
Pagi hari ini seluruh siswa siswi di SMA Achievers berkumpul di halaman untuk melihat pengumuman tempat liburan. Tempat liburannya berbeda-beda dari kelas 10, 11, dan 12. Setiap tahun kelas 10, 11, dan 12 akan mendapatkan giliran untuk liburan ke luar negeri. Dua kelompok kelas lainnya akan liburan di dalam negeri.
Benar-benar sekolah elit ya kan? Mau juga ah ujian 3 hari terus liburan ke luar negeri:)
Dan kebetulan sekali tahun ini adalah kelas 12 yang mendapat giliran liburan ke luar negeri. Dan sangatlah beruntung negara yang dipilih kepala sekolah SMA Achievers adalah Korea Selatan. Seketika para siswa siswi yang merupakan penggemar K-Pop berteriak heboh kegirangan.
"Anjayy ketemu duda tampan!" ucap Keyla sambil lompat-lompat. "Ntar sampai sana karungin Song Joong Ki bawa pulang seret ke KUA." kata Keyla yang sibuk dengan khayalannya.
"Dih, emangnya dia mau sama Lo?" tanya Aura.
"Njirlah, potek hati dedek." kata Keyla sambil bersikap seolah manusia paling menyedihkan.
"Diam kalian, dengarin dulu pengumumannya!" ucap Dyxie meminta orang-orang disekitarnya diam karena dia sama sekali tidak bisa mendengar apa yang dikatakan gurunya di depan sana.
Semua siswa dan siswi langsung fokus ke depan mendengarkan arahan yang di berikan kepala sekolah. Berbeda dengan Raksha. Netra cowok itu terus menatap Dyxie dari kejauhan. Terbesit rasa bersalah di hatinya karena telah marah kepada cewek yang berhasil meluluhkan hatinya tersebut.
"Raksha, lihat apa sih?" tanya Aveline tiba-tiba.
"Ck. Bukan urusan Lo." jawab Raksha ketus.
Aveline mengikuti arah pandangan Raksha. Tangannya terkepal erat ketika melihat siapa yang dilihat Raksha. "Kenapa sih lihatin dia terus? Katanya kamu benci pembully?! Dia kan pembully, dia bully aku beberapa hari yang lalu!" rengek Aveline sambil memeluk lengan Raksha.
"Gak usah ganjen jadi cewek!" ucap Raksha sambil menghempaskan tangan Aveline.
"Iiihh Raksha kok gitu sihh?! Aku marah nih!" kata Aveline dengan bibir yang sengaja di manyunkan.
"Ngaca anjeng! Lo sendiri pembully! Pembunuh! Pick me girl lagi." sarkas Galang yang sudah kelewat kesal dengan cewek itu.
"Pergi aja Lo, ngerusak suasana." ucap Oliver dengan nada dingin.
Di semprot tiga orang cowok, Aveline memilih pergi dari sana dengan perasaan kesal karena dirinya tidak direspon baik oleh sahabat-sahabatnya. Em ralat, sahabat bagi Aveline doang. Bagi Raksha, Galang, dan Oliver mereka berempat bukan lagi sahabat.
Setelah Aveline pergi, Raksha kembali menatap Dyxie lagi.
"Samperin!" ucap Galang tiba-tiba.
"Gue ngerasa salah sama dia." kata Raksha dengan tatapan sendu.
__ADS_1
"Yaudah kalau ngerasa bersalah samperin dan minta maaf!" ucap Oliver.
"Lupain aja lah."
Raksha memilih mendengarkan pengumuman walaupun dia tidak fokus dan sesekali masih melirik ke arah Dyxie.
Berdasarkan pengumuman yang diberikan. Mereka yang liburan ke Korea Selatan pesawatnya akan berangkat 2 jam lagi. Jadi mereka harus pergi ke bandara sekarang juga. Jangan kaget ya kapan ngurusnya, paspor dan lain sebagainya sudah di urus oleh sekolah. Para murid hanya tahu beres dan menikmati liburannya.
*
Dyxie duduk di kursi yang sudah di sediakan. Cewek itu mengambil hpnya dan mengaktifkan mode pesawat sebelum pesawat lepas landas. Beberapa saat kemudian seorang cowok duduk disampingnya. Dyxie masih tidak menyadari cowok itu siapa.
"Dy--" saat cowok itu ingin memanggil Dyxie. Terdengar suara seorang pramugari.
..."Ladies and gentlemen, welcome onboard 123B with service from Indonesia to South Korea. We are currently third in line for take-off and are expected to be in the air in approximately five minutes time....
...We ask that you please fasten your seatbelts at this time and secure all baggage underneath your seat or in the overhead compartments. We also ask that your seats and table trays are in the upright position for take-off....
...Please turn off all personal electronic devices, including laptops and cell phones. Smoking is prohibited for the duration of the flight. Thank you for choosing The Airlines. Enjoy your flight."...
Semua penumpang menurut dengan apa yang dikatakan pramugari barusan. Setelah 5 menit pesawat mulai lepas landas. Tapi Dyxie belum juga menyadari siapa yang ada di sampingnya karena dia sama sekali tidak menoleh. Dia memilih melihat keluar jendela.
Raksha tidak kehabisan akal, cowok itu tiba-tiba menggenggam tangan Dyxie. Tentu saja itu membuat Dyxie kaget bukan main.
"Jangan macam--" Dyxie tidak melanjutkan kalimatnya setelah melihat siapa yang menggenggam tangannya. Dia hanya melepaskan genggaman tangan tersebut dan beralih menatap jendela lagi. Dia masih sakit hati dengan Raksha yang membentaknya dan melempar barang kepadanya seperti kesetanan.
"Dyxie, gue--"
Sebelum Raksha menyelesaikan kalimatnya Dyxie terlebih dahulu memotong kalimat yang akan di ucapkan cowok itu. "Gue gak pernah marah sama Lo." ucap Dyxie.
"Maaf, waktu itu gue buat kaki Lo luka." kata Raksha.
"Gue tahu itu bukan kemauan Lo, gue malas bahas itu sekarang." jawab Dyxie tanpa melihat ke arah Raksha.
Raksha menghela napas. "Gue gak salah kan kalau jatuh hati sama cewek modelan kayak Lo?" batin Raksha sambil menatap cewek disampingnya.
Di sisi lain Keyla dan Galang yang kebetulan duduk bersampingan asik menggosipkan Raksha dan Dyxie.
__ADS_1
"Fix sih, kalau kapal mereka berlayar gue bakal penumpang pertama!" ucap Keyla.
"He'em, moga aja gak karam." sahut Galang.
"Anjg omongan Lo!"
"Lah kan benar? Yakali gue doain semoga karam? Ngadi-ngadi Lo."
"Iya juga sih."
*
Lama penerbangan dari Indonesia ke Korea Selatan sekitar 7 jam 15 menit. Pesawat lepas landas pukul 9 pagi. Berarti kira-kira mereka akan sampai di Korea Selatan pada pukul 18.00 WIB atau pukul 20.00 KST.
Sekitar 5 jam sudah mereka habiskan di dalam pesawat. Mereka berdua tetap tidak saling mengobrol. Dyxie malah menutup telinganya dengan airpod sedangkan Raksha yang diacuhkan Dyxie memilih membaca buku quotes.
Bruk.
Raksha dikejutkan dengan kepala Dyxie yang tiba-tiba menyandar di pundaknya. Cowok itu menutup bukunya dan melirik ke arah Dyxie. Cewek itu tertidur.
"Cantik..." gumam Raksha.
Raksha sudah memutuskan tidak akan menutupi perasaannya lagi, dia tidak akan membohongi dirinya sendiri. Dia menyukai Dyxie, mau tidak mau dia harus mengakui perasaannya sendiri.
"Tunggu besok, gue punya kejutan buat Lo." batin Raksha sambil tersenyum tipis menatap Dyxie. Tangannya tergerak untuk mengusap lembut kepala Dyxie.
...***...
...Bersambung.....
...Untuk arti kalimat bahasa Inggris di atas....
..."Hadirin sekalian, selamat datang di pesawat 123B dengan layanan dari Indonesia ke Korea Selatan. Kami saat ini berada di urutan ketiga untuk lepas landas dan diperkirakan akan mengudara dalam waktu sekitar lima menit....
...Kami meminta Anda untuk mengencangkan sabuk pengaman Anda saat ini dan mengamankan semua bagasi di bawah tempat duduk Anda atau di kompartemen atas. Kami juga meminta agar tempat duduk dan baki meja Anda dalam posisi tegak untuk lepas landas....
...Harap matikan semua perangkat elektronik pribadi, termasuk laptop dan ponsel. Merokok dilarang selama penerbangan. Terima kasih telah memilih The Airlines. Nikmati penerbangan Mu."...
__ADS_1
...Kira-kira begitu arti kalimatnya ya....