PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Bertemu Teman Lama


__ADS_3

Siang ini sepulang mengajar Rania janjian dengan dewi ke mall setelah semalaman berbalas chat akhirnya siang ini mereka ketemu dimall yang dijanjikan


" Rania ,lu dah ijin lum sama suami loh " tanya Dewi


" Udah dong ,aku kan istri yang baik hati tidak sombong dan rajin menabung " canda Rania


"Rania sini deh ,ini bagus buat kamu " Dewi antusias menunjukkan sebuah lingerie merah


" Ih apaan ini ,kaya saringan kaya gini ogah ah " sahut Rania


" Ini buat nyenengin suami tau " ucap Dewi


" Loh nggak tau Dew ,gimana hubungan gue sama mas Arya ,andai lo tau hubungan gue dan mas Arya hanya sebatas ibu pengganti buat Rama " batin Rania


Kemudian Rania berusaha mengalihkan pembicaraan dengan mengajak Dewi ke stand yang lain kemudia terpikir olehnya untuk membelikan dasi untuk Arya ,selama menikah ia belum pernah memberikan apa apa pada Rama


" Dew gue mau kesana dulu yah " kata Rania sambil menunjuk stand dasi


" Oh ,ok .... " kata Dewi


pada saat tiba di stand Dasi ia tidak sengaja menabrak seorang laki laki


" Bug..." kepala Rania menabrak dada bidang seseorang


" Maaf ,Mas nggak sengaja " ucap Rania


" Iya lain kali hati hati mbak " kata pria tadi ,seraya menatap Rania


" Kamu Rania kan ? Ucap laki laki tadi


" Iya ,masnya kenal dengan saya ? " tanya Rania


" Rania ini aku , shodiq teman sekelas kamu waktu SMA, kamu masih ingat kan ? " kata shodiq sambil menunjuk dirinya sendiri


" Ya Tuhan .....,apa kabar " sahut Rania bahagia siap yang tidak kenal shodiq cowok alim dan populer disekolahnya dulu ,idola semua cewek cewek termasuk Rania ,hanya saja Rania tak menampakkan Rasa cintanya ,karna dia sadar siapa dia dan siapa shodiq ,Rania hanya gadis desa dari keluarga sederhana sedangkan shodiq dia dari kalangan orang berada pada waktu itu ,ibarat kata bak punguk merindukan bulan bila Rania mencintai shodiq , kini setelah sekian tahun akhirnya mereka berjumpa ,shodiq semakin bertambah matang dan keren


" kok bengong Ran , ngomong ngomong kamu sekarang beda banget sama Rania jaman sma tambah cantik ,aku hampir tidak yakin ini Rania temenku dulu " kata shodiq


" Blush " pipi Rania langsung merah mendapat pujian dari shodiq

__ADS_1


" Kamu kesini sama siapa ? " tanya shodiq


" Sama Dewi ,temen kita juga waktu sma ,itu dia orangnya " kata Rania sambil menunjuk Dewi yang berjalan kearahnya


" Dew sini " panggil Rania pada Dewi


" Ini bukanya shodiq ya ? gila tambah keren aja lu ,kerja dimana sekarang "


" Aku kerja dibank abc di kota ini , kangen sama kalian semua gimana kalau ngobrolnya sambil makan siang di restouran depan mall ini ,kalian belum lunch kan " ucap shodiq


" Gimana Rania ,please mau ya kita kan udah lama nggak ketemu bentar aja makan doang " pinta Dew


"Bentar aja yah ,janji " kata Rania


kemudian ia mengirim pesan pada Arya bahwa ia mampir makan sianah dulu


(Mas aku ,udah selesai belanjanya dan ini mau makan siang dulu dengan dewi dan temen sma aku ) pesan dari Rania ke Arya


" Yah , cuma diread doang , mungkin dia lagi sibuk kali yang yang penting aku dah ijin ke dia dan dia udah baca " batin Rania


kemudian mereka bertiga bergegas menuju restauran yang dimaksud shodiq


" Serius nih , wah jangan dong ... maksudnya jangan tanggung tangung ngasih traktiranya " sergah Dewi


" Nggak usah , bair aku dan dewi bayar sendiri aja " tolak Rania


" Nggak baik loh ,nolak rejeki " kata shodiq lagi


Mereka bertigapun makan diiringi canda tawa teringat masa masa sma dulu ,sementara tak jauh dari Meja makan mereka rupanya Arya juga ada direstauran yang sama sedang meeting dengan klien ,Arya melihat Rania sedang menikmati makan siang dengan seorang pria meskipun disana ada dewi juga ,hatinya bergemuruh namun ia tetap melanjutkan meetingnya berusaha profesional meskipun pikiranya sudah mulai bercabang ,selesai meeting ia langsung menghampi Rania


" Sudah selesai ,makan siangnya kalau udah aku tunggu diparkiran " ucap Arya dengan nada dingin


" Suami loe ,kayaknya marah Ran udah loe susul aja atau kalau perlu gue yang jelasin " kata Dewi dengan penuh kekawatiran takut Rania sahabatanya dimarahi suaminya


" Nggak perlu Dew ,semuanya dua duluan ya " pamit Rania


" Itu suaminya Rania ? jadi Rania sudah bersuami , udah lama nikahnya ?"cecar Shodiq


" Satu satu dong nanyanya ,biar nggak bingung jawabnya " sewot Dewi

__ADS_1


" Iya ,sekarang loe jelasin satu persatu ,gue penasaran " tanya shodiq


Dewi akhirnya menjelaskan bahwa Rania sudah menikah dengan Duda kaya Raya yang tak lain adalah guru muridnya disekolah


sementara itu Rania bergegas menuju keparkiran dimana Arya sudah menunggu


" Udah selesai kangen kangenya sama laki laki lain ? " ucap Arya dengan nada dingin


" Loh ,mas kok marah bukanya aku udah ijin ya kan sebelum aku kesini udah chat mas Arya cuma diread doang ,ya aku pikir boleh lagian itu makan siang juga ada Dewi mas kok sampai marah kaya gini,aku sampai malu loh mas atas sikab mas Arya ,udah nggak ada Ramah Ramahnya sama temen aku " ucap Rania


" Oh ,jadi kamu malu punya suami kaya aku yang cuma seorang duda ? ucap Arya dengan nada dingin


" Aku ,nggak malu bersuamikan mas Arya ,cuma sikab mas Arya yang bikin aku malu ,kaya laki laki posesif kaya laki laki yang sedang cemburu gitu ,atau jangan jangan memang mas cemburu" sergah Rania


" Cemburu katamu ,jangan mimpi aku cuma tidak mau kalau klienku tau istriku bersama laki laki lain , jangan ngarap kamu kamu tau aku tidak pernah cinta sama kamu " ucap Arya dengan nada emosi


" Deg ...." Sakit hati Rania mendengar pengakuan dari Arya


" Ya Tuhan ,kenapa sesakit ini dengar kata kata dari mas Arya " batin Rania


" Buruan masuk mobil mau jadi tontonan orang kamu nangis disitu " ucap Arya pada Rania


Tanpa sepatah katapun Rania masuk dalam mobil ,air matanya tak kunjung kering sepanjang perjalanan keduanya tidak saling bertutur sapa ,sesampainya dirumah Rania langsung masuk kamar


" Apa aku sudah keterlaluan ya ,biarin ajalah biar jadi pelajaran dia agar tidak seenaknya aja ketemuan dengan laki laki ,untung aku tadi liat ,rasanya dadaku sesak sekali liat dia bersama laki laki lain tidak mungkinkan aku cemburu sama dia ,ini pasti hanya karena aku mau menjaga martabat keluargaku saja " batin Arya


" Bunda ... bunda kok kamarnya ditutup " Rama memangil mangil Rania untuk keluar kamar


" Ceklek " pintu dibuka dan Rania keluar dari kamarnya


" Sayang maafin bunda yah, bunda lagi nggak enak badan , Rama malam ini bobo sama papa aja yah Nanti Gantengnya mama ketularan mama " ucap Rania sambil memeluk putra sambungnya ia sengaja mengatakan itu biar malam ini tidak tidur bertiga dengan suaminya


" Yah bunda kan nggak seru " sahut Rama


" Nanti kalau bunda udah nggak sakit lagi bunda janji bobo bersama lagi " ucap Rania


" Ok ,bunda cepet sembuh yah... Rama sayang bunda " ujar Rama


" Bunda juga sayang banget sama Rama " kata Rania kemudian

__ADS_1


" Kamu memang selalu bersikab manis sayang ,beda banget sama bapak kamu ,mulutnya pedas kadang sikabnya nyebelin ,berubah ubah " batin Rania


__ADS_2