
Fang An mulai berteriak saat satu demi satu titik meridian nya perlahan terbuka, namun dia tetap menjaga kesadaran agar tidak membahayakan dirinya, sementara pembunuh malam terus mengalirkan Qi dan mencari setiap titik meridian kecil dan meridian besar yang Fang An miliki.
Tidak jauh dari mereka, Yue Lin berharap harap cemas, wajahnya yang cantik terlihat sangat khawatir, baru kali ini dia melihat Fang An berteriak kesakitan seperti itu, sehingga rasa tidak tega muncul dari benak nya, meski begitu, tidak ada yang bisa dia lakukan selain diam dan melihat.
Pembunuh malam terus mengalirkan Qi dan mencari titik titik meridian Fang An, sementara Fang An terus berteriak kesakitan, kadang Fang An menggigit lidah agar tetap terjaga.
Fang An melakukan hal itu hingga lidahnya berdarah, namun rasa sakit di lidah tidak ada apa apanya dibandingkan dengan rasa sakit yang dia rasakan saat titik titik meridian nya terbuka.
"Bertahan dan tetap terjaga! sebentar lagi selesai," ucap pembunuh malam, saat ini sudah hampir semua titik meridian besar dan kecil terbuka, hanya tersisa beberapa saja.
Menjelang sore, akhirnya pembunuh malam berhenti membuka titik titik meridian Fang An, artinya semua titik titik meridian Fang An sudah terbuka, saat pembunuh malam menghentikan aliran Qi kedalam tubuh Fang An.
Booom Booom Booom..
Terdengar ledakan teredam sebanyak tiga kali dari dalam tubuh Fang An, menandakan Fang An naik ke tingkat selanjutnya, yaitu tingkat pendekar dewa tahap puncak, namun saat bunyi teredam selesai, tubuh Fang An jatuh kebawah, tapi segera ditahan oleh pembunuh malam.
"Gege," Yue Lin berlari panik mendekati Fang An.
"Tenanglah Lin'er! An'er tidak apa apa, besok dia sudah siuman," ucap lembut pembunuh malam menenangkan.
"An gege tidak apa apakan guru?" tanya Yue Lin tetap khawatir.
"Dia baik baik saja, saat ini semua titik titik meridian nya sudah terbuka, dia juga mengalami penerobosan sebanyak tiga tahap, sehingga tubuhnya tidak kuat menahan aliran Qi dan kekuatan besar yang baru saja dia dapatkan, beruntung tubuhnya tidak meledak," jawab pembunuh malam menjelaskan kenapa Fang An tidak sadarkan diri.
"Daripada kamu menunggunya siuman! sebaiknya kamu pelajari kitab ini! An'er juga akan mempelajarinya jika sudah siuman!" ucap lanjut pembunuh malam, lalu dia berikan sebuah kitab pada Yue Lin.
"Kitab apa ini guru? kenapa harus dua orang yang mempelajari kitab ini?" tanya Yue Lin bingung, pasalnya, kitab yang ada ditangannya adalah kitab sepasang pedang.
"Itu adalah kitab sepasang pedang, kitab itu berada di tingkat dewa, dan yang mempelajari kitab sepasang pedang haruslah sepasang kekasih atau suami istri, kitab itu paling di cari di seluruh alam langit, kamu harus mempelajarinya dengan baik, begitu juga dengan An'er," ucap pembunuh malam menjelaskan kitab sepasang pedang.
"Alam langit?" tanya Yue Lin penasaran.
__ADS_1
"Benar Lin'er, alam langit," jawab pembunuh malam menganggukkan kepala.
"Alam langit adalah alam para dewa, disana hanya ada satu kekaisaran, namun alam langit lebih besar dan juga luas, besar dan luasnya alam langit 4 kali lipat dari alam rendah ini, selain sangat luas dan juga besar, alam langit juga memiliki dewa dewi yang sangat kuat dan juga tangguh" ucap lanjut pembunuh malam menjelaskan lagi.
"Apa guru berasal dari alam langit?" tanya Yue Lin lagi.
"Benar Lin'er, guru berasal dari alam langit," jawab pembunuh malam menganggukkan kepala.
"Artinya guru ada nama dong?" tanya Yue Lin yang masih tidak percaya jika gurunya itu tidak ada nama.
"Hahaha... kamu benar Lin'er, guru memiliki nama, guru berasal dari klan Xiao, dan nama guru adalah Xiao He Long," jawab Xiao He Long tertawa.
"Sudah aku duga guru pasti berbohong dari awal," ucap Yue Lin kesal.
"Hehehe.. sebaiknya kamu pelajari kitab itu! jangan buang buang waktu!" balas Xiao He Long terkekeh.
"Baik guru," jawab patuh Yue Lin, lalu dia membuka kitab sepasang pedang dan mulai membacanya.
"Guru?" Yue Lin terkejut dengan penjelasan yang ada didalam kitab sepasang pedang.
Bagaimana tidak, orang yang mempelajari kitab sepasang pedang, harus terlebih dahulu melakukan hubungan suami istri, tujuannya adalah agar jiwa keduanya menyatu dan juga air dari keduanya diteteskan pada sepasang pedang untuk melakukan kontrak jiwa.
Kitab sepasang pedang sendiri paling dicari diseluruh alam langit, semua dewa dewi berpasangan sangat menginginkan kitab itu, namun tidak ada yang tahu dimana keberadaan kitab.
Xiao He Long berada di alam rendah karena menyembunyikan kitab itu, entah dari mana dewa dewi tahu dia memiliki kitab sepasang pedang, tapi karena belum memiliki istri, Xiao He Long melarikan diri dari alam langit dan bersembunyi di alam bawah.
"Karena itulah aku juga mengangkat mu menjadi murid ku Lin'er, aku ingin kitab itu kalian berdua pelajari!" ucap lanjut Xiao He Long menjelaskan.
"Tapi guru, aku dan An Gege kan belum menikah, bagaimana guru berpikir seperti itu?" ucap Yue Lin menundukkan kepala, dia merasa malu saat membayangkan berhubungan badan dengan Fang An.
"Kalau masalah itu, aku tidak tahu, tapi kalian harus mempelajari kitab itu sebelum jatuh ke tangan yang lain, karena jika kitab sepasang pedang jatuh ke tangan orang jahat, aku tidak tahu apa yang terjadi di alam bawah maupun alam langit," balas Xiao He Long.
__ADS_1
"Sudah, kamu pelajari dulu teknik yang diperankan wanitanya! untuk peran prianya, nanti setelah An'er siuman!" ucap lanjut Xiao He Long.
"Baik guru," jawab Yue Lin, lalu melanjutkan bacaannya.
********
Dua hari kemudian.
Fang An yang siuman perlahan membuka mata, rasa sakit yang dia alami masih sedikit dia rasakan, tapi tidak membuat Fang An kesulitan, setelah membuka mata, Fang An mengambil sikap lotus dan mengontrol energi Qi yang masih meluap luap didalam tubuhnya.
Beberapa saat kemudian, Fang An membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, rasa sakit tadi juga sudah tidak dia rasakan, Fang An sudah menekan dengan Qi pada setiap rasa sakit yang dirasa.
"Guru, aku merasa lebih kuat beberapa kali dari sebelumnya," ucap Fang An tersenyum, Fang An mengepalkan kedua telapak tangan dan merasakan kekuatan itu, saat ini dia belum tahu jika sudah menembus pendekar dewa tahap puncak, karena pada saat mengalami terobosan, Fang An sangat kesakitan sehingga tidak tahu.
"Itu semua karena kamu sudah menembus pendekar dewa An'er, selamat buat kamu!" ucap Xiao He Long tersenyum.
"Apa? aku menembus pendekar dewa? guru tidak bercanda kan?" tanya Fang An terkejut.
"Sudah! sebaiknya pulihkan dirimu! guru akan mengajarimu salah satu teknik mematikan yang guru miliki," ucap Xiao He Long malas membahas peningkatan yang di alami Fang An.
"Teknik apa itu guru?" tanya Fang An penasaran.
"Pulihkan saja dirimu! kamu akan tahu setelah pulih," balas Xiao He Long.
Dengan terpaksa Fang An menuruti perintah gurunya, sedangkan Yue Lin sendiri masih fokus mempelajari kitab sepasang pedang, meski sudah menghafal semua bagian yang diperankan wanita, tapi gerakan nya masih sangat lambat dan juga kaku, itu semua karena Yue Lin masih terlalu lemah.
Fang An kemudian kembali berkultivasi dan menunggu kekuatan nya kembali ke puncak, tapi dia juga tidak sabaran untuk mempelajari teknik yang dikatakan Xiao He Long.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...