Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga
Hukuman Untuk Para Patriak


__ADS_3

Waktu terus berlalu.


Tak terasa dua bulan sudah Fang An dan Yue Lin berada di istana, selama berada di istana, Fang An terus berlatih tinju kaisar dewa di halaman belakang istana, sementara Yue Lin berkultivasi menyerap energi spiritual.


Hari ini adalah hari dimana para Patriak klan dan juga sekte menghadiri undangan kaisar Zhou Yan, kaisar Zhou Yan membuat undangan dengan mengatakan akan memberikan sumber daya untuk setiap Patriak sekte dan klan yang datang.


Para Patriak yang mendengar diberikan sumber daya, tentu tidak ada alasan bagi mereka untuk menolaknya, siapa yang tidak mau dengan sumber daya gratis? hanya orang bodoh saja yang melakukan hal itu.


Para Patriak semua sudah berkumpul di aula pertemuan, dan total Patriak klan dan sekte yang datang adalah 40 Patriak, wajah semua Patriak tampak cerah, mereka tidak sabar untuk menerima sumber daya yang dijanjikan kaisar Zhou Yan.


Fang An dan Yue Lin juga sudah bersiap dan keluar dari kamar menuju aula pertemuan, tidak beberapa lama, keduanya tiba di aula pertemuan, lalu duduk di kursi tamu kehormatan, sementara kaisar Zhou Yan sudah lebih dulu berada disana.


"Salam para Patriak," ucap ramah kaisar Zhou Yan menyapa keempat puluh Patriak klan dan sekte.


"Salam yang mulia." balas keempat puluh Patriak tanpa berlutut dan hanya menundukkan kepala.


Melihat hal itu, Fang An jadi kesal, bagaimana bisa mereka tidak berlutut didepan kaisar? bukankah itu termasuk tindakan yang tidak hormat? itulah yang ada dipikiran Fang An.


Selain keempat puluh Patriak, masing masing dari mereka juga membawa tetua agung dan tetua pertama untuk menemani perjalanan Patriak mereka, sehingga saat ini aula pertemuan penuh dengan para pengantar.


"Terima kasih karena para Patriak sudah menghadiri undangan yang aku berikan, tujuan ku mengundang para Patriak semua karena permintaan tuan muda Fang." ucap kaisar Zhou Yan melentangkan tangan ke arah Fang An.


Para Patriak, tetua agung dan tetua pertama pun mengalihkan pandangan mereka pada Fang An, namun mereka semua bingung dengan ucapan kaisar Zhou Yan.


Saat Tang Shu, Tang Shi dan Tang Dong mengalihkan pandangan mereka, ketiganya merasa tidak asing dengan wajah Fang An dan Yue Lin, ketiganya seperti mengenali kedua sosok yang berada tidak jauh dari kaisar Zhou Yan itu.


"Kakak, sepertinya kedua wajah itu tidak asing bagiku." ucap Tang Shi berbicara melalui telepati.


"Benar adik Shi, aku juga merasa tidak asing dengan mereka, tapi siapa mereka?" balas Tang Shu mengangguk pelan.

__ADS_1


Saat mereka mengingat-ingat siapa sosok Fang An dan Yue Lin, Fang An berdiri dari kursinya dan mengitari pandangan pada semua Patriak, tetua agung dan tetua pertama setiap klan dan sekte, kemudian dia berkata.


"Apa yang dikatakan yang mulia memang benar, aku yang meminta yang mulia untuk mengundang para Patriak semua, adapun tujuan ku mengundang para Patriak adalah, aku ingin tahu alasan para Patriak tidak mau membantu pihak istana melawan bendera lima warna." ucap Fang An mengitari pandangannya pada semua yang ada, saat matanya menangkap sosok Tang Shu, Tang Shi dan Tang Dong, Saat itu juga Fang An ingin menghabisi ketiganya.


"Siapa kamu anak muda? apa urusan mu dengan kami menolak untuk membantu istana?" ucap salah satu patriak sekte.


Slash..


Detik berikutnya, kepala Patriak sekte yang bertanya itu terlepas dari tempatnya, hal itu membuat semua orang terkejut, tidak ada yang tahu siapa yang memenggal kepala Patriak sekte, semua terlalu cepat, bahkan tidak cukup dua kedipan mata setelah Patriak sekte bertanya.


"Jika tidak ada yang ingin bernasib sama sepeti Patriak bodoh itu, silahkan berikan alasan yang masuk diakal!" ucap Fang An yang sudah berada ditempatnya, saat Patriak sekte tadi balik bertanya, Fang An yang sudah naik pitam karena melihat kedua saudara kembar, dibuat semakin naik pitam, alhasil kepala Patriak sekte itu terlepas dari tempatnya.


Wajah semua Patriak, terus agung dan tetua pertama seketika berubah menjadi pucat pasi, kini mereka tahu siapa yang memenggal kepala Patriak sekte itu, dengan kecepatan yang dimiliki Fang An, mereka tahu Fang An bukanlah sosok yang bisa disinggung, apalagi kaisar Zhou Yan sangat menghormati nya.


"Maafkan aku tuan muda! aku menolak membantu karena memiliki alasan," ucap salah satu patriak klan.


"Silahkan katakan alasannya!" balas Fang An membuka tangan mempersilahkan.


"Aku tidak membantu istana bukan karena aku tidak mau, aku sangat ingin membantu, tapi klan Zhi hanyalah sebuah klan kecil, apa yang bisa klan kecil seperti klan Zhi lakukan di medan tempur? bahkan aku sendiri tidak mampu melawan satu murid inti sebuah klan atau sekte besar." ucap Patriak klan Zhi memberikan alasan.


Fang An mengalihkan pandangannya pada kaisar Zhou Yan, dia ingin tahu apakah cerita Patriak klan Zhi mengenai klan Zhi itu benar atau tidak, kaisar Zhou Yan menganggukkan kepala sebagai tanda benar, karena memang klan Zhi hanyalah sebuah klan kecil, yang mana Patriak Zhi saja hanya memiliki kultivasi pejuang jendral, yang mana lebih lemah dari murid inti sebuah klan dan sekte besar.


"Lalu yang lain?" tanya Fang An mengitari pandangannya sekali lagi.


Satu persatu klan dan sekte kecil membuat alasan yang sama, yaitu tidak memiliki kekuatan untuk membantu pihak istana, karena benar yang mereka katakan, dengan kekuatan lemah seperti itu, mereka hanya akan jadi mainan pasukan bendera lima warna.


"Bagi klan dan sekte kecil, silahkan maju kedepan tiga langkah!" ucap Fang An memberi perintah.


Mendengar entah itu perintah atau sebuah permintaan, satu persatu Patriak, tetua agung dan tetua pertama klan dan sekte kecil maju tiga langkah kedepan, saat maju kedepan, terdapat 25 sekte dan klan kecil, ke 15 lainnya adalah sekte dan klan menengah dan juga besar.

__ADS_1


"Biarkan Tang bersaudara itu menjadi urusan ku, Gege!" ucap Yue Lin pelan, dia ingin membunuh kedua saudara kembar untuk membalaskan kematian ayahnya di lembah.


Whush..


Tiba tiba Fang An menghilang dari pandangan semua orang, detik berikutnya, satu persatu kepala para Patriak klan dan sekte menengah dan besar terlepas dari tempatnya, lalu tubuh mereka tumbang tanpa kepala di aula pertemuan.


Dalam waktu 2 menit, ke 14 Patriak sekte tumbang tanpa kepala, Fang An juga sudah kembali ketempat nya dan menatap tajam satu persatu para tetua agung dan tetua pertama sekte dan klan.


"Itu adalah hukuman bagi pengkhianat kekaisaran, jika dimasa depan tidak ada sekte maupun klan menengah dan besar tidak membantu istana, aku sendiri yang mendatangi klan dan sekte kalian, jika aku sendiri yang datang, maka klan dan sekte kalian hanya tinggal nama, apa kalian paham?" ucap Fang An menatap tajam satu persatu para tetua agung dan tetua pertama klan dan sekte.


"Ka-kami pa-paham tuan muda." ucap para tetua agung dan tetua pertama sekte dan klan dengan gagal, wajah mereka semakin pucat pasi.


"Lin'er." ucap Fang An memberi kode untuk Yue Lin membunuh Tang Shu, Tang Shi dan Tang Dong.


"Baik Gege." jawab Yue Lin yang mengerti kode itu.


*******


Tinggalkan Like dan Komentarnya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...


*******


Cerita Qin Qiang sudah dirilis ya kak.


Dirilis dengan judul Xiao Yan.

__ADS_1



__ADS_2