Perfect Boyfriend

Perfect Boyfriend
Plot Twist


__ADS_3

Di mansion besar itu, seorang wanita cantik tengah tertidur setelah melakukan kegiatan intim dengan suaminya. Tapi malam ini tidurnya tampak gelisah, keringat bercucuran membasahi keningnya. Tangannya meremas seprai dengan kuat seolah merasakan apa yang tengah dia lihat di mimpinya.


"Tidak!!!" teriak Blue langsung terjaga.


Nafasnya masih memburu, jantungnya berpacu dengan cepat. Dia yakin itu semua bukan mimpi.


Dengan melilitkan selimut ditubuh polosnya, Blue keluar begitu saja dari kamar untuk mencari suaminya.


"Ayang!" panggil Blue saat keluar kamar.


Kamar Blue berada di lantai paling atas mansionnya. Dia bergegas turun ke bawah di mana lantai kamar anak-anaknya berada.


Blue turun dengan menggunakan lift, setelah lift terbuka, dia segera mengecek satu-satu kamar anaknya.


Pertama dia membuka kamar Red dan anak sulungnya itu tidak berada di kamarnya.


"Pasti Red sedang mengantar Kika pulang ke rumahnya, 'kan!" gumam Blue sambil mengingat urutan kejadian yang dia lihat, semua berawal dari pertemuan pertama kali Kika dan Red.


Setelah itu, Blue membuka kamar Black di mana anak mommy itu tertidur dengan memeluk guling hello kitty.

__ADS_1


"I love you, Black. Mommy pasti akan membantu supaya Nada tergila-gila padamu!" gumam Blue lagi.


Ketiga Blue membuka pintu kamar Pink perlahan, dan benar saja kini Pink belum tidur karena tengah mengerjakan tugas sekolahnya sambil melakukan panggilan video dengan Felix.


"Mommy akan membantu hubunganmu dengan Felix, tenang saja!" gumam Blue sembari menutup pintu kamar Pink.


Terakhir, Blue membuka pintu kamar Green. Putri bungsunya sudah tertidur, Green tertidur dengan damai membuat Blue mengingat kejadian malang putrinya itu bersama Andreas.


"Sebenarnya mommy tidak suka dengan Andreas tapi sepertinya dia butuh bantuanmu!" gumam Blue lagi.


Sekarang misi Blue adalah merubah masa depan kisah cinta keempat anaknya.


Dan benar saja saat Blue membuka pintu ruang pribadi suaminya, Naku tampak fokus mengutak-atik layar hologram di depannya.


"Ayang!" panggil Blue dengan berlari dan menubruk Naku seakan mereka sudah lama tidak bertemu padahal mereka sebelumnya baru saja bercinta.


"Ay....," protes Naku yang kaget. Dia melihat penampilan Blue yang hanya memakai selimut saja. "Ay, aku sudah bilang kan, jangan berkeliaran di mansion dengan tidak memakai baju seperti ini!"


Blue acuh, bahkan sekarang selimut yang melilit tubuhnya sudah lepas begitu membuat tubuh polos Blue terpampang nyata. Naku menelan ludahnya beberapa kali apalagi kedua bongkahan istrinya menggesek dadanya.

__ADS_1


"Ayang..." Blue menggigit bibir bawahnya dan dengan nakal tangannya meraih resleting celana Naku dan membukanya. "Kita making love ya!" ajaknya.


"Ay, kita sudah melakukannya beberapa ronde tadi. Apa kau tidak lelah?"


Blue menggelengkan kepalanya. "Aku tidak akan pernah lelah untuk itu!"


Bersamaan dengan itu, tangan Blue sudah berhasil meraih benda kebanggaannya. Timun emas kesayangan.


"Aku akan membuat timun emas mengeluarkan otot-ototnya, Ayang!"


*****


Hehehe... Jadi bab 1-74 itu masa depan yang dilihat Blue ya, guys😅


So, apakah Blue bisa merubah kejadian buruk yang menimpa keluarganya?


Apakah Blue bisa merubah kisah cinta keempat anaknya?


Stay Tune terus....

__ADS_1


__ADS_2