OTW Melupakanmu

OTW Melupakanmu
Weekend bersama Teman


__ADS_3

" Kak Deo, maaf hari ini Sisil gak bisa main sama kakak " ucap Sisil di panggilan Vidionya


Dewi melihat wajah Sisil sedang manyun di atas tempat tidurnya


" Kenapa mukanya jadi gitu ??? " tanya Dewi


" Sisil ingat gak kalau senyum itu ibadah ? Meskipun hati kita sedang sedih kita harus tetap tersenyum di hadapan orang " ucap Dewi


" ingat kak !! Sisil gak sedih tapi sebal karna besok gak bisa main sama kakak !! " ucap Sisil


" Memangnya Sisil mau kemana? " tanya Dewi


" Mami ngajakin Sisil ke rumah nenek, nenek lagi sakit " ucap Sisil


" Sayang, menjenguk orang sakit itu kewajiban lo apalagi nenek kita. Beliau keluarga kita, saat kita sakit kita akan butuh dukungan dan do'a dari keluarga terdekat yang kita sayangi. Seperti halnya nenek Sisil pasti beliau merindukan cucunya yang cantik ini " ucap Dewi


" Iya sih kak.....Sisil sebenarnya juga kangen sama nenek tapi kalau perginya sama mami Sisil malas kak !!! " ucap Sisil merubah mimik mukannya dari sedih ke sebal


" Sayang, gak boleh gitu ?!!" ucap Dewi lembut


" Mami itu orang yang melahirkan kamu, derajatnya lebih mulia di banding siapapun jadi Sisil harus hormat dan sopan sama mami ya" ucap Dewi


" Tapi kak !!?? Mami itu gak baik, mami jahat !!! " ucap Sisil


" Sayang, seburuk buruknya mami beliau tetap orang tua Sisil. Semua orang tua pasti sayang sama anaknya " ucap Dewi


" Kalau mami sayang Sisil kenapa mami ninggalin Sisil kak !!?? " ucap Sisil


" Mami mungkin punya alasan sendiri sayang, Mami Sisil pasti sayang sama Sisil, buktinya Sisil gak pernah kan di cubit atau di sakiti sama mami selama ini ??!" ucap Dewi


Terlihat Sisil menggeleng dan sedang mencerna kata kata Dewi


" Sisil harus gimana kak? " ucap Sisil kemudian


" Jangan sedih, pergilah bersama mami menjenguk nenek. Besok lagi kan bisa maen sama kakak" ucap Dewi


" Baiklah kak " ucap Sisil tersenyum tipis


" Salam buat mami dan nenek ya, semoga nenek lekas sehat kembali " ucap Dewi

__ADS_1


" Siap kak " ucap Sisil bersemangat mengangkat tangannya hormat


" Sisil mandi dulu gi, bauuu acem ?!!! " ucap Dewi sambil menutup hidungnya


" masak sih ??! " ucap Sisil mencoba mencium ketiaknya bergantian


" tu kan bauu ! Mandi gi, jangan lupa gosok gigi ya" ucap Dewi


" Okey kak, Sisil mandi dulu ya.


Assalamu'alaikum " ucap Sisil mengakhiri panggilan vidionya


" Wa'alaikumus salam sayang " ucap Dewi


.


.


Dewi memutuskan untuk ikut pergi bersama dengan teman satu teamnya yang kemarin akan menghabiskan weekend ke salon kencantikan terlengkap di sebuah mall. Pelayanan dari ujung rambut sampai ujung kaki tersedia di salon yang mereka kunjungi saat ini. Dewi memilih pijat refleksi bersama Nia sang fotografer.


Dewi yang sedang di pijat oleh karyawan spa berbincang dengan Nia yang juga sedang menikmati pijatan dari karyawan spa lainnya di samping Dewi


" Waah, jadi begini ya ternyata enaknya menikmati hasil keringat kita hahaha...." ucap Dewi


" Mbak Nia sering ke sini sama teman teman ? " tanya Dewi


" Gak sering juga sih tapi lumayan lah kalau lagi capek gini nanti badan jadi segar lagi " ucap Nia


" Kalau anak anak lebih suka facial kayaknya, ngilangin komedo atau jerawat di muka mereka. jerawat cintanya katanya padahal jomblo hahaha...." ucap Nia


" Kalau aku lebih milih di pijit kayak gini aja deh, lebih enak, bisa bisa ni nanti ketiduran saking menikmati pijitan dari mbaknya " ucap Dewi


" Pasti sekolah mijitnya mahal ya mbak? secara enak banget mijitnya. pas dan tepat di otot ototnya " tanya Dewi pada karyawan yang memijitnya


" Enggak Mbak, kita cuman di training beberapa bulan aja habis itu langsung di pekerjakan di salon yang membutuhkan tenaga kami " jawab karyawan spa


" Kayaknya Dewi bakal ketagihan ke sini lagi deh " ucap Dewi


" Hahaha....emang kamu belum pernah Wi di pijit kayak gini ? " tanya Nia

__ADS_1


" Belum mbak, pernahnya kalau lagi sakit di kampung di pijit pakai minyak nyong nyong sama dukun pijitnya, ya meskipun aromanya mengganggu tapi cukup membuat badan kembali sehat usai di pijat hahaha....." ucap Dewi


" No problem, besok balik sini lagi aja secara model terkenal pasti akan lebih lelah menghadapi dunia penggemar " ucap Nia


" Bisa bisa nih ya,,, besok minta di pijitin jari tangannya aja karena pegal di mintai tanda tangan sama penggemar hahaha...." ucap Nia


" Hahaha....mbak Nia bisa aja " ucap Dewi


Mereka menikmati pijitan sambil mengobrol dan bercanda. Hingga dua jam terasa begitu cepat berlalu. Merekapun mencari tempat makan untuk mengisi perut mereka.


Mereka tiba di tempat makan dan memesan makan untuk mengisi perut mereka. Saat sedang menunggu makanan datang, seorang cewek seksi tampak berjalan mendekat ke arah meja di samping meja di mana mereka duduk. Cewek dengan busana kurang bahan itu duduk mengangkat kaki kanannya di atas kaki kirinya.


" Astaghfirullah, gak ada malu malunya dia " ucap Nia


" Udah putus urat malunya kali " ucap Yuni


" Ya memang sih cantik tapi kayaknya polesan semua tu cantiknya malah terlihat bikin ennnekkk pengen muntah.... " ucap Ria


" Aku geli lihatnya hiiii...." ucap Nia


" Amit amit jabang bayi " ucap Yuni


" Seperti cewek yang waktu itu beli tissu expired di lampu merah " guman Dewi


" Kamu kok diem Wi dari tadi ? Kayak berpikir sesuatu ??! Kamu kenal sama cewek minim akhlak itu ? " tanya Nia


" Cuma pernah ketemu beberapa kali sebelumnya tapi gak kenal sih cuma kebetulan aja " ucap Dewi


" Aku gak ngerti jalan pikiran cewek itu, tanpa tahu malunya berpakain mini seperti itu...Merusak nama baik kaum kita saja ?!!! " ucap Yuni


" Kita doakan aja semoga segera mendapat hidayah " ucap Dewi


" Giliran di lecehkan laki laki bilangnya semua laki laki jahat !! Padahal mereka yang mengumpannya lebih dulu.." ucap


Pelayan membawa nampan mengantarkan pesanan mereka.


" Udah yuk, gak usah urusi dosa orang lain mari kita sama sama urusi perut yang sejak tadi berdemo ini !!" ucap Dewi menepuk perutnya


Mereka semua mengangguk tak menghiraukan cewek itu lagi. Mereka menyantap makanan yang sudah tersaji di meja, tak butuh waktu lama makanan di piring mereka semua sudah tak tersisa.

__ADS_1


Saat mereka sudah berdiri dan siap berjalan untuk pergi meninggalkan meja tempat makan, seseorang yang berjalan tanpa melihat sekitar karena sibuk dengan ponselnya terkejut saat menabrak seseorang yang di kenalnya


" Dewi !!! "


__ADS_2