
Di halaman parkir Masjid Akbar, Dewi di dalam mobil sedang menunggu Agus dan Fadhil yang mengikuti sholat isya' berjamaah. Jendela Mobil yang hanya di turunkan sedikit membuat samar jika ada orang yang berada di dalam mobil.
Selly dengan pakaian serba mininya berada di samping mobil Fadhil. Dewi melihat ke luar mobil terlihat ada sesosok wajah yang di kenalnya.
" Bukannya itu cewek kemarin ???" guman Dewi
Dewi mematikan layar ponselnya agar tak terlihat dari luar mobil
" Ishh...gerah banget, mobil jelek ya gini.AC nya mati kalau mobilnya berhenti. Sial !!! " gerutu Selly sambil mengibas ngibaskan baju atasnya.
" Bimo juga lama banget, ngapain coba pakai sholat di sini. Imam bacaannya panjang lagi " gerutu Selly lagi
Tak lama kemudian, Bimo datang menghampiri Selly.
" Kenapa lama banget sih " ucap Selly kesal
" Ya kan sholatnya jamaah beb, harus ngikutin imam donk " jawab Bimo sambil mencium Selly
" Ternyata semudah itu kau lupakan kenangan kita. Okey ! Akan aku buktikan aku bisa tanpamu " guman Dewi
" Kamu juga ngapain sholat di sini mending sholat sendiri lebih cepat " ucap Selly
" Udah yuuk kita cari makan " ucap Bimo
" Makan di tempat kemarin ya " ucap Selly bergelayut manja sambil mencium pipi Bimo
" Iya, yuk ! " ucap Bimo
Bimo membuka pintu mobil untuk selly dan menutupnya setelah Selly masuk ke dalam mobil
" Bimo ! " panggil Agus yang berjalan hendak masuk ke mobil
" Eh, Gus " sapa Bimo
Mereka berjabat tangan, Selly menurunkan kaca mobilnya
" Hai Sell, kalian mau kemana? " tanya Agus
" Ya ngedate lah ! " ucap Selly
" Ya tahu Sell, kalau berduaan itu Ngedate ! kalau sendirian namanya ngetap di WC hahaha...." ucap Agus
" Mau nyari makan Gus, mau ikut gabung ? " ucap Bimo
" Gue pikir mau nungguin Selly nyalon ! " ucap Agus
" Ishhh...ngapain sih bim ngajakin Agus ! Ganggu tau ! " ucap Selly
" Tenang Sell, gua juga gak bakal mau ikut kalian kok " ucap Agus
" Gua juga sudah ada janji makan malam. sana loe duluan aja...bye ! " ucap Agus
" Okey " jawab Bimo
Bimo berputar mengitari mobilnya kemudian masuk dan duduk di kursi kemudi. Selly masih membuka kaca mobilnya saat melihat Agus membuka pintu mobil mewah di sampingnya.
__ADS_1
" Eh...gak salah masuk mobil tu ! " ucap Selly
Agus membuka mobil di sampingnya, mobil mewah milik Fadhil yang jarang di pakai. Membuka kaca jendelanya dan melihat Selly yang masih terkejut melihat Agus masuk mobil mewah di sisinya. Agus membunyikan klakson dan menyapa Selly
" Sorry gua duluan ya " ucap Agus
" Belagu loe, paling juga mobil rental " ucap Selly
" Apa bener yang nyetir si Agus? " tanya Bimo
" iya Bim, si Agus yang nyetir " jawab Selly
" Mobil mewah siapa? " tanya Bimo
" Apa mungkin mobil pria di sampingnya tadi " ucap Selly
" Bisa jadi " ucap Bimo
" Tapi kayaknya aku pernah lihat pria tadi, agak gak jelas sih karena gelap tapi aku yakin tadi itu....???? Fadhil ! Ya Fadhil ! " ucap Bimo
" Mobil Fadhil bukan yang itu beb, aku penah naik mobilnya saat barengan balik ke sini " ucap Bimo
" Mobil baru mungkin? " ucap Selly
" Setahuku Fadhil itu sederhana, mana mungkin bisa beli mobil semewah itu. Kemarin juga aku masih lihat dia ke kantor pakai mobilnya " ucap Bimo
" iya juga sih,, " jawab Selly
" Kamu kapan ganti mobilnya? Kemarin juga kenapa beli yang seperti ini sih !!?" ucap Selly
" Ya karena uangku cukupnya beli yang ini. Ini aja masih harus ngangsur 5 x lagi " ucap Bimo
" Ya udah besok mobilnya aku bawa ke kampung saja kalau gitu " ucap Bimo
" Terserah ! Pokoknya aku gak mau lagi naik mobil ini. Gerah ! " ucap Selly
.
.
Fadhil, Agus dan Dewi tiba di sebuah cafe sederhana. Fadhil sengaja memilih cafe ini karena selain tempatnya bagus juga nyaman untuk nongkrong anak anak muda.
" Sejak kapan kamu tahu cafe romantis tempat nongkrong kawula muda Dhil ? " tanya Agus
" Sejak dulu " ucap Fadhil tersenyum
" Kenapa gak pernah bilang, tahu gini kita bakalan sering ke sini. tempatnya nyaman dan juga luas. Meski terbuka privasi terjaga . " ucap Agus
Mereka duduk di sebuah gazebo bambu yang asri. Terdapat kolam ikan dan suara gemercik air mancur di sampingnya
" Saat siang mungkin terasa lebih asri dan sejuk ya " ucap Agus yang masih kagum akan cafe itu
" Besok siang ke sini lagi aja kalau mau tahu " ucap Fadhil
" Pasti ! kamu yang bayar kan ? " ucap Agus
__ADS_1
Fadhil hanya tersenyum mendengarnya
" Kamu mau pesan apa? " ucap Fadhil
Dewi terlihat sibuk membuka buku menu dan membaca menunya
" Apa masih mau makan ayam geprek level 5 lagi ? " tanya Fadhil
" Hahaha...enggak mas, Dewi mau makan salad buah saja " jawab Dewi
" Kayaknya enak " tambah Dewi
" Apa gak mau makan nasi ? " tanya Fadhil
" Nasi uduknya enak lo " ucap Fadhil
" Emang kamu pernah cobain Dhil ? " tanya Agus
" Mau coba? " tanya Fadhil
" Boleh, aku ingin cobain juga pisang terbangnya " ucap Agus
" Pisang terbang ? " ucap Dewi
" Iya, katanya sih menu andalan di sini Wi " ucap Agus
" penasaran juga deh kayaknya, mau deh pisang terbangnya. Nasinya g usah, perutnya gak tawar nasi uduk " ucap Dewi
Usai memesan makanan, mereka menunggu sambil ngobrol ringan.
" Emang masih adat ya di kampungmu, kalau nglangkahin kakak nikah harus bayar denda dulu " ucap Agus
" Gak sih, hanya seru seruan aja sama mas Woro waktu itu hahaha " ucap Dewi
" Memang pernikahan seperti apa yang kamu impikan ? " tanya Fadhil
" Yang mewah lah Dhil, secara jadi putri sehari seumur hidup Dhil harus mewah donk ! Bukan begitu Wi ? " ucap Agus
" Kalau Dewi suka yang sederhana tapi terkesan Mas " Ucap Dewi
" Yah, Gak seru Wi...buat pesta mewahlah wi undang orang sekampung kek undang group dangdut juga biar ramai Wi " ucap Agus
" Buat apa kak? Ngabisin uang aja mending uangnya buat yang lain. Lagian kalau di buat hajatan mewah kasihan tetangga Dewi kepikiran uang buat amplopnya. Mending buat syukuran yang makanan makanannya di antar ke rumah tetangga. Pasti deh para tetangga pada seneng dan dengan senang hati mendoakan " ucap Dewi
" Ya juga sih, duduk manis di rumah di kirimi makanan enak...dengan senang hati banget pasti doainnya " ucap Agus
" hahaha....pastinya ! Dari pada datang ke kondangan mikir mau pakai baju apa ? amplopnya berapa ? make upnya 3 jam, di acara paling lama cuma satu jam hanya cari makan. males banget " ucap Dewi
" hahaha....kamu ternyata tipe males ribet ya gue kira malah ribet banget " ucap Agus
" Memangnya kamu gak mau punya Foto kenang kenangan? " tanya Fadhil
" Foto gak harus mewah kan? Yang utama itu sakral sah berkah terkesan " ucap Dewi
" Moment yang terkesan lebih indah jika di jadikan kenangan " ucap Dewi
__ADS_1
" Makan dulu makan dulu ! merencanakan masa depan juga butuh tenaga lohhh...." ucap Agus saat pesanan mereka tiba
" Cinta bukanlah tentang bertahan berapa lama tetapi tentang seberapa jelas dan ke arah mana. Pantang bilang i love you sebelum Qobiltu "