OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Jangan lepas lagi hijabmu !


__ADS_3

" Iya mas, Namun Dewi harus sadar diri dong dan mundur hati hati karena gak mau sakit hati karena pasti bakalan di...to.... lak ! hahahaha....." ucap Dewi santai


" Kalau menurutku kalian cocok lo Wi ! " ucap Agus


" Cocok dari mana kak?" ucap Dewi


" Kalau aku bilang, aku suka kamu. kamu gimana ? " tanya Fadhil


" Hahaha....aku gak bakalan percaya Mas hahaha....." ucap Dewi sambil tertawa tanpa menatap Fadhil yang terlihat kecewa dengan jawaban Dewi


" hmmm...padahal aku tidak bisa bercanda dengan perasaanku Wi ! " guman Fadhil


Tiba tiba terdengar Adzan Dhuhur di ponsel Fadhil


" Jama'ah dhuhur dulu di masjid depan Gus " ucap Fadhil


" Siiap ! " jawab Agus


Mereka masuk ke masjid untuk menjakankan sholat dhuhur terlebih dahulu. Setengah jam berlalu mereka sudah berada kembali di dalam mobil meneruskan perjalanan mereka.


Sekarang gantian Fadhil duduk di kursi kemudi, sedang Agus duduk di sebelahnya. Dewi masih duduk di kursi belakang sendirian sambil memainkan ponselnya.


" Kamu kenapa gak kuliah Wi ? " tanya Agus


" Mau jawaban pendek atau panjang ? " tanya Dewi


" Kalau Pendek? " tanya Agus


" Gak Niat ! " jawab Dewi

__ADS_1


" Kalau panjang ? " tanya Agus


" Dewi sebenarnya juga pengen kuliah kak, cuman Dewi kasihan kalau membebani orang tua secara keluarga Dewi keluarga sederhana " ucap Dewi


" Kuliah sambil kerja ? " ucap Agus


" Waktunya yang melelahkan, Dewi tak yakin kuat menjalaninya karena badan Dewi juga butuh istirahat pastinya " ucap Dewi


" Iya juga sih, kerjanya pagi sampai sore bisanya juga kuliah malam ! " ucap Agus


" Iya Kak, Dewi gak ingin kuliah malam takut tergoda bisik rayu setan ! " ucap Dewi


" hahaha....masak ada Setan di jaman seperti ini wi, kamu ada ada aja ! " ucap Agus


" Jangan salah dulu kak, setan wujud manusia kan banyak sekarang. apalagi malam malam hihihi....." ucap Dewi


Dewi mengikuti arah pandang Fadhil


" hahaha....Mas Fadhil bener ! kalau ini setan Multimedia " ucap Dewi sambil mengangkat ponselnya


" Wuish.....Ponselnya Keren deh, keluaran terbaru pasti mahal tu " ucap Agus yang melihat ponsel Dewi


" Hadiah dari pelanggan kak " ucap Dewi


" Kok bisa ? " tanya Agus


" Ya, Pelanggan sultan jadi borong ponsel jumlahnya puluhan. pas transaksi Dewi yang layanin" ucap Dewi


" terus ? " tanya Agus penasaran

__ADS_1


" Ya gak tahu, saat pulang di kasih ini sama si bosh, katanya titipan si sultan " ucap Dewi


" Rezeki nomplok tu " ucap Agus


" Ya anggap aja rezeki diterima dengan senang hati karena gak baik kan nolak rezeki hahaha....." ucap Dewi


" Kamu kenal sama orangnya ? " tanya Agus


" Sebelumnya gak kenal, tapi setelah nganter pesenan ke alamat rumahnya jadi kenal " ucap Dewi


" Eh Wi, kenapa saat kerja kamu gak berhijab? Padahal kalau berhijab kamu terlihat makin cantik lo Wi ! ya kan Dhil ? " Ucap Agus


Fadhil melirik Agus dan Dewi bergantian.


" Sebenarnya Dewi juga gak srek kak kerja di sana karna peraturan di sana yang gak memperbolehkan karyawannya untuk memakai hijab " ucap Dewi


" Kenapa tetap kerja di sana? " tanya Fadhil


" Mau gimana lagi, Dewi butuh kerjaan secepatnya waktu itu" ucap Dewi


" Kenapa gak pindah aja ? " ucap Agus


" Masih usaha nyari kak, dari awal udah usaha nyari kerjaan lain tapi belum dapat juga " ucap Dewi


" Kalau ada kerjaan yang pas buat kamu, apa kamu mau ? " tanya Agus


" Mau kak, asal Dewi bisa pakai hijab lagi " ucap Dewi semangat


" Secepatnya pamit sama boshmu, besok senin kerja di tempat baru. Jangan lepaskan lagi hijabmu ! " ucap Fadhil

__ADS_1


__ADS_2