
"Apa jangan-jangan hatimu sudah ada yang mengisinya?" kata J-hope ragu
"Oppa.... oppa bercanda kan?" kata Alya sambil memalingkan wajahnya yang sangat blushing.
"Aku tidak bercanda Alya, aku serius, apa kau mau jadi pacarku?" yakin J-Hope
Pada saat itu Alya sangat binggung dan tidak tau harus menjawab 'ya' atau 'tidak'.
"A...aku... boleh memikirkannya dulu oppa?"
J-Hope menghembus nafas kasar "Baiklah, kau boleh memikirkannya dulu, bolehkan aku memberimu waktu 1hari untuk memikirkan jawabanmu?" kata jhope sambil menyampingkan rambut Alya ke sudut telinga
"B.. baik oppa, akan aku pikirkan
Alya pada saat itu hanya terdiam dan tidak berani melihat muka sedikit kecewa yang dilontarkan oleh J-Hope
"Baiklah, kalau begitu aku pulang dulu, dan ingat, jauhi benda tajam" kata J-hope
Alya hanya menganggukan kepalanya dan mengantarkan J-Hope ke arah pintu
Sebelum pulang, entah kenapa J-Hope meminta permintaan yang langsung terlantar dari mulutnya begitu saja"B.. boleh kupe... luk? "pinta J-Hope ragu sambil menggararuk kepalanya. Sebenarnya J-Hope yakin bahwa Alya pasti menolaknya.
Mata Alya membulat mendengar permintaan nya. Dan Alya hanya senyum menandakan 'iya'
Ada perasaan gak percaya dan tanpa basa basi, J-Hope langsung memeluk Alya dengan lembut. Tetapi Alya tidak membalas pelukan itu. J-Hope merasakan detak jantung nya Alya berdegup begitu kencang. Begitupun
J-Hope.
"Sangat nyaman"batin Alya
Karena merasa sangat nyaman, Alya pun membalas pelukan dari J-Hope dan menyandarkan kepalanya ke bahu bidangnya.
J-Hope melepaskan pelukan nya "Kau baik-baik dirumah dan aku tunggu jawabanmu"
"Iya oppa, hati-hati" kata Alya
J-Hope melambai lambaikan tangan ke Alya dan Alya pun membalas lambaian tersebut.
__ADS_1
Saat Alya kembali masuk ke apartementnya, dia langsung menutup mukanya dengan tangan karena sangat malu.
"Astaga... apa aku bermimpi...oppa J-Hope menembakku, dan... memelukku.... OMG!!!! apa yang harus ku lakukan" kata Alya
Alya langsung bergegas ke kamar mandi dan langsung mandi karena badannya sangat lengket karena keringetan tadi.
Sekitar 30 menit kemudian, Alya selesai mandi, kemudian Alya mendengar notif pesan ponselnya berbunyi. Sontak Alya langsung mengambil ponselnya dan membuka pesan.
"Ini nomor siapa?" batin Alya
Pesan:
"Apa kau sudah tidur?"
Balasan Alya
"Maaf ini siapa? mungkin kamu salah ngirim"
Tiba-tiba ponsel Alya berdering, tanda panggilan orang yang mengirim pesan tadi. Alya menerima telfonnya
"Oppamu,, J-Hope"
Alya membeku karena yang menelfon orang yang tadi menyatakan perasaannya kepadaku
"Ohh haii oppa, oppa sudah sampai rumah? " tanya Alya
"Sudah, baru saja sampai" balas J-Hope
"Ohh syukurlah, oiya oppa dapat nomorku dari mana?" tanya Alya
"Apa kau lupa, tadi kan seharian aku memegang ponselmu"
"Oppa tidak sopan sudah membuka-buka ponselku"
"Kenapa harus sopan kepada pacar sendiri?"
__ADS_1
goda J-Hope
Alya terdiam mendengar kata kata J-Hope, dibalik itu, muka Alya memerah
"Heii kenapa diam?" tanya J-Hope
"Oppa, kan aku belum menerima perasaan oppa" kata Alya
"Haha.. aku hanya bercanda, tapi aku tunggu jawabanmu. Ok" kata J-Hope
"Oke oppa, udah dulu ya oppa, aku harus tidur" kata Alya
"Oke good night Alya" kata J-Hope
"Iya oppa, good night "
Alya langsung menutup telefonnya, dan entah kenapa Alya langsung girang ketika J-Hope menelfonnya. Alya melompat lompat dikasurnya. Lalu notif pesan berbunyi lagi.
Pesan dari J-Hope
"Good night Alya.. ...jangan main ponsel sampai malam"
Alya senyum senyum sendiri melihat pesan dari J-Hope
Balasan Alya
"Baik oppa, selamat malam"
"
Balasan J-Hope
"Malam Alya 😴😉"
Qlya merasa bahagia sekali
"Astaga oppa...... kamu sudah membuat jantungku berdebar sangat kencang, kamu harus tanggung jawab" kata Alya
Setelah itu Alya langsung tidur.
__ADS_1
Bersambung