PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Pergi


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu ,beberapa saat setelah Rania pergi mobil Arya memasuki pekarangan rumahnya


" Kok sepi pada kemana " batin Arya


" Mbok ...mbok " Arya memangil mbok minah ARTnya


" Aden pulang ? syukurlah aden kecil dari tadi nagis terus " ucap mbok minah


" Memang Rania kemana kok tumben tumbenan Rama nagis terus ,selama ada Rania anak itu jarang hampir tidak pernah menangis " tutur Arya


" Itu den ,Neng Rania pergi " ucap mbok minah sedih


" Pergi ? pergi kemana ke tempat Dewi paling paling ,ntar juga balik lagi " Ucap Arya santai


" Sepertinya tidak den , neng Rania bawa koper besar dan dia juga nitip sebuah surat ke saya den masih di kamar mbok ambil dulu " cicit mbok minah


" Pakai surat segala kaya jaman purba aja " ejek Arya


" Kata neng Rania ,dia sudah menghubungi aden hpnya tidak pernah aktive dan dikantor aden sibuk terus ,Neng Rania minggu ini bolak balik ke kantor nyari Aden katanya nggak pernah ketemu " tutur mbok minah


" Oh ,iya aku lupa mengaktivekan hpku " ucap Arya sambil tepuk jidat


Kemudian Arya membuka hpnya pesan dari Rania berentetan seperti kereta ,dan banyak pangilan isinya ribuan kata maaf dari Rania


" Aku ke kamar Rama dulu untuk menenangkan Rama " ujar Arya


" Jagoan papa .... ini papa pulang " kata Arya menghampiri sang putra yang masih menangis dikamar


" Papa jahat ,papa udah nggak sayang sama Rama papa pergi nggak bilang bilang sekarang bunda jadi pergi kan nyari papa hua....aaaa" tangis Rama meledak

__ADS_1


Arya terenyuh melihat keadaan sang putra ,karena keegoisanya Rama harus kehilangan sosok ibu yang sangat disayanginya


" Sekarang Rama tenang dulu, kata mbok minah Rama belum makan ,sekarang Rama makan dulu habis itu papa janji bawa bunda pulang " bujuk Arya pada sang putra


" Papa nggak bohong kan " kata Rama


" Papa janji papa nggak bakal bohong ,papa pasti bawa bunda pulang ,sekarang makan dulu papa suapin yah " bujuk Arya


Rama menurut pada sang papa setelah makan ia langsung tidur karena kecapean seharian nagis terus ,setelah Rama tertidur Arya mencoba menghubungi Rania namun hasilnya nihil hpnya tidak diaktivekan ,kemudian ia menghubungi dewi namun Dewi juga tidak mengetahui keberadaan Rania kemudian ia menghubungi adek Rania


"Tut...." telp tersambung


Bams : hallo assalamualaikum bang ? apa kabar abang sama kak Rania ? ibu nanyain terus katanya ibu mau bicara


"Berarti Rania tidak pulang kerumah orang tuanya " batin Arya


Bams : hallo bang kok ,diam ibu mau bicara nih


Bams : kemana dia bang hpnya nggak aktive ibu bingung ini


Arya : kakakmu lagi ada tugas camping dari sekolah mungkin disana tidak ada sinyal ( dusta Arya)


Bams : oh ya bang tadi abang telp mau ngomong apa


Arya : itu mau tanya kabar bapak dan ibu aja ,sehat semua kan bapak dan ibu


Bams : alhamdulillah bang semua sehat ,ibu sekarang udah lega kak Rania nggak apa apa ,kata ibu sudah seminggu ini kepikiran terus sama kak Rania ,kemarin masih telp kak Rania katanya baik baik aja ,tapi hari ini nggak bisa dihubungi taunya camping ibu udah lega


Arya : ya udah ,abang tutup telp dulu yah assalamualaikum

__ADS_1


Bams : Waalaikum salam


"Kemana si Rania ,hadehhh bikin puyeng aja ,oh ya kata mbok minah tadi kan dia titip surat aku minta aja kali yah barang kali ada petunjuk " guman Arya


" Mbok .... mana surat dari Rania " ucap Arya


" Bentar den mbok ambil dulu " ucap mbok minah sembari mengambil surat dari kamarnya


" Ini den " ucap mbok minah


Arya segera membuka Surat dari Rania dan membacanya


Dear mas Arya


Saat membaca surat ini ,aku pastikan kalau aku sudah pergi dari hidup mas Arya ,maafkan atas segala kelancanganku memakai gaun istri yang sangat kamu cintai dan bahkan tak tergantikan oleh siapapun termasuk diriku ,aku hanya manusia biasa yang banyak salah dan dosa sekali lagi maafkan aku mas ,selama ini aku sudah mencoba bersabar dan berusaha mengerti keadaan mas dan berusaha menjalani hari hariku dengan cinta sepihak ,ini memang salahku tak seharusnya aku jatuh cinta padamu siapalah aku hanyalah wanita miskin yang tidak punya apa apa yang bisa aku bangakan ,namun siapa yang bisa menolak ketika cinta begitu saja hadir dalam diriku sekuat tenaga aku berusaha untuk tidak mencintaimu aku sadar siapa aku dan ribuan kali mas mengingatkan padaku bahwa takkan pernah ada cinta dihati mas untuk aku ,dasar hatiku saja yang lemah tidak bisa bekerja sama untuk hidup satu atap dengan mas tanpa melibatkan hati ,jujur ingin aku mengatakan pada mas tolong ajarkan aku hidup bersamamu tanpa melibatkan hati dan perasaan agar aku tidak terluka seperti saat ini ,aku selalu berharap akan adanya sebuah keajaiban datang ..... namun semua memang salahku yah salahku berani mencintaimu siapalah aku ini ,hari ini aku berpamitan padamu mohon maaf atas semua salahku ,terima kasih sudah mengajarkan aku tentang bagaimana menjadi istri yang baik meskipun aku belum bisa melakukanya dan mungkin tak akan pernah bisa ,karena dimata mas aku selalu salah ribuan maaf sudah kusampaikan namun tak satupun yang bisa mengugah hatimu untuk memaafkan aku ,selamat tinggal mas semoga kamu bahagia sampaikan maafku pada Rama aku tidak tega mengatakan perpisahan denganya ,jujur hatiku sangat terluka saat dia menangis meratapi kepergianku tapi apa dayaku aku bisa apa ? tidak ada alasan lagi aku tinggal di istana ini karena aku bukan sang ratu aku hanya butiran debu mungkin bagi mas Arya aku hanya seongok sampah yang harus segera dibuang agar tidak menyebarkan kuman bagi lingkunganya ,sekali lagi selamat tinggal ,jangan lupa sholat jangan telat makan usahakan pulang jangan larut malam agar Rama tidak kesepian ,tolong bacakan dongeng untuk Rama sebelum tidur ,tolong cek PRnya mbok minah tidak bisa bahasa inggris dia tidak bisa bantu ,mas dan Rama harus bahagia


Dari aku yang tidak pernah bisa menjadi bagian hidupmu


Rania


"Rania maafkan aku , aku menyesal andai kamu bersabar sebentar aku sedang menangkan diriku ,jauh darimu membuatku mengerti bahwa aku sangat membutuhkanmu " guman Arya disertai derai air mata kemudian ia menghubungi Heri sang assisten


Arya : Heri tolong kamu cari keberadaan Rania dia kabur dari Rumah


Heri : Baik bos


" Hadeh... lagi lagi aku yang kena getahnya siboss kalau udah gini aja ingat gue nambah kerjaan gue aja" batin Heri


" Mbok ...mbok " pangil Arya pada mbok minah

__ADS_1


" Ya den ,mau dibuatkan kopi / teh " tawar mbok minah


" Nggak perlu mbok ,aku hanya ingin bicara padamu soal Rania " ucap Arya


__ADS_2