
Fang An kemudian keluar dari kolam biru, saat keluar, Fang An merasakan perbedaan besar dari dalam tubuhnya, dia merasakan ada kekuatan besar yang mengalir dari dalam tubuh, bahkan kekuatan itu meluap luap, Fang An juga merasa kekuatan fisiknya meningkat, sehingga membuat Fang An semakin kebingungan dengan semua itu.
"Kenapa kekuatan ku meningkat? bahkan aku merasakan kekuatan fisik juga meningkat," gumam Fang An mengepalkan kedua telapak tangannya.
"Aahh sudahlah! yang terpenting aku menjadi kuat," gumamnya lagi, kemudian keluar goa dan turun kebawah.
"Tuan muda," ucap Jiao Lin tampak khawatir.
"Perjalanan ke klan ditunda dulu! gunakan kedua buah yang aku berikan itu untuk tingkatkan kultivasi mu! ingat! jangan makan sekaligus! karena bahaya untuk tubuhmu," ucap Fang An setelah turun dari atas.
"Apa tuan muda serius?" tanya Jiao Lin tidak percaya dengan penjelasan Fang An mengenai buah buah abadi.
"Sudah tidak usah banyak tanya! aku ingin berlatih, tempat ini sangat cocok untuk berlatih," balas Fang An mengayunkan tangan.
Jiao Lin sedikit kesal dengan jawaban Fang An, namun dia berharap penjelasan Fang An tadi memang benar, karena jika benar, tentu Jiao Lin akan mengalami peningkatan kultivasi.
Fang An kemudian berjalan ke tanah yang lebih datar, lalu duduk dan mengeluarkan kedua kitab yang dia temukan itu.
"Aku pelajari yang mana lebih dulu ya?" gumam Fang An setelah mengeluarkan kedua kitab.
"Tinju dewa? sepertinya jurus ini sangat kuat," gumamnya lagi, lalu membuka kitab tinju dewa dan membaca.
Kitab tinju dewa memiliki 2 jurus, yaitu tinju raja dewa dan tinju kaisar dewa, dari penjelasan yang Fang An baca, kedua jurus memiliki gerakan yang hampir sama, hanya saja Qi yang di gunakan masih jauh lebih banyak tinju kaisar dewa.
2 jam membaca.
Fang An menutup kembali kitab tinju dewa dan mulai mempraktekkan jurus tinju raja dewa, Fang An mengepalkan kedua telapak tangan dan mengalirkan Qi dengan jumlah yang sesuai dengan penjelasan dalam kitab, tapi jika ingin menggunakan lebih banyak Qi juga tidak masalah, hanya saja akan cepat kelelahan karena kehabisan Qi.
Merasa Qi yang mengalir dikedua telapak tangan dengan jumlah yang banyak, Fang An mulai melakukan setiap gerakan serangan yang ada dalam jurus raja dewa, jurus raja dewa sendiri tidak hanya bertumpuk atau mengandalkan kekuatan tinju, tapi juga gerakan tangan dan kaki juga harus cepat, lincah dan cekatan.
Meski sangat kaku, tapi Fang An tidak menyerah begitu saja, dia terus mengulang ngulangi setiap gerakan yang terdapat dalam tinju raja dewa, selain menggunakan tangan, jurus tinju raja dewa juga sedikit menggunakan kaki untuk mendukung serangan, bukan hanya gerakan menyerang, tapi juga gerakan dalam bertahan.
__ADS_1
Waktu terus berlalu.
Hari demi hari terus berganti, tanpa terasa dua minggu sudah Fang An berlatih jurus raja dewa, meski sudah berlatih selama dua minggu, tapi Fang An masih belum bisa menguasai tinju raja dewa dengan sempurna, gerakan yang dia lakukan masih terlalu kaku, hal itu membuat Fang An jadi ragu untuk dapat menguasai nya.
"Jika tinju raja dewa saja sudah seperti ini, bagaimana dengan tinju kaisar dewa? aku akan tertahan disini dalam waktu lama," gumam Fang An merasa kesulitan untuk menguasai tinju raja dewa.
Fang An sulit menguasai tinju raja dewa bukan tanpa alasan, pasalnya tinju raja dewa adalah kitab yang berada di tingkat dewa, karena berada di tingkat dewa, sehingga memiliki gerakan gerakan yang sulit, selain gerakan yang sulit, menggunakan teknik tingkat dewa juga membutuhkan kekuatan Qi yang besar.
Tapi karena kekuatan yang Fang An miliki belum terlalu besar, hal itu membuatnya kesulitan untuk mempelajari apalagi menguasai jurus pertama kitab tinju dewa.
meski begitu, tetap saja tinju kaisar dewa lah yang terkuat, karena selain memberikan serangan yang mematikan, melakukan pertahanan dengan kuat, tinju kaisar dewa juga bisa digunakan untuk serangan tiba tiba.
Tinju kaisar dewa bukan saja mengandalkan Qi pada kedua telapak tangan, tapi juga mengandalkan elemen angin pada kedua telapak kaki untuk bergerak cepat, sehingga tinju kaisar dewa bisa memberikan serangan dadakan atau istilahnya serangan fajar.
Selama dua Minggu ini juga Jiao Lin berhasil menghabiskan satu buah buah abadi jenis ceri emas, dan kultivasi nya meningkat dua tahap, dimana saat ini kultivasi Jiao Lin meningkat ke pejuang raja tahap menengah, kekuatan yang setara dengan Chan Rui.
Meski begitu, kekuatan fisik dan kualitas tulang Jiao Lin masih terlalu lemah, sehingga Fang An melarang nya meningkatkan kekuatan lagi, Jiao Lin harus meningkatkan kekuatan fisik dan kualitas tulang lebih dulu, jika tidak, tubuh Jiao Lin akan meledak.
******
Pasukan bendera lima warna yang dipimpin Gu Gao, Wu Jao dan Jinshi sudah berada dihutan dekat ibukota kerajaan Xin, mereka sudah menaklukkan kota kota sebelum ibukota kerajaan.
Gu Gao dan lainnya dapat menaklukkan kota dengan mudah, sebab kota kota itu tidak lagi memiliki pertahanan yang berarti, sebagian besar prajurit kerajaan sudah tewas terbunuh pada perang dikota Lemon, sehingga memudahkan pergerakan bendera lima warna.
"Terus bergerak! dua hari lagi kita akan tiba didepan ibukota," ucap Gu Gao berseru pada pasukan.
Lalu pasukan terus bergerak maju, dengan semangat juang yang tinggi, serta rasa haus akan belaian wanita di ibukota kerajaan, pasukan bendera lima warna sudah tidak sabar untuk segera menguasainya.
*******
Di kerajaan Xin sendiri.
__ADS_1
Saat ini raja Xin Cao sangat panik dan juga khawatir, semua pasukan sudah dia kerahkan, lima jendral besarnya juga sudah tewas dipertempuran kota lemon, kini dia hanya memiliki beberapa ribu pasukan yang menjaga kerajaan.
"Bawa semua keluarga kerajaan melewati lorong rahasia!" ucap raja Cao memerintahkan salah satu komandan pelindung bayangan.
"Tapi yang mulia, sebaiknya yang mulia juga melarikan diri! kita masih bisa merebut kembali kerajaan suatu saat nanti," ucap sang komandan menolak.
"Aku tidak ingin meninggalkan rakyat ku, aku ingin bertarung hingga titik darah penghabisan," ucap raja Xin Cao menggeleng kepala.
"Yang mulia, jika kita pergi bersama, kita masih bisa menghimpun kekuatan diluar, kita juga bisa meminta bantuan yang mulia kaisar, yang mulia kaisar tidak akan menutup mata begitu saja," ucap komandan yang tetap menginginkan raja Xin Cao ikut melarikan diri.
"Benar yang mulia, sebaiknya yang mulia juga melarikan diri! kita masih bisa menghimpun kekuatan diluar sana, mengalah bukan berarti kalah, tapi mengalah untuk membentuk pasukan yang jauh lebih kuat," ucap salah satu mentri menimpali.
"Yang mulia," semua mentri berlutut memohon raja Xin Cao untuk melarikan diri meninggalkan istana.
"Baiklah, kumpulkan semua keluarga kalian! kita tinggalkan istana malam ini," ucap raja Xin mengalah.
"Baik yang mulia," jawab semua mentri dan komandan pelindung bayangan.
Malam harinya.
Keluarga kerajaan dan para mentri melarikan diri melewati lorong bawah tanah, pintu lorong bawah tanah sendiri berada tepat dibawah singgasana.
Membuka pintu juga harus menggunakan kode yang terdapat pada lima tombol yang ada tepat dibawah singgasana itu sendiri, sehingga menyulitkan siapa saja jika ingin menemukan lorong bawah tanah.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1