OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Paket dari Arab


__ADS_3

" Paket ! " teriak seseorang dari luar


" ? " guman Dewi


" Kamu pesen online wi ? " tanya Woro yang tau Dewi juga belanja online


" Enggak mas " jawab Dewi


Woro melangkah ke luar rumah menghampiri kurir pengantar paket


" Paket untuk mbak Dewi " ucap mas kurir ramah


" Dari mana mas? " tanya Woro


" Gak tahu mas " jawab mas Kurir


" Kalau di lihat dari alamat pengirimnya sih dari Arab mas. cuman gak di kasih nama pengirimnya " ucap mas Kurir


" Tanda tangan di sini mas " ucap Mas kurir menyerahkan sebuah kertas dan pulpen


" Terima kasih mas " ucap Woro


Mas Kurir tersenyum dan meninggalkan rumah Dewi. Woro masuk ke dalam rumah dan memberikan paket pada sang adik


" Ni, paket buat kamu wi " ucap Woro menyodorkan bungkusan paket pada adiknya


" buat Dewi mas?" tanya Dewi sambil menerima paketnya


Woro mengangguk dan kembali duduk di kursi yang tadi dia duduki


" Dari mana mas? Dewi gak lagi pesan apa apa!" ucap Dewi mencoba mencari Alamat di kertas yang di tempel dari pihak expedisi


" Dari Arab ! " ucap Woro


" Kok gak ada nama pengirimnya, alamat penerima sih bener tapi dari siapa ya mas? " ucap Dewi penuh tanda tanya


" Buka aja, siapa tahu ada petunjuk di dalamnya " saran Woro


" Kalau Bom gimana mas?" tanya Dewi


" Ya biar meledak ! Booom ! hahaha " ucap Woro meninggikan suaranya di kata Bom


" Mas ! ngangetin Dewi aja " ucap Dewi membanting bungkusan paketnya saat Woro mengucapkan kata bom dengan suara tinggi seperti suara ledakan


" Lagian kamu wi, mana bisa paket bom di kirim lewat expedisi, antar negara lagi, pasti pihak expedisi punya alat untuk mendeteksi bahan bahan terlarang. Kamu kira pihak expedisi gak ngecek apa? " ucap Woro


" Iya juga ya mas, Dewi baru mikir hahaha " ucap Dewi


" Terus gimana nih mas?" tanya Dewi


" Ya di buka dulu wi, siapa tahu ada petunjuknya " ucap Woro


Dewi mengangguk dan menggambil bungkusan paket yang tadi di lemparnya. Dewi mencari gunting yang biasa dia simpan di laci meja TV untuk membukanya.


" Guntingnya kok g ada ya, mas tahu gak?" ucap Dewi


" Ada di meja kamar mas " ucap Woro


" Kebiasaan deh, ngambil sesuatu gak mau balikin ketempatnya ! " omel Dewi sambil berjalan menuju kamar Woro


" Mas, Hp nya nyala ni ! " ucap Dewi dari dalam kamar Woro yang hendak mengambil gunting di samping Ponsel


" Bawa sini sekalian wi " teriak Woro


Dewi mengambil gunting dan Ponsel Woro di atas meja di samping temat tidur Woro. Kemudian kembali lagi ke ruang TV


" Ni " ucap Dewi menyodorkan Ponsel pada Woro


Dewi membuka bungkusan paket dengan hati hati. setelah dengan susah payah Dewi menemukan Sebuah Sajadah dan sebuah tasbih yang berwarna coklat senada.


Dewi menemukan sebuah kertas putih dengan tulisan di dalamnya.


...Assalamu'alaikum Dewiku yang cantik...


...Positif ! Dinadiku terdeteksi rindu atas namamu....


...Aku tak akan pernah melupakanmu, dan jangan lupakan kata perpisahan kita saat itu....


...'Aku akan kembali untuk meminangmu'....


...Ku sebut namamu dalam setiap do'aku. Sujudmu di nanti, Dzikirmu di rindu,...


...ku titipkan rindu di atas...

__ADS_1


...sajadah dan tasbihmu....


...Jangan berhenti tersenyum Cantik...


...Salam...


...Riyo...


Deg


Hati Dewi bergetar, Dewi memang kagum dengan sosok Riyo yang Dewasa, Mandiri dan selalu Ceria namun tak pernah terpikirkan olehnya Riyo menyatakan perasaannya saat akan pergi ke Arab beberapa bulan yang lalu. Riyo juga ingat pesan Dewi untuk mengirimnya sajadah dan tasbih itu.


Namun hati Dewi tak menganggap ini serius menganggapnya bualan belaka karena sikap Riyo yang jago ngegombal. isi pesannyapun saat ini di anggap Dewi sebagai gombalan belaka. Dewi tak mau serius memikirkannya.


" Ingat juga mas Riyo ngirimin aku sajadah sama tasbih " ucap Dewi


" Dari siapa wi? " tanya Woro


" Mas Riyo" jawab Dewi


" Riyo " ucap Woro


Tak berapa lama ponsel Woro berbunyi tanda ada panggilan masuk dan saat mengambil ponsel di atas meja dan melihat layar. Ada nama Riyo yang sedang melakukan Vidio Call.


Woro menggeser layar ke atas dan terhubunglah dengan Riyo yang terlihat sedang berada di dalam sebuah kamar.


"Assalamu'alaikum Ro...


Bagaimana kabarmu?"


^^^" Wa'alaikum salam Yo^^^


^^^kabar baik, kamu sendiri gimana? "^^^


"Seperti yang kau lihat, tampak lebih berisi


hahaha....kamu dirumah aja Ro? gak jalan ke luar? "


Woro mengamati Riyo semakin tambah berisi dan gemuk padahal baru beberapa bulan di sana namun berat badannya terlihat dua kali lipat dari pada awal berangkat


^^^" Loe kerja apa makan disana?"^^^


^^^"Aku lagi di rumah.^^^


Riyo yang mendengar paket nyasar seketika mengingat paket yang beberapa hari lalu dia kirimkan pada Dewi


"Paket nyasar? "


^^^" Jangan pura pura lagi deh lo Ro^^^


^^^ngirim hadiah buat si Dewi aja buat gue mana?^^^


^^^lupa lo sama gue hah? "^^^


" Gak mungkin gue lupain lo Ro, loe itu sahabat gue


ini juga lagi vidio call sama lo, masak iya gue lupa sama lo


masalah hadiah tu, si Dewi sempat pesen sajadah dan tasbih saat gue mau berangkat


kebetulan gue inget kemarin terus gue kirim "


^^^" Buat gue mana? "^^^


" Gue baru mau nanya sama lo, mau gue kirim hadiah apa dari sini? "


^^^" Kirim mentahnya aja deh ntar biar gue beli sendiri^^^


^^^hahaha ..."^^^


" Mas, boleh nebeng gak? mau ucapin ma kasih sama mas Riyo " ucap Dewi


" Ro, tolong bantuin ibu bentar pompanya macet ni " teriak ibu dari dapur


Woro menyerahkan ponselnya yang masih tersambung pada Riyo


^^^" Yo, bentar ya gue di panggil ibu. ni Dewi mau ngomong sama lo "^^^


"Ya "


^^^" Mas, ma kasih ya mas ingat ngirimi sajadah sama tasbih buat Dewi, tinggal siapin hati dewi buat niat tobatnya^^^


^^^hahaha...."^^^

__ADS_1


" Iya sama sama, jangankan pesanmu


Wajahmu saja selalu ada dalam ingatanku "


^^^" prettt....mulai gombalnya "^^^


"hahaha, kamu selalu gak mempan wi


tapi aku serius lo wi tentang rinduku padamu "


Dewi meneliti layar dengan tajam di mana dia melihat Riyo tampak berbeda saat terakhir bertemu. meskipun Dewi punya ponsel Riyo tak pernah menghubunginya. Dewi juga tak punya nomer ponsel Riyo. Jadi ini pertama kalinya Dewi melihat Riyo setelah perpisahan itu.


^^^" Rindu itu berat mas, dewi lihat mas makin subur pasti tu 11 12 beratnya sama rindu^^^


^^^hahaha...."^^^


" Ngledek mas ni ceritanya? "


^^^" Gak ! emang nyatanya begitu, lihat aja tuh perut^^^


^^^hahaha...."^^^


Dewi menunjuk perut Riyo dan tertawa terbahak bahak karenanya. Riyo melihat ke arah perutnya dan dia menyadari perubahan yang drastis dalam tubuhnya.


" Subur Makmur, Subur tandanya Tentram dan Bahagian hatinya "


^^^" Jangan jangan kerjaan mas hanya makan makan di sana hahaha...."^^^


" Ya gak lah wi, Kerjaan mas itu memasukkan data nasabah baru yang mau membuka rekening


jadi tiap hari kerjanya hanya duduk manis di depan komputer


gak banyak gerak jadi mungkin itu yang membuat mas jadi subur kayak gini hahaha...."


Riyo menatap layar ponselnya tanpa henti, dia merindukan sosok yang sedang berada di layarnya saat ini. beberapa kali dia menangkap gambar lawan bicaranya itu.


" Wi, I LoveYou, I Miss You "


" Kamu cantik wi, mas kangen sama kamu "


Tiba tiba layar ponsel berpindah pada wajah Woro. Riyo seketika kaget dan berharap Woro tak mendengar ucapannya barusan.


^^^" Yo, lo serius naksir adik gue? "^^^


" Maksudmu apa Ro? "


^^^" lKalau lo serius sama adik gue,^^^


^^^lo nikahin dia ! "^^^


^^^"Gue gak mau terjadi apa apa^^^


^^^sama adik gue^^^


^^^cukup sakit hati yang dia rasakan saat ini "^^^


" Gue serius cinta sama adik loe Ro


Tapi gue gak bisa buktiin


keseriusan gue saat ini


karena gue terikat kontrak kerja di sini "


^^^" Okey, jadi mulai sekarang jangan memberikan harapan palsu^^^


^^^sama adik gue lagi.^^^


^^^Lupain Dewi, kalau saat kamu pulang nanti Dewi masih sendiri^^^


^^^segera buktikan keseriusanmu.^^^


^^^Jika Dewi sudah ada yang memiliki^^^


^^^ikhlaskan dia karna aku gak mau persahabatan kita hancur karena ini nantinya "^^^


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih pemula masih terus belajar...


...jangan lupa like, komen, Vote, dan juga hadiahnya...


...terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2