
Sejak dari kantin tadi hingga pulang sekolah, Dyxie terus menerus diledek Aura dan Keyla karena jas almamater Raksha yang terikat di pinggangnya. Sebenarnya bukan hanya Aura dan Keyla, hampir seluruh murid yang melihat Dyxie di buat salah fokus dengan jas almamater milik ketua OSIS yang di cap galak di SMA tersebut.
"Ngaku gak Lo? Jadian kan Lo sama Raksha?" tanya Aura yang kesekian kalinya.
"Dibilang nggak ya nggak astagaa."
"Yakin? Atau backstreet nih?" tanya Keyla ikut-ikutan meledek Dyxie.
Ya, mereka berdua memang sangat kompak dalam meledek Dyxie. Karena jarang mereka bisa meledek Dyxie seperti ini.
"Serah kalian dah anjir." akhirnya Dyxie pasrah dengan kedua sahabatnya yang terus-menerus meledek dirinya.
Hal yang serupa pun juga terjadi kepada Raksha. Tentu saja biang keroknya juga jas almamater. Seperti biasanya Galang gak pernah ketinggalan info karena dia termasuk salah satu bigos, alias biang gosip. Galang bersama Oliver meledek Raksha sejak mendengar gosip tentang jas almamater Raksha yang dipakai Dyxie.
"Haloyoh, PJ!" ledek Oliver.
"Aseekk traktir traktir!!" kata Galang ikut meledek Raksha.
"Gue kasih tuh jas ke dia buat nu--" Raksha hampir kelepasan mengatakan alasan dia meminjamkan jasnya kepada Dyxie.
"Hayo kenapa??" tanya Galang dan Oliver bersamaan.
"Ledek aja terus, lama-lama gue potong juga lidah kalian!" ucap Raksha sambil menatap kesal kedua sahabatnya.
Perkataan Raksha barusan sukses membuat Galang dana; Oliver bergidik ngeri. Pasalnya cowok didepannya ini tidak pernah main-main dengan ucapannya, dahulu Raksha pernah hampir menyayat mulut Galang karena Galang terus menerus meledek Raksha saat kelas 10. Oliver pernah dibotakin Raksha saat kelas 10 semester akhir hingga harus memakai rambut palsu.
*
Sepulang sekolah berbeda dari biasanya. Dyxie yang biasanya langsung ke rumah Raksha tanpa pulang terlebih dahulu kali ini dia memilih pulang lebih dulu untuk ganti baju sekaligus mencuci jas almamater Raksha yang terkena darahnya.
"Mami!!"
"Tumben pulang dulu? Biasanya juga langsung belajar di rumah si siapa itu? Lupa namanya." tanya maminya.
__ADS_1
"Nanti dulu aja bahas itu, sekarang bi Inah mana?" cewek itu menanyakan asisten rumah tangga yang ada disana berniat meminta tolong mencucikan jas almamater Raksha.
"Bi Inah pulang kampung, anaknya sakit. Kenapa?"
"Kalau gitu mami bisa bantu Dyxie gak?" tanya Dyxie sambil menaik turunkan alisnya.
"Ngapa--" Maminya Dyxie tidak melanjutkan kalimatnya ketika melihat jas almamater yang terikat di pinggang anak gadisnya. "Jas siapa itu?"
"Nah ini! Bantu Dyxie cuci ini ya? Please?"
"Gak, kamu yang bocor ngapa mami yang cuci?!" kata maminya menolak membantu Dyxie. Maminya ingin dari kegiatan ini bisa memberikan Dyxie pengalaman mencuci baju. Karena cewek itu tidak pernah mau mencuci bajunya sendiri.
"Ayolah mami, Dyxie gak ngerti caranya." rengek cewek itu.
"Lihat tutorial di YouTube kan bisa." sahut Shaka yang baru datang setelah pulang sekolah.
Jangan salah ya, Shaka itu seumuran dengan Dyxie dia juga masih kelas 12 di SMA yang berbeda dengan Dyxie, tapi karena urutan keluarga Dyxie harus memanggil Shaka kakak.
"Tuh, lihat tutor di YouTube." timpal maminya.
Dyxie berjalan cepat pergi dari ruang tengah menaiki tangga dengan kasar kemudian masuk kamar dan menutup pintu dengan keras.
"Om Leon kapan pulang Tante?" tanya Shaka kepada maminya Dyxie.
"Tante sudah bilang ke dia kalau kamu ada di sini, mungkin besok dia sampai rumah." jawab maminya.
"Om Leon sudah tahu maksud kembalinya Shaka kan?" tanya Shaka lagi.
"Pastinya sudah tahu.."
"Yaudah Shaka ke kamar dulu ya." kata Galang yang di angguki tantenya tersebut.
Di dalam kamarnya Dyxie benar-benar menonton tutorial mencuci pakaian. Entah apa yang mendorongnya melakukan itu, padahal biasanya dia sama sekali tidak peduli dengan hal seperti ini. Mungkinkah karena itu adalah jas Raksha? Entahlah.
__ADS_1
"Hmmm, gak sesulit yang gue kira." ucap Dyxie sambil menutup handphonenya.
Kemudian cewek itu meraih jas almamater Raksha dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci jas tersebut. Bukan dengan menggunakan mesin cuci, dia akan mencucinya dengan cara manual yakni menggunakan tangan. Sesekali cewek itu akan meringis kesakitan karena perutnya selalu sakit saat menstruasi. Tapi dia tetap semangat mencuci jas tersebut.
*
Disisi lain Raksha mondar-mandir di ruang tamu ditemani Oliver dan Galang. Mereka bertiga seharusnya sibuk belajar untuk mempersiapkan ujian akhir semester 1 yang akan dilaksanakan tanggal 23 Desember tepatnya satu hari setelah Olimpiade. Tapi Raksha malah asik mondar-mandir di depan Galang dan Oliver.
"Lo kenapa sih anjr?" tanya Galang yang sudah kesal melihat Raksha mondar-mandir sejak tadi.
"Demen banget kayaknya cosplay jadi setrikaan." sahut Oliver.
"Kenapa dia belum datang ya? Apa dia nggak datang?" batin Raksha sambil terus mondar-mandir sesekali matanya melirik pintu dan jam bergantian.
"Nungguin siapa sih Lo?" tanya Galang lagi.
"Dyxie!" jawab Raksha secara spontan.
Mendengar jawaban Raksha, seketika Galang dan Oliver tertawa. Disaat sahabatnya ini selalu menyangkal jika ditanya suka Dyxie atau tidak, tapi jika Dyxie tidak ada dihadapannya akan dicari.
"Ohh nungguin ayangnyaa.." kata Galang dan Oliver bersamaan sambil tertawa meledek Raksha.
"Hahh.. " Raksha menghela napas dan mengusap wajahnya yang hampir memerah, kemudian dia duduk meraih bukunya. Cowok itu tetap mencoba fokus sekalipun terus di ledek kedua sahabatnya.
"Mulut sialan! Kenapa jujur sih?!" gerutu Raksha di dalam hatinya. Bahkan cowok itu tidak sadar jika buku yang dipegangnya itu terbalik.
"Baca buku yang bener pak ketos." kata Oliver sambil membalikkan buku yang dipegang Raksha.
"Serah gue, yang penting gue masih bisa baca." jawab Raksha.
Kedua sahabatnya hanya menggelengkan kepalanya melihat kadar gengsi Raksha yang begitu tinggi untuk mengakui bahwa dia memang menyukai Dyxie. Mereka akhirnya memutuskan berhenti meledek ketuanya tersebut dan lanjut belajar lagi.
Oh iya ada beberapa perbedaan di SMA Achievers ini. Ulangan akhir semester di SMA Achievers akan dilakukan 2 sampai 3 Minggu lebih telat dibandingkan Ujian Akhir Semester sekolah lain makanya Ujian Akhir Semester Sama Achievers dilakukan di akhir bulan. Jika sekolah lain ujian sampai 1 Minggu. Di SMA ini hanya memakan waktu 3 hari tapi mereka pulang sekolah jam 9 malam saat ujian akhir semester. Para murid tidak pernah mengeluh karena memang sudah terbiasa dengan hal itu. Selain itu di SMA ini tidak ada yang namanya libur semester. Melainkan setelah selesai ujian akhir semester seluruh siswa akan di ajak liburan selama 5 hari. Entah itu di dalam negeri ataupun di luar negeri. Itu juga yang membuat para murid semangat sekalipun harus pulang malam.
__ADS_1
...***...
...Bersambung......