
" Ternyata mempunyai Adek semenyenangkan seperti ini ,andai papa ketemu Adek lebih awal kami sudah bahagia sejak dulu " Batin Rama
" Dada...Papa ,Dag om heli make upnya jangan dihapus ya " ucap Eliza
" Iya ,besuk om kekantor juga pakai make up dan daster ini " sarkas Heri
" Nggak boleh gitu sama anak gue ,bulan depan aku tambah bonus " Kata Arya
" Gitu dong bosss.... Mantab " ucap Heri
" Sering sering aja Eliza make up om ,biar bonus om lancar " kata Heri pada Eliza
" Giliran Bonus aja cepet " ucap Arya
Akirnya hari yang ditungu tiba pernikahan Bams dan Thalita diselengarakan dengan mewah dan sangat meriah semua tamu undangan dimanjakan dengan berbagai hidangan yang disajikan artis ibukota turut memeriahkan acara pernikahan Bams dan Thalita
Raut bahagia terpancar dari kedua orang tua Bams dan Thalita begitu juga dengan Bima dan Rania tak henti hentinya mereka mengucap syukur kebahagiaan keluarga mereka lengkap sudah .Eliza sangat antusias mengikuti jalanya pesta ia menjadi pusat perhatian tamu undangan bukan hanya karena wajahnyaa yang cantik dan imut namun juga karena tingkahnya yang polos .
" Selamat atas pernikahan kamu Bams aku titipkan adek kesayangan kamu ,mama,Rania dan anak anakku " kata Bima
" Makasih kak ,kaka jangan ngomong kaya gitu kaya mau pergi kemana aja " ucap Bams
" Kakak percaya sama kamu ,kamu bisa menjaga keluarga kita dengan baik " lanjut Bima
" Kita jaga sama sama kak kelurga kita ,kakak jangan bicara aneh aneh " kata Bams
" Nasib orang kan tidak ada yang tau Bams ,seandainya aku nanti pergi duluan aku sudah lega ada kamu yang menjaga keluarga kita " kata Bima lagi
" Kakak nggak boleh ngomong gitu pamali ,aku selalu membutuhkan kakak sampai kapanpun ,aku nggak suka kakak bicara seperti itu " ucap Bams memeluk Bima
" Itukan cuma seandainya Bams ,bagi kakak kalian adalah segala galanya .Keluarga itu nomor satu Bams camkan itu " kata Bima lagi lalu ia berpindah menyalami dan memeluk Thalita
" Selamat adek kecil ,sekarang kamu bukan anak kecil lagi udah punya suami kurangi manjanya ,ngambeknya " kata Bima sambil memeluk adeknya
__ADS_1
" Makasih kak selama ini kakak udah jadi kakak terbaik baut aku " ucap Thalita sambil menangis
" Hush... jangan menangis ini hari bahagia kamu ,nanti make up kamu luntur " ucap Bima
" Ishhh kakak apa apain sih " ucap Thalita
" Selamat ya Bams ,sekarang kamu sudah jadi kepala keluarga kurangi selengekan kamu Thalita menjadi tanggung jawab kamu ingat itu " kata Rania
" Makasih kak " ucap Bams sambil memeluk Rania
" Selamat Adekku ,yang sabar ya nanti ngadepin Bams dia sebenernya baik cuma sedikit slengekan " ucap Rania
Satu persatu tamu undangan menyalami Bams dan Thalita mengucapakan selamat kepada kedua mempelai .Bima menghadiahkan sebuah rumah mewah tak jauh dari rumahnya dan rumah mamanya .setelah pesta selesai Bams langsung memboyong Thalita kerumahnya yang baru. Suasana rumah Bima menjadi tak seramai biasanya karena Bams pindah rumah biasanya dia selalu membuat hal hal yang membuat Rania teriak teriak karena keisengan Bams
" Sekarang agak sepi ya pa ,semenjak nggak ada Bams " kata Rania
" Kalau disini terus kasian Bams kamu marahin tiap hari , disana dia bisa menjadi lebih dewasa ada seseorang yang menjadi tanggung jawabnya " kata Bima
" Iya ya pa.... ngomong ngomong lusa papa jadi ke Kuala Lumpur " tanya Rania
" Pah Bisa nggak ,itu diwakilkan Bams ,aku nggak mau ditinggal papa " runtuk Rania
" Ma... ini bukan kali pertama loh mama papa tinggal , toh disana cuma tiga hari nggak lama ,Klienya minta aku sendiri yang menangani langsung terus apa kamu nggak kasihan sama Bams dia kan pengantin Baru masak langsung suruh kerja " Kata Bima
" Ini rasanya beda pa.. mama itu nggak pingin papa pergi ,maunya papa selalu temeni aku dirumah " kata Rania manja
" Aduh ...istriku semenjak hamil manjanya berlipat ganda ,Ma... papa itu cuma tiga hari loh biasanya juga seminggu dulu pernah papa tinggal dua minggu malah ,begitu urusanya selesai papa langsung pulang papa janji " kata Bima membujuk Rania
" Papa janji harus cepet pulangnya ,nggak tau kenapa aku nggak pingin papa pergi kemanapun " kata Rania
" Iya papa janji ,papa akan segera pulang mama mau oleh oleh apa nanti papa carikan " kata Bima
" Mama nggak minta apa apa cuma mama minta papa cepet pulang aja " kata Rania yang masih tidak rela suaminya pergi keluar Negri
__ADS_1
Hari ini adalah hari keberangkatan Bima ke Kuala Lumpur untuk menangani beberapa kasus disana ,sebelum pergi ia berpamitan kerumah orang tuanya ,lalu ketempat Bams dan yang terakir ia ketempat Arya untuk berpamitan pada putri kecilnya yang kebetulan lagi bersama Arya
" Assalamualaikum.... " terdengar suara Bima begitu memasuki Rumah Arya
" Waalaikum salam .... masuk Bima ,aku panggilkan Eliza sebentar" kata Arya sambil masuk kedalam kamar Eliza yang masih bermain dengan Rama
" Eliza .... diluar ada Papa Bima mau ketemu kamu keluar dulu yuk " kata Arya
" Papa Bima .... mau jemput eisa ya " tanya Eliza
" Sepertinya papa kamu mau bepergian ayo kita temuai dia " kata Arya kemudian mengendong Eliza
" Papa..kok udah lapi mau kemana ?" tanya Eliza
" Sayang sini sama papa bentar ,Papa mau dinas selama tiga hari kamu dirumah sama mama ya nggak boleh rewel kasian mama ,kamu juga boleh main kesini selama papa tidak ada dirumah kalau tidak ada temen main " kata Bima
" Papa ndak boyeh pelgi...huaaaaaa" tangis Eliza pecah seketika
" Papa cuma sebentar sayang ,cuma tiga hari " ucap Bima seraya memeragakan angka tiga dengan jarinya
" Ndak boyeh pelgi ..... huaaaa.....aaa, papa ndak boyeh pelgi .... huaaaaa " tangis Eliza semakin menjadi
" Mbak Lastri tolong tenangkan Eliza sebentar saya mau bicara dengan Pak Arya " kata Bima pada suster lastri
" Ayo Eliza sayang ikut ncuss kita liat bunga ditaman belakang sambil bermain disana " bujuk Lastri
" Ndak...mau.... Eisa mau papa huaaaaa....aaa " tangis Eliza semakin menjadi
Lastri membujuk Eliza agar mau dibawa ketaman belakang setelah Eliza tenang Lastri segera mengendong Eliza
" Aku jadi nggak tega liat Eliza sepertu itu , biasanya dia nggak pernah nangis saat aku tinggal palingan dia minta oleh oleh " ucap Bima sendu
" Bim... memangnya harus kamu yang datang ya ?" tanya Arya
__ADS_1
" Iya klien maunya aku langsung yang menangangani kasusnya ,resiko pekerjaan mau gimana lagi sebetulnya berat aku meninggalkan Eliza apalagi tadi dia menangis histeris seperti itu , Arya aku titip Eliza dan Rania serta anakku dalam kandungan Rania ,aku percaya padamu Arya " ucap Bima
" Tanpa kamu minta aku akn menjaga mereka , lagian kamu pergi cuma tiga hari kaya mau pergi seabad aja " kata Bima lagi