ucap Dewi
" Dewi gak mau main perasaan lagi, nanti jatuhnya sakit banget.... " ucap Dewi
" Terus maunya gimana? " ucap Fadhil
" Mau langsung di halalin? " sambung Fadhil
" Biar nanti Aku ngomong sama bapak " Sambung Fadhil
" Jangan terburu buru mas, nanti takutnya mas Fadhil nyesel...mending lupain aja ! " ucap Dewi
Karena mendengar suara ramai di luar dan pintu belum tertutup membuat bapak memutuskan untuk memeriksa apa yang terjadi di luar
__ADS_1
" Loh Wi....kok masih di luar udah jam 10 lo " ucap Bapak
" Ya pak, Dewi habis beli mie ayam sama Ani. Pas pulang lihat mas Fadhil sendirian jadi Dewi ngobrol dulu ternyata lagi nungguin mas Woro buat kopi " ucap Dewi
" Ya udah, tidur sana ! Sudah ada Woro yang nemenin nak Fadhil " ucap Bapak
" Njih pak. Mas, Dewi masuk duluan ya " pamit Dewi pada keduanya
Tanpa menunggu lagi Dewi masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamarnya. Bapak juga pamit ke kamar untuk istirahat.
Sementara di teras, Fadhil dan Woro masih mau melanjutkan obrolan mereka.
" Memangnya Dewi pernah pacaran berapa kali ? " tanya Fadhil
" Sekali Pacaran tapi backstreet, biasalah anak ABG " jawab Woro
" Sama Bimo ? " ucap Fadhil
" Kamu tahu ? " tanya Woro kaget
" Memang kenal Bimo ? " ucap Woro
" Ya, dia adik tingkatku di tempatku kerja " ucap Fadhil
" Kadang nongkrong bareng juga sama teman teman " ucap Fadhil
" Ternyata dunia memang semakin sempit hahaha...." ucap Woro
" Bukan dunianya yang sempit, emang kamunya aja yang gak mau keluar ngukur betapa luasnya dunia hahaha....." ucap Fadhil
" Ada di zona nyaman ketika tak perlu mencari tahu apa yang seharusnya tak perlu di ketahui hahaha...." ucap Woro
" Ro, kamu beneran support aku kalau jadian sama Dewi ? " ucap Fadhil
" Pasti aku dukunglah, kita kan sohib ! " ucap Woro
" Dewi tu sepertinya hanya butuh waktu untuk melupakan dan menyembuhkan luka hatinya " ucap Woro
__ADS_1
" Ya, aku juga tahu itu " ucap Fadhil
" Satu lagi, dia masih ABG labil jadi tolong nitip Dewi ya " ucap Woro
" Jagain Dewi di sana " ucap Woro
" Insyaallah " ucap Fadhil
Fadhil melihat betapa sahabatnya itu menyayangi adiknya dan betapa terlukanya dia saat sang adik juga terluka.
Mereka melanjutkan obrolan ringan membagi pengalaman dan cerita seputar hidup mereka.
Hingga tak terasa waktu menunjukkan lewat tengah malam. Merekapun memutuskan untuk memejamkan mata di pembaringan.
.
.
Keesokan paginya, usai jamaah sholat subuh di masjid, 3 sahabat itu berniat untuk lari pagi seperti kebiasaan mereka saat kuliah dulu. Mereka berlari kecil memutari kampung yang masih asri dan indah. Tiba tiba di tengah jalan mereka mendapati seorang cewek yang sedang mendorong motornya.
Agus yang hobby deketin cewekpun memberi kode pada 2 sohibnya untuk sedikit menjauh darinya.
" Pagi Manis....Kenapa motornya, bisa kakak bantu ? " ucap Agus lirih
" Toolooonggg......! " teriak cewek itu sekencang kencangnya.
Waduuhhhh !!!!!!
...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......
...Dukung Author ya, cuman author pemula masih belajar dan masih banyak yang harus di perbaiki......
...kritik dan saran yang membangun akan author terima dengan senang hati teriring do'a Jazaakumullahu Khoiron khatsiro......
...Mohon dukungannya, Jangan lupa like, komen hadiah n Votenya juga...
...Terima kasih, semoga Manfaat !...
__ADS_1