OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Niat Ta'aruf


__ADS_3

" Assalamu'alaikum " ucap seseorang lirih sambil mengendap ngendap


" Wa'alaikumus salam " jawab Fadhil


" Eh, Mas Fadhil...kenapa masih belum istirahat? " ucap Dewi


" Hmmm....belum ngantuk " ucap Fadhil


" Kamu dari mana? " tanya Fadhil


" Beli mie Ayam bareng Ani sekalian melepas rindu mas " jawab Dewi sambil duduk di kursi depan Fadhil


" Tapi Maaf, Dewi gak bungkus mienya buat mas Fadil dan Kak Agus kirain tadi keluar juga sama mas Woro" ucap Dewi


" Iya gak papa " ucap Fadhil


" Kak Agus dan Mas Woro kemana mas? Mas kok sendirian ?" ucap Dewi


" Agus sudah tidur, Woro lagi buat kopi " jawab Fadhil


" Oh...." ucap Dewi singkat


" Hmmm...Lusa kamu siap ketemu Bunda kan Wi " ucap Fadhil memecah keheningan


" Insyaallah mas " jawab Dewi


" Aku ingin kamu menjadi lebih baik " ucap Fadhil


" Iya Mas, Dewi siap untuk berubah lebih baik Dewi hanya menunggu waktu yang tepat. Dewi benar benar tidak nyaman kerja di sana " ucap Dewi


" Alhamdulillah masih di beri kesempatan, andai waktu tak memberiku kesempatan lagi. Pasti aku akan menyesalinya " ucap Dewi


" Terima kasih banyak, mas sudah banyak membantu " ucap Dewi


" Kenapa ingin berubah? " ucap Fadhil

__ADS_1


" Aku ingin berubah karena aku sadar apa yang aku lakukan salah dan aku tak ingin Allah lebih dulu murka padaku sebelum aku berubah " ucap Dewi


" Alhamdulillah jika Niat berubah itu bukan karena seseorang " ucap Fadhil


Fadhil tersenyum hingga tak sengaja pandangan keduanya bertemu, Fadhil segera menundukkan pandangannya.


" Ya Allah, Jika dia jodohku dekatkanlah " guman Fadhil


Tak bisa Fadhil pungkiri saat pertama kali bertemu, Fadhil menaruh hati pada Dewi. Meski tak berharap bertemu lagi, namun nyatanya mereka di pertemukan kembali dan Fadhil melihat sosok Dewi yang baik, ramah dan tulus.


" Senin Dewi mau ke stand xxx cell dulu untuk pamitan ya mas, nanti habis dari sana Dewi ke tempat bunda. Mas Fadhil share lok aja " ucap Dewi


" Senin, aku temenin kamu" ucap Fadhil


" Gak usah , bukannya mas Fadhil masuk kerja? Nanti malah ngrepotin. Dewi insyaallah bisa sendiri " ucap Dewi


" Gak papa, Aku akan menyempatkan waktuku " ucap Fadhil


" Kalau mas memaksa dengan senang hati Dewi ucapkan terima kasih " ucap Dewi sambil tersenyum manis


Fadhil hanya menanggapi gurauan Dewi dengan tersenyum.


" Wi, aku ingin kita ta'arufan " ucap Fadhil


Deg


Perasaan Dewi bahagia, namun mengingat Fadhil yang taat agama dan begitu sempurna di matanya membuatnya tak pantas mendampinginya. Dewi diam tak mampu berucap


" Aku Serius Wi, aku ingin mengenalmu lebih dekat ! " ucap Fadhil


" Kita bisa tetap jadi teman mas, gak mesti ta'arufan kan " ucap Dewi


" Bukan sekedar teman wi " ucap Fadhil


" Tapi mas? Mas Fadhil bisa mendapatkan perempuan yang jauh lebih baik dari Dewi " ucap Dewi

__ADS_1


" Dewi tak sepadan dengan mas Fadhil yang lebih apapun di segi manapun. Dewi merasa tak pantas mas " ucap Dewi


" Biarkan Allah yang menilainya, semoga kita berjodoh " ucap Fadhil


Hening, tak ada obrolan lagi sekian detik, mereka menyelami perasaan mereka masing masing


" eheemmmm.....! " Woro berdehem di tengah pintu dengan membawa dua cangkir kopi di atas nampan


" Serius amat, sampai gak tahu kalau dari tadi aku berdiri di sini pada gak nyadar ! " ucap Woro santai sambil berjalan menaruh nampan di atas meja kemudian duduk di samping Fadhil


" Mas Woro dengar semuanya? " tanya Dewi


Woro mengangguk sambil mengambil kopi di meja


" Mas Fadhil tadi cuma bercanda mas, gak usah di masukkan hati ! iya kan mas Fadhil ? " ucap Dewi meminta bantuan Fadhil untuk berpura pura


" Ayo mas Fadhil, bilang sama mas Woro kalau tadi cuma bercanda " ucap Dewi menarik kemeja Fadhil


Bukannya menjawab, Fadhil malah senyum melihat pipi Dewi yang memerah


" Ishhh....malah senyum senyum ! " guman Dewi kesal


" Wi lepas ! bukan mahrom ! " ucap Woro menunjuk tangan Dewi yang menarik baju Fadhil


" Ish mas Woro, ini kan cuman baju gak sentuhan kulit ! " ucap Dewi kesal menghempaskan baju Fadhil yang di tariknya


" Wi, mas itu sudah kenal lama sama Fadhil kalau Fadhil ngajak kamu ta'arufan ya mas akan dukung itu ! " ucap Woro santai


What ????


Hai readers...


Dukungan buat Author mana nih...


like, comen, share, vote n hadiahnya di tunggu loh....

__ADS_1


__ADS_2