
Kelima saudara itu terdiam, tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing. Mereka tahu menjadi Naku tidaklah mudah karena semua urusan rumah tangga dia yang mengurus sendiri. Tapi bukankah selama ini semua baik-baik saja?
Pasti ada yang membuat Naku tidak bisa menahan dirinya lagi.
"Apa yang sebenarnya kau pikirkan Naku?" tanya Tira penuh selidik.
"Nothing!" jawab Naku dengan menghembuskan nafasnya kasar. "Aku hanya ingin Blue berubah, dia hanya menghabiskan waktunya di mansion dan jarang keluar! Dia hanya bermain dengan Paul!"
"Mengenai Paul, bukankah aneh harimau itu bisa hidup sampai sekarang?" celetuk Bima.
"Berapa umur Paul? bukankah harimau itu dirawat dari kecil sebelum Blue dan Naku menikah?" tanya Juna yang jadi memikirkan hal itu juga.
Dewa meraih ponsel dan membuka internet untuk mencari informasi berapa tahun normalnya harimau hidup. "Di internet paling lama bertahan sekitar 12 tahun! Mungkin Paul memang jenis harimau yang langka!"
"Atau memang Blue menggunakan kemampuannya untuk membuat Paul hidup lebih lama?" tanya Dewa menduga-duga.
"Kemampuan Blue sudah habis untuk menopang tubuhnya bukan?" tanya Juna lagi menimpali.
"Bisa jadi masih ada, buktinya Blue tidak menua. Dia terlihat seperti anak Naku daripada istrinya!" tambah Bima.
"Apa Blue tidak pernah membicarakan masalah ini Naku?" tanya Tira memastikan.
__ADS_1
Naku menggeleng. "Dia tidak pernah membicarakan hal itu tapi Blue sering mimisan dan..."
Ayang, aku bermimpi!
Mimpi apa?
Aku kembali ke tempat asalku dan tidak kembali!
Tiba-tiba Naku teringat perkataan Blue waktu itu, sepertinya Blue memang menyembunyikan sesuatu darinya. Apa kemampuan Blue berkembang?
"Aku harus pulang!" Naku buru-buru pergi dari rumah sakit karena ingin memastikan keadaan Blue, selama ini dia juga terus mengawasi tubuh Blue yang tidak menua. Tapi setiap dia memeriksanya, Blue tampak baik-baik saja. Apa Blue melakukan manipulasi?
"Oh Blue, kenapa kau sembunyikan semua dariku?" gumam Naku sambil menyetir mobilnya. Dia mencoba menghubungi Ming di mansion dan menanyakan keadaan Blue.
"Ming, apa Blue sudah makan? Bagaimana keadaannya?" tanya Naku cemas.
Di mansion saat itu tengah gaduh karena Blue yang menghilang. Semua penghuni mansion mencari keberadaan Blue tapi mereka tidak bisa menemukannya. Dan hal itu semakin membuat Naku semakin kalut.
"Di mana Red? suruh Veronica mencarinya!" perintah Naku semakin menaikkan kecepatan mobilnya.
"Tuan muda Red dan saudara lainnya berpencar mencari nyonya, Tuan!" lapor Ming.
__ADS_1
Naku bergegas menghubungi Red yang saat ini sedang mengendarai motornya untuk mencari mommy Blue. Pemuda itu berhenti di pinggir jalan untuk menerima panggilan dari daddy Naku.
"Bagaimana?" tanya Naku to the point.
"Ini aneh, Veronica tidak bisa menemukan mommy!" lapor Red di sana.
"Mommy-mu pasti memanipulasi Veronica! Kita harus cepat menemukan mommy!"
"Dad, kau berhutang banyak penjelasan padaku! Kenapa mommy bisa memanipulasi Veronica?"
Naku mengatur nafasnya sejenak. "Bukan hanya Veronica tapi mommy-mu bisa memanipulasi seluruh kota kalau dia mau!"
"Apa ini semacam telekinesis?" tanya Red, dia pernah disuruh untuk mempelajari itu dari dulu oleh daddy-nya. Tapi karena menurut Red itu semacam fiksi jadi dia tidak mau mempelajari lebih lanjut.
"Lebih dari itu Red! Mommy-mu pernah memanipulasi ingatan seluruh penduduk Colorado, atau lebih tepatnya penduduk California!" jelas Naku.
*****
NB : bagi yang gak tahu, Blue itu punya semacam kemampuan telekinesis begitu, tapi kemampuan itu dampaknya buruk bagi tubuhnya. Lama-lama tubuh Blue akan rusak, sebenarnya Blue itu sudah lumpuh tapi dia memakai kemampuannya itu untuk menopang tubuhnya. Naku pikir, kemampuan itu sudah hilang tapi ternyata belum dan Blue gak ngasih tahu hal itu. Fantasi banget😭
Biar mudeng baca kisah sebelumnya "My Girlfriend ALIEN"
__ADS_1