
"Tadi aku bertemu dengannya, lalu dia salah paham denganku"
Meiwo bingung "Hah? kau bertemu dengan Alya? bagaimana bisa?"
"Jadi tadi sewaktu aku pergi dari cafe itu, terus aku langsung berlari menuju jembatan. Disitu aku hanya ingin mencari udara segar dan aku sambil merentangkan tanganku. Lalu tiba tiba dia menarik tanganku dari arah belakang, lalu dia memarahiku. Dan disitu aku merasa cewe itu beda dari yang lain gitu" jelas J-Hope panjang lebar
"Jadi kau sudah mengenalnya?" tanya Mewio
"Belum, waktu itu dia langsung pergi, aku tidak sempat menanyakan namanya"
"Lalu apa dia melihat seluruh wajahmu"
"Gak, aku pakai masker saat itu"
Meiwo mempunyai ide
"Apa kau tertarik padanya? dia lumayan mempunyai paras yang cantik, baik dan pintar. Ohh iya dia juga orang asli Indonesia. Bukankah kau suka dengan style orang Indonesia?Kau mau tidak aku kenalkan kau ke dia?" tanya Meiwo
J-Hope hanya terdiam
"Hitung-hitung cara move on mu ke cewe bajingan itu" kata Meiwo
-
- krik krik krik tidak ada balasan dari J-Hope
-
"Kau bisu ya? udahlah, pergi kau dari kamarku" usir Meiwo
Meiwo mendorong J-hope keluar kamarnya dan langsung menutup pintu kamarnya
"Heii kau makan malam dulu" teriak J-Hope
__ADS_1
"Sebentar lagi aku akan kesana" teriak Meiwo dari dalam kamarnya
Meiwo memikirkan yang terbaik untuk kakaknya itu, dia mempunyai ide nakal yang bisa membuat kakaknya melupakan wanita itu.
Meiwo .menuju ruang makan dan disana sudah ada kakaknya yang sedang menyiapkan makan malam.
"Kak, apa tawaranku tadi kau mau tidak?" tanya Meiwo sambil menuangkan nasi ke piringnya.
"Tawaran apa sih, kau diamlah dan makan makananmu itu!" kata J-Hope
"Aku tidak suka melihat mukamu yang masih mengharapkan wanita itu, lagi pula kalo mukamu ditekuk gitu, jelek banget sumpah" kata Meiwo
Sontak J-Hope menjitak jidatnya Meiwo
"Ahh apa apaan sih kau! sakit tau!" keluh Meiwo
J-Hope melanjutkan makannya tanpa menghiraukan Meiwo. Dan begitu pun Meiwo, dia juga melanjutkan makan dan tangan kirinya mengusap usap jidatnya karena sakit
"Kakak.... mending kau terima saja tawaranku, jika kau tidak menerimanya aku tidak tahan melihat mukamu yang begitu kasihan" kata Meiwo
J-Hope memikirkan perkataan Meiwo, dan ...
"Baiklah, akan aku coba. "
"Nahhh.. begitu dong... tapi aku gak nyaranin kalo Alya cuma buat pelampiasanmu saja ya, awas saja kalau kau menyakiti hati sahabatku"
"Iyaiya" balas J-Hope
"Awas kalau sampe Alya menangis karenamu... lihat saja balasanku" ancam Meiwo
"Kau jangan mempersulitku ya" kata J-Hope
__ADS_1
Meiwo hanya terdiam
Lalu Meiwo merencanakan apa yang harus dilakukan kakaknya untuk mendekati Alya, dan Meiwo kasih tau sedikit tentang latar belakang Alya.
Dan semakin hari J-Hope membuntuti Alya secara diam diam, dan makin lama J-Hope semakin tertarik lada kepribadian Alya yang sangat lembut nan tegas.
Dan pada saat Meiwo pergi ke Busan, dia mendapatkan ide yang sangat cemerlang. Dia meminta Alya untuk membukakan pintu apartemen nya. Dan Meiwo menyuruh J-Hope datang ke apartemen nya untuk beristirahat disana. J-Hope tidak tau kalau Meiwo merencanakan semua ini dan sebenarnya J-Hope kaget karena kedatangan Alya tetapi dia tidak menunjukkan ekspresinya.
Tetapi saking gugupnya, J-Hope malah melontarkan kesombongan nya. Sontak itu membuat Alya merasa sebal dengan tingkah J-Hope. Dan pada saat itulah, pertemuan
J-Hope dan Alya untuk kedua kalinya.
*Flashback Off*
Bersambung
Happy Reading :)
Maaf ya teman teman, author update nya gak nentuin hari, soalnya author masih harus mengutamakan sekolah dulu, dan novel ini di nomor duakan oleh author.
Dan satu lagi kalau kalian menemukan typo, tolong dimaafkan ya.. soalnya ini masih manual ketikannya.
Sekali lagi maaf
Dan jangan lupa like, and comment
Follow : IG : shantidewi46
Tweet : @shantid93183880
~
~
~
__ADS_1
~
~