
Malam itu Andreas pulang ke mansionnya sendiri, dia jadi malu sendiri pada Black. Bahkan anak mommy itu saja bisa memegang prinsipnya, sementara dirinya?
Setelah perceraian orang tua dan kematian ibunya memang hidupnya tak tentu arah ditambah ayahnya yang ternyata punya kelainan seksuaal.
Tapi sekarang ada Green si beruang manis di hidupnya, dia akan berusaha memperbaiki hidupnya demi pacarnya itu.
"Aku pulang dulu, aku janji tidak akan bolos lagi dan mengurangi merokok," ucap Andreas saat berpamitan pulang. Dia mengambil tasnya yang masih berada di kamar Green.
"Benarkah?" Green tampak kesenangan.
"Apa kau sesenang itu?" tanya Andreas.
Green mengangguk. "Aku khawatir kau tidak akan lulus sekolah jika terus-terusan bolos. Aku ingin kita lulus bersama dan kuliah bersama juga!"
"Aku akan berusaha, my Bear," Andreas mengacak rambut Green sebelum melompat turun dari balkon. Dia juga mengecup kening Green yang membuat gadis itu salah tingkah.
"Andreas!" panggil Green saat pacarnya sudah berada di bawah balkon kamarnya.
Andreas mengadah menunggu kalimat selanjutnya.
"Aku akan memberikan sesuatu jika kau menepati janjimu itu," ucap Green sambil menunjuk bibirnya malu-malu.
__ADS_1
*****
Green ingin tidur bersama kakak perempuannya malam ini, dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan Andreas. Jadi begitu rasanya kasmaran pantas saja Pink mati-matian memperjuangkan Felix sampai rela pacaran diam-diam sebelumnya.
"Kak..." panggil Green saat masuk kamar Pink. "Ish, pasti lagi pacaran!"
Pink sedang rebahan sambil melakukan panggilan video. "Aku sedang mengobrol dengan Flo!"
Mendengar itu, Green langsung meloncatkan diri karena rindu dengan sepupunya yang berada di London itu.
"Kenapa Flo semakin cantik, aku iri," komentar Green yang ikut berbaring di samping Pink.
"Kalian lebih cantik tahu," sahut Flo di sana.
"Hei, mana ada yang sepertinya itu. Opa begitu karena kami jarang bertemu! Aku akan ke Indonesia weekend ini tadi mommy memberitahuku, aku jadi tidak sabar!"
"Yes, aku akan memberitahu Chip dan Triple L, mereka pasti senang! Kita akan we time khusus anak perempuan!"
"Kau juga harus berkenalan dengan Kika dan Nada, Flo. Mereka pacarnya kak Red dan Blacky!"
"Aku jadi khawatir kalau mereka ikut acara keluarga," ungkap Flo.
__ADS_1
"Kenapa?"
"Aku takut mereka kena gombalan Keenan!"
"Keenan kan masih 1 SMA sekarang, mana mungkin Kika dan Nada tertarik!"
"Jangan salah, Keenan bulan ini berhasil mencium semua anak perempuan di kelasnya!"
"Gila tuh si Keenan lebih parah dari kak Red!"
"Kee memang begitu jadi minta Red dan Black menjaga pacarnya dari predator macam Keenan!"
Rupanya Keenan saat itu masuk kamar Flo dan mendengar pembicaraan kakaknya. Pemuda itu langsung merebut ponsel Flo karena tidak terima.
"Kenapa kakak bicara seperti itu, itu menghancurkan harga diriku tahu," protes Keenan.
"Kembalikan ponsel kakak!" Flo mengejar Keenan yang membawanya lari keluar kamar. "Kee..."
Keenan tidak peduli, dia menyapa Pink dan Green di mana panggilan video itu masih tersambung.
"Wah, kak Pink dan Green cantik sekali," ucapnya.
__ADS_1
"Kami tidak akan tergoda dengan gombalanmu, Kee!"
"Dari semua nomor aku hanya pilih nomor satu karena kalian adalah satu-satunya, eh salah aku pilih nomor dua deh karena aku tidak akan menduakanmu!"