OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Cantiknya Baru


__ADS_3

Minggu depan adalah hari jadi Dewi dan Bimo masuk di tahun ke 6. Bimo yang sudah mendapat gaji PNS sejak 3 bulan lalu akan memberikan kado spesial untuk Dewi. Saat sedang mengantar Selly ke salon di dalam sebuah Mall, Bimo berinisaiatif membeli kado untuk Dewi dahulu dari pada menunggu Selly di salon.


" Beb, aku pergi bentar ya " ucap Bimo


" Mau kemana Bim?" tanya Selly


" Nyari angin bentar doang, kamu kan masih lama aku bosen kalau hanya diam nungguin kamu di sini " ucap Bimo sambil menggenggam erat tangan selly


Selly yang tak tega melihat Bimo akhirnya mengijinkan. karna memang cukup lama perawatan yang di lakukannya kali ini, masih butuh waktu dua jam lebih.


" Terima kasih, telepon aku saat kamu hampir selesai " ucap Bimo mengecup kening Selly


Bimo mencari stand perhiasan di dalam Mall terbesar di kota Surabaya itu. Dia memilih sebuah cincin emas dengan satu mata cincin yang sederhana tapi indah di lihat seperti kepribadian Dewi yang akan menerimanya.


Bimo meletakkannya di kotak cincin dan menyimpannya di dalam saku setelah membayarnya. Sengaja Bimo tak mau di bungkus dengan paper bag agar tidak ketahuan Selly. Saat keluar dari toko Bimo berpapasan dengan Agus dan Fadhil yang kebetulan mau makan siang.


" Hai Bim, sendirian aja? " sapa Agus


" Iya Gus, Dhil " Ucap Bimo menyalami ke duanya


Agus memperhatikan nama toko di depannya


" Nyari apa di dalem? kok g dapat apa apa?" tanya Agus yang kepo karna Bimo tak membawa apapun ditangannya


" Udah dapat, aku simpan " ucap Bimo


" Kalian mau nyari apa? kita Ngopi yuk, suntuk nih " ucap Bimo


" Ngopi aja mana kenyang " gerutu Agus


" Ya, boleh deh sambil makan ntar aku yang traktir " ucap Bimo


" Nah gitu donk, kami kesini tu mau ngisi perut bukan jalan jalan kayak orang pacaran hahaha..." ucap Agus


" Gak ada kata pacaran dalam kamus Agus. semua sudah di ganti dengan makan dan makan " goda Fadhil


"Hahaha....." mereka tertawa bersama


Agus memang hobby sekali makan, bahkan porsi makannya lebih banyak dari teman temannya itu membuat postur tubuhnya yang tinggi standar sedikit lebih berisi apalagi pipinya. lihatin bakpao aja kalau mau liat pipinya Agus mirip banget hahaha


Mereka bertiga menuju stand di dalam mall yang menyediakan makan. Mereka duduk dan memesan makan. Sambil menunggu pesanan datang mereka berbincang ringan


" Kamu bilang lagi suntuk, memang ada apa Bim?" ucap Agus


" Biasa masalah cewek " ucap Bimo


" Memang kenapa si Selly? " tanya Agus


" Bukan Selly " jawab Bimo


" Terus? Siapa lagi ceweknya kalau bukan Selly?" ucap Agus


" Bukan, ini cinta pertamaku di desa " ucap Bimo


Deg


Fadhil diam dan serius mendengarkan Bimo yang sedang cerita tentang ceweknya di kampung.


" Apa mungkin cewek yang di ceritakan Bimo adalah Dewi? " tanya Fadhil dalam hatinya


" Kenapa? " tanya Agus

__ADS_1


" Kami lost contac sejak kurang lebih 4 bulan lalu, awalnya aku memang sengaja menghindarinya karna Ayah menjodohkanku dengan Selly " ucap Bimo


" Namun seiring waktu aku malah tak bisa melupakannya karna mungkin dia cinta pertamaku dan hubungan kita sudah lama terjalin" ucap Bimo


" Jadi kamu punya dua cewek sekaligus?" tanya Agus tak percaya


Bimo mengangguk. Pelayan datang dengan mengantar pesanan mereka. Mereka kembali ngobrol sambil menikmati makanan yang terhidang


" Gak kepikiran buat ngasih satu ke aku atau gak ke Fadhil aja deh " ucap Agus menunjuk Fadhil


" Memang kamu kira apaan gus, barang? ini tu cewek yang punya perasaan " ucap Fadhil


" Kayak ngerti cewek aja Dhil, deketan ama cewek aja gak pernah gitu kok " ucap Agus


" Memang aku gak mau deket sama cewek sebelum halal, tapi bukan berarti aku gak tau perasaan cewek" ucap Fadhil


" Iya deh, Mas Uztad Fadhil " ucap Agus yang tau watak sahabatnya


" Kalau mau, pasti aku senang melihatnya bersamamu Dhil. Karna kamu tu cowok yang baik " ucap Bimo


Deg.


Entah kenapa perasaan Fadhil begitu terbawa suasana hingga jantungnya seperti berhenti berdetak sepersekian detik.


" Jangan bilang gitu Bim, ntar nyesel kalau liat cinta pertamamu jadi cewek halalnya Fadhil " ucap Agus bercanda


" hahaha....mana mungkin gus ! " ucap Bimo


" Mungkin saja, jodoh siapa yang tahu" ucap Agus


" Terus masalahnya apa Bim? kalian sudah putus kan? " tanya Agus


" Nah itu Gus, mungkin aku gak kan pernah putusin dia karna aku masih cinta sama dia gus " ucap Bimo


" Selly belum tahu dan tak akan ku beri tahu masalah ini, aku akan menikahi Selly setelah dia menikah " ucap Bimo


" Maksudmu biar terkesan dia menghianatimu begitu? " selidik Agus


" Biar Dia tak begitu terluka dengan berakhirnya hubungan ini, biar dia yang pergi dariku dengan sendirinya " ucap Bimo


" Justru ini bisa membuat dia lebih terluka Bim" ucap Fadhil


" Aku belum siap untuk kehilangan dia Dhil " ucap Bimo


" Tapi kamu gak bisa egois Bim, mengorbankan perasaannya " ucap Fadhil


" Benar Bim kata Fadhil, kamu harus memilih salah satu dan memutuskan salah satunya juga " ucap Agus


Tiba tiba dari belakang datang Selly yang mendengar perkataan Agus.


" Milih apa dan memutuskan apa! " tanya selly geram


" Eh ada Selly, makin cantik aja kamu Sel ? " ucap Agus mengalihkan topik


" Aku memang sudah cantik dari dulu gus " ucap selly sombong


" Masak sih? kamu habis nyalon ya Sel ?" tanya Agus


" iyalah dari salon " ucap Selly


" pantesan cantiknya baru hahaha " ucap Agus dalam hati

__ADS_1


" Oh, jadi Bimo lagi nganterin kamu ke salon terus di tinggalkan di sana ceritanya? hahaha " ucap Agus menebak situasi


" Kenapa gak telpon aku beb ? " ucap Bimo


" Udah ku telepon berpuluh kali gak di angkat " ucap Selly sebal


Bimo mengambil ponsel di sakunya dan mengeluarkannya dan benar saja panggilan tak terjawab dari Selly sudah 23 kali. Ponsel Bimo dalam mode hening dan lupa di ganti mode


" Sorry beb, mode heningnya lupa belum aku alihkan " ucap Bimo menunjukkan layar ponselnya pada Selly


" Terus kamu kok bisa tahu Bimo di sini?" tanya Agus


" Tahulah, aku sudah pasang GPS di ponselnya " bisik Selly di telinga Agus lirih


" Hahaha....kamu hebat Sel " ucap Agus sambil tertawa lepas


" Selly gitu loh " uvap Selly


" Kamu makan dulu apa langsung pulang Beb?" ucap Bimo


" Makan dulu ya, Aku laper " jawab Selly


" Mau makan di sini aja atau di tempat lain?" tanya Bimo


" Di sini aja deh, sekalian " ucap Selly


" Tolong pesankan makanan ya, aku mau ke toilet dulu " ucap Selly meninggalkan ke tiganya


Bimo mengangguk, kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan buat Selly


" Apa kalian mau nambah makan atau minum lagi? " tanya Bimo


" Agus tu paling mau nambah, aku gak usah! aku mau ke toilet dulu " ucap Fadhil


Fadhil pamit menuju toilet dan berjalan menuju toilet pria. namun saat sudah di depan toilet Fadhil tak sengaja melihat seseorang yang di kenalnya.


Fadhil berlari menuju ke arah orang yang di kenalnya, namun setelah sampai dia tak menjumpai orang tersebut.


" Astaghfirullah, ada apa denganku? kenapa hingga tampak seolah dia sedang di sini " guman Fadhil dalam hati


Fadhil kembali berjalan ke arah toilet, ada Selly yang tampak keluar dari arah toilet menyapanya


" Hai Dhil, mau ke toilet juga?" ucap Selly


" hmmm...iya Sell, permisi " ucap Fadhil


Fadhil berjalan ke sisi kiri Selly namun Selly menghadang Fadhil. Fadhil berjalan menuju sisi kanan Selly namun Selly kembali menghadangnya. Fadhil mencoba mengangkat wajahnya melihat Selly mencoba menanyakan maksud tindakan Selly


" Dhil, apa kamu gak suka sama aku? aku akan ninggalin Bimo jika kamu mau denganku? " ucap Selly


Fadhil menggeleng pertanda tak mau dan tak percaya Selly akan menghianati Bimo begitu cepatnya


" Aku akan lakuin apa yang kamu mau Dhil, asal kamu mau sama aku " ucap Selly


" Maaf Sell, aku mau ke toilet " ucap Fadhil sopan


" Dhil, tak adakah sedikitpun rasa ketertarikanmu padaku?" tanya Selly


" Maaf Sell, kamu bukan tipeku " ucap Fadhil tegas


Fadhil kemudian bergegas ke dalam toilet untuk menuntaskan hajatnya. Selly terdiam di tempat sambil menundukkan kepalanya penuh dendam

__ADS_1


" Gue ingin lihat tipe cewek seperti apa yang loe inginkan Dhil, dan gue pastiin cewek itu tak lebih cantik dari gue " ucap Selly penuh dendam


__ADS_2