PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Permintaan Eliza


__ADS_3

Kondisi Rania kian membaik.dokter sudah mengijinkan Rania pulang tapi harus rajin check up .Arya juga semakin sering berkunjung dengan alasan ingin ketemu dengan Eliza


" Papa tenapa papa ndak tindal dicini aja atau mama yang tindal dilumah papa " satu pertanyaan Eliza yang membuat Arya terdiam


" Kok Papa diem " tanya Eliza lagi


" Begini saya ,kamu taukan kalau orang dewasa tidak boleh tinggal bersama kalau tidak ada ikatan pernikahan contohnya kaya om Bams dan tante Lita mereka boleh tinggal satu rumah bahkan satu kamar karena mereka sudah menikah kalau mama dan papa tidak boleh sayang karena kita bukan suami istri " kata Arya berhati hati menjelaskan tentang hubunganya dengan Rania


" Lalu tenapa kalian tidak menikah saja biar bica tindal belcama " protes Eliza


" Masalahnya mama kamu kan sudah punya suami papa Bima " kata Arya semakin hati hati bicara dengan Eliza yang kian hari kian kritis saja


" Kan Papa Bima cudah ndak ada ?" kata Eliza lagi


" Mati aku ...harus jawab apa lagi kalau aku diam pasti dia akan semakin mencecarku " Batin Arya


" Hmmmm.... masalahnya Mama kamu nggak cinta sama papa dia cintanya sama papa Bima " kata Arya lagi


" Ndak macalah Eisa pelnah dengel Tante Lita seling bilang ndak cinta cama om ban kalena om ban ngecelin tapi meleka menikah " kata Eliza yang membuat Arya bungkam


" Eliza sayang kamu belum mengerti masalah orang dewasa suatu saat nanti kamu akan tau , maafin papa ya " kata Arya penuh penyesalan


" Olang dewaca libet " Eliza mulai ngambek


Arya berusaha membujuk Eliza agar tidak ngambek lagi namun sepertinya usahanya sia sia


" Loh kok tumben Kak Eliza diem dieman sama papa " tanya Rania .kini setelah baby Bima lahir Rania membiasakan diri memangil Eliza dengan sebutan kak Eliza


" Eisa lagi malah cama papa " ketus Eliza .Sementara Arya bingung harus bagaimana menyikapi Eliza

__ADS_1


" Kenapa marah sama Papa ?" tanya Rania


" Pokokna eisa malah cama papa ,dan papa ndak boyeh main kecini ladi " kata Eliza


" Sayang nggak boleh begitu ,Mas ini ada apa sebenarnya kok tumben tumbenan Eliza bersikab seperti ini biasanya dia sangat manja sekali sama kamu " tanya Rania


" Em...anu itu " Arya bingung harus bilang apa pada Rania


" Anu..itu apa yang jelas dong mas ngomongnya " cecar Rania .sementara Arya bingung harus jawab apa ia mangaruk kepalanya yang tidak gatal


" Eliza minta aku tidur disini " ucap Arya pelan


Rania menganguk faham karena Eliza juga suka memprotes soal Arya tidak pernah menginap dirumahnya


" Eliza sayang .... mama dan papa itu ndak boleh tidur dalam satu rumah kita sudah punya rumah sendiri sendiri kalau papa kangen Eliza papa boleh main disini tapi ndak boleh tidur disini nanti kalau papa tidur disini mama bakal dimarahin tetangga " ucap Rania hati hati


" Karena Om Bams dan tante Lita sudah menikah " kata Rania


" Tenapa mama dan papa tidak menikah caja bial bica catu lumah "kata Elisa persis yang ia katakan pada Arya tadi .seketika Arya dan Rania bungkam


" Eisa udah nggak puna papa ... papa Bima udah pelgi Eisa ndak mau papa alya pelgi juga huaaaa.... kata temen Eisa itu kalau puna papa halus catu lumah kalau beda lumah belalti bukan papa kita huaa....aaa" tangis Eliza semakin menjadi


Semenjak kejadian hari itu Eliza jadi pendiam setiap kali Arya datang Eliza selulu cuek bahkan Eliza lebih sering tidur dirumah Bams ataupun omanya .Rania semakin sedih ia merasa Eliza menjahuinya


" Kak tidak ada salahnya kakak mencoba kembali dengan mas Arya ,aku kasian banget liat Eliza akhir akhir ini " ucap Thalita


" Tha ... masalahnya aku udah nggak punya perasaan apa apa lagi sama mas Arya .Semenjak mas Bima dinyatakan meninggal hatiku sudah pergi bersamanya Tha " ucap Rania sambil menangis


" Kak masalah cinta atau enggak itu urusan belakangan kak,lihat aku sama Bams kami menikah tanpa cinta tapi kami baik baik saja sampai saat ini .Kak Rania jelas beda kak Rania memang sudah tidak cinta dengan mas Arya tapi aku lihat Mas Arya sangat mencintai kak Rania " kata Thalita

__ADS_1


" Lita kamu jangan ngarang Bams itu cinta banget sama kamu dia bucin banget anak kecil aja tau kalau Bams cinta mati sama kamu dan aku liat kamu juga cinta berat sama dia ,jelas kita beda jangan disama samain " ucap Rania


" Kak Rania sok tau " ucap Thalita bersemu merah


" Lah memang tau kok ,aku dari kecil hidup sama suami kamu jadi bau kentutnya aja aku tau jadi kamu jangan pernah bilang aku sok tau " ungkap Rania


" Kak kok jadi bahas aku sih ,kita ke topik awal .Kak aku tau kakak juga tersiksa dijauhi Eliza kaya gini Eliza juga demikian dia pasti merindukanmu namun dia masih mode ngambek ,apa salahnya kak Rania mengalah menikah dengan Mas Arya demi kebahagiaan Eliza " kata Thalita


" Masalahnya nggak sesederhana yang kamu pikir Tha , terlalu sulit aku untuk membuka hati untuk mas Arya mungkin kalau orang lain lain ceritanya kamu nggak tau bagaimana kehidupanku dulu dengan mas Arya " kata Rania dengan wajah sendu


" Aku tau kak ,Bams sudah cerita semua masalalu kakak bersama mas Arya tapi semua orang bisa berubah kak dan aku lihat mas Arya masih sangat mencintai kak Rania .Asal kak Rania tau pada waktu kak Rania dinyatakan koma orang yang sibuk mencari cara agar kak Rania segera sadar adalah mas Arya ,kakak tau mas Arya sudah mencari dokter terbaik disungapura sebelum akirnya kak Rania sadar " tutur Thalita


" Hmmm... beri aku waktu berpikir dulu Tha ,semua terlalu sulit buat aku " kata Rania


" Tidak ada yang sulit kak selama kak Rania mau mencoba " kata Thalita


Sementara dikediaman Arya laki laki tampan ini sedang melamun akhir akhir ini dia tidak fokus dalam bekerja .dia sangat merindukan sang putri namun apalah daya Eliza masih mode ngambek dan sulit didekati


" Pah ...kok melamun sih ,papa sekarang ini suka sekali bengong ada apa pa ?" tanya Rama


" Tidak apa apa sayang papa hanya capek aja " ucap Arya


" Oh ya pa... akhir akhir ini kenapa adek jarang banget kesini ,aku kangen banget pa .Mana sekarang tugasku lagi banyak banyaknya jadi nggak bisa samperin adek " Tanya Rama


" Adekmu lagi ngambek sama papa " kata Arya


" Emang kenapa pa ?" tanya Rama kepo


" Dia maunya papa serumah sama mama itu kan nggak mungkin tapi dia nggak mau mengerti ,papa dan mamamu sudah kasih pengertian tapi sepertinya dia belum mengerti makanya sekarang papa pusing ,papa itu kangen sama dia cuma Adek kamu nggak mau ketemu papa " ucap Arya sembari menghembuskan nafas kasar

__ADS_1


__ADS_2