Perfect Boyfriend

Perfect Boyfriend
First Time


__ADS_3

Mereka masih berpelukan menikmati hasil dari perjuangan J-Hope.


"Oppa, kenapa oppa bisa suka sama aku? " tanya Alya



J-Hope melepaskan pelukannya dan menjawab "Hmm... gaktau, aku mencintaimu tanpa alasan" lalu J-Hope kembali memeluk Alya dengan mesra



Jawaban J-Hope membuat Alya nge-fly dan seakan muka Alya sudah sangat blushing yang ia sembunyi kan dibahu datar J-Hope.



Tik.. tik.. tik..


Hujan kecil melanda mereka


"Ayo pualang, udara semakin dingin dan sudah mau hujan" kata


J-Hope dan dibalas dengan anggukan oleh Alya



Mereka berdua kembali ke mobil dan segera menuju apartemen milik Alya. Di pertengahan jalan, hujan semakin deras dan petir menyambar kemana mana. J-Hope semakin hati hati mengendarai mobil miliknya karena jalan sangat licin.



Setelah sampai di apartemen milik Alya, hujan semakin deras dan sepertinya tidak akan berhenti.



"Oppa, hujan masih sangat deras, oppa diamlah disini sampai hujannya reda" kata Alya sambil membuatkan secangkir kopi untuk J-Hope.



"Tidak apa apa, aku akan pulang sekarang, aku tidak mau menganggu istirahatmu, sayang" balas J-Hope



"Oppa, jalanan sangat licin, aku gak mau oppa kenapa napa dijalan" jawab Alya



J-hope mendekati Alya yang sedang berkutik didapur dan memeluk nya dari belakang "Apa kamu khawatirkan aku sayang? "



Kata kata J-Hope membuat muka Alya memerah karena Alya belum terbiasa dipanggil sayang oleh pria kecuali ayahnya.



"Jelas aku mengkhawatirkan oppa" balas Alya sambil mengasih secangkir kopi yang dibuatnya.



"Aaa jadi sayang..." goda J-Hope ke Alya lalu diciumnya jidat Alya



"Ihhh... oppa main cium cium aja.... udahah aku ke kamar dulu, oppa disini aja, jangan coba-coba masuk! " kata Alya



"Iyaiya sayang, sun dulu...." goda J-Hope lagi sambil memiringkan wajahnya



"Ihhh oppa.... udahah... "



"Hahha... "



J-Hope menuju sofa yang berhadapan dengan tv sedangkan Alya masuk ke kamarnya untuk mandi sebentar. Setelah Alya selesai mandi, ia lalu mencari baju yang sangat tertutup karena malu jika tubuhnya dilihat oleh J-Hope. Ketika Alya sedang memilih baju, tiba tiba petir menyambar dengan keras membuat listrik di apartemen Alya mati.



JDERRRRR⚡⚡⚡



"KYAAAAAAAAAAAA" teriak Alya ketakutan karena Alya dari kecil fobia dengan kegelapan. Alya jongkok dipinggir ranjangnya yang masih mengenakan handuk mandi.



Tiba tiba J-Hope mengetuk pintu kamar Alya


" Alya keluarlah, aku tidak bisa masuk ke dalam" kata J-Hope



hiks.... hiks... hiks...



Terdengar dari luar suara tangisan Alya. Tanpa pikir panjang, J-Hope menerobos masuk dan mencari Alya sambil memegang senter hp nya.



"Alya... " kata J-Hope dan langsung memeluknya dalam posisi jongkok.


__ADS_1


hiks...hiks... hiks..



"Kenapa menangis sayang? jangan takut, aku disini sayangg...." kata J-Hope



Lalu J-Hope menggendong Alya ke atas ranjang miliknya dan menghapus air matanya Alya yang membasahi pipinya.



"Oppa aku sangat takut" kata Alya sambil memeluk erat J-Hope



"Tidak apa apa, aku disini menemanimu sampai listriknya menyala" balas J-Hope



J-Hope memeluka sambil mengusap usap pucuk kepalanya Alya yang basah



"Kamu habis mandi?" tanya J-Hope



Alya tersadar kalau ia masih mengenakan handuk mandi yang sangat tipis dan pendek. Alya langsung melepas pelukannya dari J-Hope.



"Aatagaaa oppa, aku masih pakai handuk, oppa jangan melihat kearahku" kata Alya sambil memeluk dadanya



"Bagaimana aku melihat kalau gak ada lampu" jawab J-Hope



"Ihh oppa, jangan coba coba melihat kearahku, mana ponselmu? pinjam, aku mau mencari pakaianku" kata Alya



Lalu J-Hope memberikan ponselnya ke Alya. Tanpa hati hati, Alya terjatuh karena tertabrak meja riasnya.



Gubrak!!!


"Awwww...."




J-Hope mengecek kaki Alya yang keseleo, lalu menggendong nya ke atas ranjang.



J-Hope memijit pelan kaki Alya yang sangat mulus itu "Apa masih sakit? "



"Stttttt....awwww..."



"Sudah mendingan oppa, makasih" kata Alya



Lalu J-Hope duduk disampingnya Alya dan mengenggam erat tangan Alya. J-Hope lalu memeluk Alya dengan sangat nyaman dan Alya pun membalas pelukan itu.



J-Hope mulai nakal, ia mengarahkan kepalanya ke leher jenjang milik Alya dan memberi sedikit kecupan di lehernya.



"Ughhhh... oppa.... " desahan kecil yang keluar begitu saja dari mulit Alya.



J-Hope melepaskan pelukannya lalu memegang bibir mungil Alya.


"B.. boleh?"



Seakan terbawa suasana, Alya menganggukan kepalanya menandakan 'iya'



"Tapi... "



Cup...



kata kata Alya terpotong karena J-Hope langsung melumat bibir mungil nan manis itu. Yang dirasakan Alya saat ini perasaan begitu nyaman dan hangat. Seakan tidak mau hilang dari pelukan hangat ini.


__ADS_1


Ciuman yang diberikan oleh J-Hope begitu lembut seakan menghipnotis diri Alya dan ia membalasnya dengan lembut.



Dan selang beberapa menit, listrik kembali menyala, dan hujan sudah mulai mereda. Alya melepaskan ciumannya dengan J-Hope.



"Hah... akhirnya nyalah juga....tapi.... "


"Oppa... ciuman pertamaku.... " kata Alya sambil memegang bibirnya yang manyun



"Haha... benarkah aku yang pertama menyentuh bibirmu? "goda J-Hope



"Iyalah... "


"Emang oppa" suara kecil dari mulut Alya tapi masih bisa didengar oleh J-Hope



"Apa kamu bilang? kurang kenceng" kata J-Hope seraya mengelitiki perut Alya



"Tidak oppa...hahaha..... geliiii... stopppppp oppaa" teriak Alya



"Apa kamu menyesal sudah memberi ciuman pertamamu ke aku? " kata J-Hope tiba tiba serius



"Emmm... sedikit... " balas Alya



"Kenapa? " tanya J-Hope



"Ya karena kita masih pacaran, coba kalo udah nikah, pasti lebih nya...m.. a... n" ceplos Alya sambil melirik J-Hope



"Oohhhhhh aku ngertiiiii..... kamu minta aku nikahin secepatnya ya..... " goda J-Hope



"Mana ada orang yang mau pacaran lama lama oppa..." balas Alya



"Sayang... kita pacaran belum ada 24 jam, dan kamu udah minta dinikahin? udah kebelet kah? " goda J-Hope lagi



"Ihhh oppa siapa juga yang minta dinikahin... udahah.... oppa keluar dulu aku mau ganti baju... sanaaaaa" usir Alya dari kamarnya



"Iyaiya sayang.... " balas J-Hope



J-Hope segera keluar meninggalkan Alya sendirian dikamar. Alya dengan cepat mengganti pakaiannya dan langsung menyusul J-Hope ke ruang tamu.



"Oppa mau makan? " tanya Alya



"Gak usah, aku pulang sekarang ya hujannya udah reda. Oh iya, besok aku gak bisa datang kesini karena sibuk latihan untuk konser" balas J-Hope



Alya cemberut "Baiklah"



"Jangan cemberut sayang, lusa aku kesini lagi" ujar J-Hope dan dibalas anggukan oleh Alya



Alya mengantarkan J-Hope ke depan pintu dan melambaikan tangan kearah J-Hope yang semakin jauh dari apartemennya.



Setelah J-Hope pulang, di apartemen serasa kehangatan sudah sirna. Dan Alya langsung menuju kamar tidur dan segera tidur.




Bersambung



Maaf kalo ceritanya semakin amburadul ^_^


__ADS_1


__ADS_2