
Perang sebuah keadaan dimana kata orang hal tersebut akan melahirkan kedamaian, tetapi nyatanya yang di dapat dari adanya perang adalah kesengsaraan, kemiskinan, kehilangan orang tersayang, dan selama itu pula banyak yang tidak bisa menghabiskan waktunya untuk bersantai dan menikmati malam dengan keluarga nya.
selama lebih dari 500 tahun perang kekaisaran terbesar di benua bulan utara telah melahirkan banyak anak - anak dan janda yang merupakan akibat dari Peperangan panjang. setelah melalui perang panjang tersebut zaman memasuki keadaan dimana antar kekaisaran saling berlomba mendidik generasi mudanya untuk menjadi pendekar hebat yang bisa digunakan untuk menyerang kekaisaran lainnya.
Mereka akan di tempa diakademi dan berbagai sekte untuk mempelajari bela diri dan seni pedang juga hal - hal lain yang berhubungan dengan pendekar. perang yang berhenti saat ini hanya sementara saat ada kekaisaran lain yang datang menabuh genderang perang, mereka harus sudah siap dengan segala kemampuan yang ada.
Meskipun bisa dibilang peperangan baru berhenti selama 100 tahun tapi saat ini banyak kekaisaran yang diam - diam mulai melancarkan aksinya menguasai wilayah kekaisaran lain dengan mengirim pasukan yang lebih kecil dan tersembunyi.
*
Saat cakrawala malam belum lama menunjukkan tajinya. sebuah desa dekat perbatasan antara Kekaisaran Bulan Merah dan Kekaisaran Bulan Hitam diserang oleh sebagian pasukan yang disebut samurai. seseorang yang sangat menguasai ilmu pedang dan ada pendapat yang mengatakan sebagian besar jiwa mereka terdapat pada pedangnya.
semua orang yang berada di desa tersebut dihabisi. sementara yang menuju desa tersebut akan dihadang dijalan untuk menghentikan langkahnya menuju desa tersebut, dihilangkan keberadaan nya untuk menutupi bukti dari Kekaisaran Bulan Merah. penyerangan yang dilakukan Kekaisaran Bulan Hitam dilakukan dengan sangat hati - hati, hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan kecurigaan Kekaisaran Bulan Merah. Kaisar Bulan Hitam tidak ingin kekaisarannya berperang lebih awal sebelum waktunya, meskipun secara kekuatan mereka adalah yang terkuat di Benua Bulan Utara.
untuk memastikan tidak ada bukti yang tertinggal di penyerangan ini, beberapa samurai masuk ke dalam hutan dan menemukan ada seorang remaja yang berlari dengan tergesa-gesa dan terlihat kelelahan.
Salah satu orang yang sedang dikejar oleh beberapa samurai adalah seorang pemuda bernama Achazia Zachery. alasan zachery dikejar adalah karena dirinya merupakan satu - satunya orang yang berhasil selamat dari penyerangan malam itu, semua temannya sudah dihabisi saat mereka masih berada di desa. para samurai tersebut terus melakukan pengejaran, agar kemungkinan bocornya informasi tentang penyerangan di perbatasan ini tidak sampai ke telinga Kaisar Bulan Merah.
Zachery hanya bisa berlari sekuat tenaga, berharap segera keluar dari hutan yang saat ini dilewati nya dan bersembunyi dari kejaran samurai. Sayang pemikiran nya salah, samurai merupakan orang yang terlatih bahkan saat malam hari berlarian di hutan sekalipun.
sebelumnya saat desanya diserang, orang tua Zachery menyuruhnya untuk segera meninggalkan desa tersebut menggunakan terowongan rahasia. terowongan itu langsung mengarah ke dalam hutan berjarak 1 km dari desa mereka.
Namun ternyata gerakan tersebut di ketahui para samurai setelah menyadari ada orang yang kurang dari data penduduk desa. Mereka mencari ke semua wilayah dan akhirnya sampailah mereka sekarang menemukan seorang pemuda di dalam hutan sedang berlari dengan tergesa-gesa.
Tidak lama kemudian beberapa samurai yang mengejar Zachery sudah ada di hadapannya, dengan sebagian dari samurai tersebut sudah menarik katana mereka dari selonsongnya. Zachery tahu dia tidak akan dibiarkan hidup, apalagi oleh sekolompok orang yang bisa dengan mudah membunuh anak kecil.
"Kuingatkan kau untuk diam bocah, aku akan membuatmu merasakan kematian yang tidak menyakitkan!" salah satu samurai maju dengan iringan hembusan angin malam yang membuat suasana semakin menyeramkan bagi Zachery.
"Sepertinya aku memang akan mati disini. Ayah.. Ibu kita akan bersama lagi." Zachery menutup matanya, dia sudah pasrah dengan keadaannya. Namun sesuatu terjadi saat samurai tersebut menaruh katananya di leher Zachery.
Seseorang dengan kecepatan tinggi terbang menuju ke arahnya dan langsung menebas kepala dari beberapa samurai di hadapannya. dari kejadian itu akhirnya zachery menyadari bahwa orang yang menolongnya berasal dari sebuah sekte di Kekaisaran Bulan Merah yang sedang menjalankan misi tidak jauh dari hutan tersebut.
saat dia sudah selesai membunuh semua samurai di hutan tersebut. dia segera menghampiri zachery, "kau tidak apa-apa?" dia bertanya dengan lembut. takut jika Zachery trauma dengan pembantaian yang dilakukanya.
__ADS_1
"Aku tidak apa-apa, terimakasih kau sudah menolongku." setelah mengucapkan hal tersebut zachery pergi meninggalkannya.
"Aku kagum dengan sikap tenangnya itu, dia seperti orang yang berbeda."
orang tersebut menghentikan langkah Zachery, dia ingin Zachery ikut dengannya daripada berkelana sendirian di malam hari seperti ini.
Zachery akhirnya mengikutinya ke sebuah penginapan yang tidak jauh dari hutan tempat dia berlari tadi. Zachery pingsan di tengah jalan saat menuju penginapan tersebut karena kelelahan.
Beberapa jam kemudian Zachery bangun dan dirinya merasa asing dengan pemandangan disekitar nya, dia melihat ke sekeliling nya dan mendapati seseorang yang menolongnya tadi berada di dekatnya.
"Kenapa kau tidak bilang kalau sudah bangun, kau pasti kelelahan ayo minum ini dahulu." orang tersebut memberi zachery minum untuk lebih menyegarkan zachery.
"Ternyata anda, sekali lagi aku berterima kasih karena pertolongan mu." zachery memberi hormat.
"Tidak usah sungkan, sudah merupakan tugasku untuk menolongmu." orang tersebut Tersenyum hangat. senyumannya membuat zachery sedikit lebih tenang.
Orang tersebut menjelaskan namanya adalah kin alterio. salah satu tetua sebuah sekte di Kekaisaran Bulan Merah. Dari penjelasannya, saat itu dia melihat ada api yang berasal dari Desa Ground, tempat Zachery tinggal dan segera bergegas menuju kesana untuk menyelamatkan desa tersebut. Naas dia terlambat karena desa tersebut sudah musnah. Saat akan kembali ke penginapan tempat nya beristirahat, Kin menemukan Zachery sedang dikepung beberapa samurai dari kekaisaran lain dan beberapa dari mereka sudah menghunus katananya. dengan segera Kin membantai para samurai tersebut dan menolong Zachery.
"dimana sopan santun ku, maafkan aku namaku Achazia Zachery." Zachery tersenyum canggung.
"Nama yang bagus, hmm kau bukan anak dari keluarga bangsawan Achazia kan?" Kin terkejut ketika mendengar marga zachery.
Saat ditanyakan hal tersebut Zachery hanya menggelengkan kepalanya pelan. sebenarnya dia tidak tahu orang tuanya siapa, karena saat masih kecil dia di temukan di Desa Ground yang saat ini telah musnah, karena itu juga dia sangat menyesal tidak punya kekuatan untuk bisa menolong desa tersebut dari kehancuran.
"Sekarang tujuanmu akan kemana?" Kin bertanya tiba - tiba dan mengejutkan Zachery yang dari tadi melamun.
"Tidak tahu paman, aku tidak punya keluarga lainnya yang kutahu saat ini."
"Jika kau tidak punya tujuan saat ini, apa kau mau jadi muridku?" tawaran kin berhasil mengejutkan zachery.
Tidak menunggu waktu lama untuk menjawabnya, zachery segera menerima tawaran Kin yang ingin menjadikan nya murid. tentu ini adalah tawaran yang bagus, karena sejatinya saat ini zachery tidak tahu dia akan pergi kemana selanjutnya.
"Bagus kau sekarang adalah murid ku mulai Sekarang panggil aku guru, dan anggap aku seperti orang tuamu." Kin menepuk pundak Zachery dan kembali tersenyum hangat.
__ADS_1
"Kaik guru kin, seperti itukah aku memanggilmu?" tanya zachery.
"Tidak apa-apa seperti itu, ini sebuah penghormatan karena sebelumnya aku belum mempunyai murid." setelah berbicang dengan zachery, kin berlalu meninggalkan kamar tersebut.
Kin menyuruh Zachery untuk kembali beristirahat dan bangun keesokan paginya karena hari ini sudah terlalu larut. Sementara Kin turun ke bawah penginapan untuk minum - minum di bar sampai pagi, menurutnya saat ini yang bisa melepas kebosanannya hanya arak yang nikmat selama menjalankan misi.
"Pelayan beri aku satu gelas besar berisi arak murah disini."
"kami akan segera mengambilnya silahkan duduk dahulu, Tetua Kin."
"Tetua Kin, sejak kapan aku jadi terkenal di kalangan penduduk biasa ini, ini aneh.. Ah sudahlah hidupku sebagian besar hanya untuk arak jadi tidak usah dipikirkan." Kin melanjutkan minum - minumnya sampai pagi.
Di pagi harinya Kin tergeletak di lantai bar tidak sadarkan diri. Karena meminum arak terlalu banyak, walaupun yang diminum Kin hanya arak murah.
•–
Kikoukai
terimakasih sudah membaca
Chapter pembuka ini, semoga kalian menikmati alurnya. jika ada kesalahan saya akan sangat senang menerima kritik dan saran kalian.
dan jika kalian menyukainya. kalian bisa memberikan like, vote dan share ke teman ataupun kerabat kalian.
sampai jumpa di chapter selanjutnya...
kin alterio ( guru dari Zachery ).
achazia zachery ( Tokoh utama )
__ADS_1