Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga
Chapter 8 ~ Tokugawa shima


__ADS_3

"Kau bisa mendekat tetua kin tidak perlu menunggu ku, jangan sungkan untuk menggangu latihan ku ini." Ternyata selama kin baru mulai duduk di pojok halaman, Ketua sekte sudah menyadari keberadaan nya.


Kin yang sedang melihat ketua sekte tiba - tiba terkejut dan tidak lama kemudian dia mendekat ke arah ketua sekte tetapi ketua sekte masih belum bangun dari meditasinya. saat jarak kin hanya tinggal berjarak satu meter saat itulah sebuah pukulan dan tongkat secara bersamaan menyerang ke arahnya.


Spontan kin langsung menghindarinya dan bahkan sedikit menyerang dengan pedang karena tongkat tersebut mengeluarkan energi jiwa yang besar, terus mendorong dan mengejar.


"Apa ini perbuatan mu ketua shima, kalau benar ini tidak akan bisa melatihku." Kin sadar yang menyerangnya adalah ketua sekte nya sendiri, walaupun bisa dibilang dirinya masih bermeditasi tapi untuk seorang pendekar legenda mengendalikan sesuatu tanpa melihat nya adalah hal yang mudah di dunia persilatan.


Meskipun usia Tokugawa sendiri sudah mencapai 120 tahun tetapi kekuatan nya tidak jauh dari kaisar yang banyak mengonsumsi sumber daya, apalagi keduanya tumbuh dalam sekte yang sama.


"Baiklah, berarti harus aku tambah bebannya dan energi jiwa nya aku menggunakan unsur petir." Tokugawa shima tidak tinggal diam, mendengar ucapan dari kin membuatnya merasa tertantang dan segera bangun dari meditasinya ikut menyerang kin.


"Jadi ketua sendiri yang melawanku, bisa dibilang ini adalah latihan tanding benar."


"Bisa dibilang begitu tapi aku hanya ingin bersenang-senang saja, tubuhku terlalu bosan mengurus sekte." Tokugawa shima maju dengan petir di tangan kanannya dan tongkat yang menyerang kin sekarang kembali ke tangan kiri Tokugawa shima.


Kin menelan ludahnya dia bisa melihat walaupun yang di ucapkan oleh ketua sektenya adalah berlatih tanding untuk menghilangkan kebosanan tapi jurus - jurus yang dilepaskan nya serasa ingin membunuh seseorang.


Kin tidak tinggal diam dia segera menarik pedangnya, sebuah pedang berwarna kehijauan yang mengeluarkan unsur es yang dingin. Tokugawa shima dibuat terkejut melihat pedang yang dikeluarkan oleh kin jelas - jelas itu adalah pedang terkutuk.


"Kita lihat bagaimana kekuatan pedang ini, terima ini ketua shima." Kin menyerang semakin agresif dirinya sekarang lebih unggul karena menggunakan pedang apalagi pedang yang di gunakan nya adalah pedang cahaya giok, sebuah pedang terkutuk.


"Cih....sebuah pedang terkutuk tidak akan bisa menghentikan tongkat ku ini...." Tokugawa shima balas menyerang kin yang semakin agresif, dia menggunakan tongkatnya yang memancarkan aura kemerahan saat beradu dengan pedang yang digunakan oleh kin.

__ADS_1


Sekarang pertarungan mereka sudah lebih dari seratus jurus tapi ada tanda - tanda siapa yang akan menang, sebelum mereka menyadari situasi di sekitar mereka telah ramai oleh banyak orang.


Keduanya lalu menghentikan pertarungannya dan melihat banyak pasang mata apalagi yang memperhatikan diantaranya ada yang merupakan tetua sekte.


"Ketua shima....tetua kin....bisa kalian sedikit hening dalam melakukan pertarungan, suara dan cahaya berkali - kali memancar dari kediaman ketua sehingga cucuku tidak bisa tidur siang." Salah satu tetua yang berbeda beberapa tahun dengan ketua sekte melakukan protes karena cucunya tidak bisa tidur.


pernyataan tersebut segera ditanggapi senada dengan yang lain mereka melakukan protes bermacam - macam, ada yang terganggu saat bermeditasi, ada yang gagal saat berkonsentrasi membuat pil dan masih banyak lagi alasan yang lainnya.


Tokugawa shima dan kin segera menghentikan pertarungan mereka dan berjalan ke arah para orang yang melakukan protes itu, kin terlebih dahulu memberi hormat dan Tokugawa shima hanya menjelaskan secara halus dan meminta maaf membuat semua orang yang protes tersebut pergi tidak lama setelah nya.


Keduanya duduk untuk memulihkan diri setelah melakukan banyak jurus untuk memulihkan energi jiwa mereka yang terkuras dan sedikit berbincang-bincang.


"Aih padahal tadi sedang seru - serunya ya, tapi karena mereka protes jadi aku terpaksa menghentikan nya." Tokugawa shima menunjukkan wajah kecewanya.


Menurut Tokugawa Shima pedang cahaya giok yang digunakan kin merupakan pedang terkutuk apalagi jenis yang langka mengingat bahannya sendiri seperti nya berkualitas.


"Dari mana kau mendapatkannya, pedang itu sangat bagus bahkan untuk tingkat pendekar seperti ku pasti ingin memilikinya."


Menyadari ketua sektenya memperhatikan pedang tersebut seperti ingin membelinya, kin segera menolaknya.


"eh...tidak ketua pedang ini milik murid ku, dia membeli nya seharga 4500 Ryo dengan uang nya sendiri."


Mendengar harganya sangat mahal, Tokugawa terkejut gajinya saja selama selama beberapa bulan tidak akan cukup untuk membeli pedang tersebut, bagaimana mungkin seorang murid bisa memiliki uang yang sangat banyak tersebut.

__ADS_1


Melihat keterkejutan Ketua sektenya kin segera menjelaskannya, "dia mendapatkan uang dari hasil membunuh salah satu dari si kejam bersaudara."


"Apa...si kejam bersaudara ternyata dibunuh oleh kalian, beberapa hari yang lalu ada kabar yang menyatakan bahwa si kejam bersaudara dibunuh oleh seorang guru dan murid tapi aku tidak mengetahui dari mana sektenya, ternyata itu kalian ya" Tokugawa shima tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya lagi.


kin hanya tersenyum canggung saat dia dan zachery dibicarakan di seluruh penjuru kekaisaran Red moon Empire, di sisi lain Tokugawa sudah dibawakan beberapa dokumen terkait pertandingan pedang yang beberapa bulan lagi akan dilaksanakan sekte matahari phoenix.


Saat melihat beberapa tumpukan dokumen yang dibawa berkali - kali oleh anggota sekte kin menjadi tertarik dan bertanya kepada Tokugawa shima.


"Dokumen ini, isinya tentang apa ketua shima." Kin mengambil salah datu dokumen yang menarik perhatian nya, sebab hanya dokumen tersebut yang sampulnya berbeda dari yang lainnya.


"Aih itu tentang pertandingan para murid utama dari 3 kekaisaran dan 7 negara yang diadakan 10 tahun sekali, tepat pada tahun ini lah akan diadakan nya." Tokugawa menjelaskan dokumen yang di pegang oleh kin dan memperlihatkan satu dokumen lainnya pada kin, dokumen yang ingin dia bahas dengan kin.


"Lalu yang ini, hmm bukankah ini dokumen pertandingan pedang yang diadakan beberapa setahun sekali di sekte ini kan." Tanya kin sembari membalik - balikan dokumen ditangannya.


"Benar, jika kau punya murid yang hebat itu, kurasa di pertandingan 3 kekaisaran dan 7 negara nanti kau bisa mengirim murid mu jika dia menang di pertandingan pedang sekte ini, bagaimana itu cukup bagus kan." Pernyataan ketua sekte membuat kin mendelik.


"Hebat...."


~ ilustrasi tokoh


ilustrasi tokoh tokugawa shima ( ketua sekte ) :


__ADS_1


__ADS_2