Perfect Boyfriend

Perfect Boyfriend
Keluarga Prik


__ADS_3

"Kau harus menjawab panggilan atau pesan dari calon suamimu dengan cepat, okay!" ucap Black pada Nada saat berpamitan pulang.


"Aku akan menciptakan lagu khusus untukmu saat pensi sekolah nanti!" tambahnya.


Nada menganggukkan kepala dengan mengulum senyumnya. Entah kenapa dimata Nada sekarang Black menjadi tampan dari sebelumnya.


Sebelum masuk ke mobil, Black melakukan serangan tampan ala uncle Juna. Setelah itu memberi kiss bye yang langsung ditangkap oleh Nada.


"Astaga, aku terblacky-blacky!" gumam Nada kesenangan.


Walaupun hubungan mereka diawali dengan aneh.


*****


Di keluarga Ayang malam ini, suasana baik tampak menyelimuti anak laki-laki di keluarga itu. Sembari menunggu makan malam, Red asyik chatting dengan Kika begitu juga dengan Black yang cekikikan chatting dengan Nada.


Dan hal itu membuat Pink dan Green iri hati karena mereka dilarang berpacaran. Untuk Green masih bisa santai tapi tidak untuk Pink yang selama ini menjalin hubungan diam-diam dengan Felix.


"Bukankah ini tidak adil?" gerutu Pink sebal.


"Iya sih, tapi kita sudah protes pada daddy berulang kali. Aku tidak mau melanggar atau daddy akan marah!" sahut Green sambil melempar tusuk gigi ke gelas kosong yang ada di depannya.


"Kau saja yang tidak bisa main cantik!"


"Maksud kakak apa?"


"Ya tentu saja..." Pink hampir saja keceplosan berbicara mengenai hubungannya dengan Felix. "Lupakan perkataanku tadi!"


"Haish, aku tidak mau! Ayo cepat katakan, Kak!" desak Green yang mengalihkan perhatian Red dan Black.

__ADS_1


Kedua pemuda itu jadi ikut penasaran. "Pink punya rahasia apa?"


"Aku tidak punya rahasia!" elak Pink dengan cepat.


"Baiklah, kalau kau tidak mau mengaku. Aku akan meretas akun sosial mediamu!" ancam Red yang membuat Pink takut.


"Tapi janji ya, jangan bilang pada daddy!" akhirnya Pink akan membuka rahasianya, siapa tahu saudara-saudaranya bisa membantu hubungannya dengan Felix.


Semua mengangguk dan menunggu kalimat dari Pink selanjutnya tapi saat Pink akan membuka mulutnya kembali, tiba-tiba mommy Blue menyela.


"Pink berpacaran dengan Felix selama ini!" terangnya.


"What?" ketiga saudaranya tidak percaya.


Sementara Pink sendiri merasa syok, bagaimana mungkin mommy Blue bisa tahu?


"Mom..."


"Terus daddy bilang apa?"


"Felix akan ikut makan malam di sini!"


Dan benar saja tak lama Felix datang karena mendapat panggilan dari Naku sebelumnya. Lelaki itu mempunyai firasat tidak enak karena takut ketahuan.


Sesuai dugaannya saat dia masuk mansion, Naku yang baru turun ke lantai bawah menatapnya dengan memicingkan mata.


"Makanlah dulu!" perintah Naku yang langsung diangguki oleh Felix.


Felix ikut bergabung duduk di meja makan dan tempat duduknya berada di deretan kursi Red dan Black tepat di depannya ada Pink yang tertunduk takut.

__ADS_1


Suasana makan malam menjadi hening hanya dentingan sendok yang terdengar. Black mempercepat makannya karena tidak mau ikut campur urusan Pink, dia takut terkena imbas yang justru daddy Naku melarangnya berpacaran. Dan itu akan mengurangi tingkat kerennya, karena dia hari ini sudah pamer habis-habisan pada grup bandnya jika punya calon istri.


"Aku sudah selesai! Aku ke kamar duluan!" pamitnya.


"Tidak makan yang manis-manis dulu?" tanya Blue di sana.


Black hanya menggeleng. Dan aksinya itu diikuti oleh Red dan Green juga yang membuat Pink mendengus sebal karena saudara-saudaranya tidak membantunya.


"Jadi kalian berpacaran selama ini?" tanya Naku membuka suaranya saat semua selesai makan malam.


Karena ingin menjadi lelaki gentleman, Felix akan mengakui semuanya.


"Iya Tuan, saya mencintai Pink dengan tulus!" jawabnya.


Pink mengulum senyumannya mendengar jawaban pacarnya.


"Kau tahu kan keluargaku seperti apa?" tanya Naku lagi.


"Tentu saja tahu, Tuan. Keluarga prik, 'kan?" Felix keceplosan, dia mulai cemas. "Aduh, mati aku!" batinnya.


"Keluarga prik itu apa, Ayang?" tanya Blue dengan gayanya seperti biasa.


"Mungkin keluarga harmonis, Ay!" jawab Naku asal, karena jujur dia tidak mengikuti bahasa anak gaul jaman sekarang.


Pink dan Felix saling pandang karena sadar jika daddy Naku salah mengartikan kata prik.


"Selamat...." batin keduanya.


*****

__ADS_1


Prik \= Freak artinya Aneh😅


__ADS_2