PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Pesta Ibu Dina


__ADS_3

" Rania kata penjaga ,tadi siang mamanya Bima yang sombong itu datang kemari mau apalagi dia kemari ? ,untung satpamnya pinter udah diusir sama dia " kata Ibu Rania


" Iya tadi penjaga juga sudah bilang ke Rania kalau tante Rahmawati itu kemari ,tante Rahmawati juga mengirim pesan ke Rania kalau dia minta maaf atas sikabnya selama ini " Ujar Rania pada Ibunya namun ia tidak bercerita mengenai adeknya Bima yang kecelakaan dan ia mendonorkan darahnya


" Ada angin apa tiba tiba minta maaf ?" ucap Ibu Rania


" Ntahlah Bu , Rania juga sudah memaafkannya tadi dia ngajak ketemuan namun Rania tolak " kata Rania


" Yang membuat Ibu jadi heran kenapa dia langsung berubah drastis begitu aneh sekali pasti ada sesuatu " ucap Ibu Rania penuh Curiga


" Sudahlah bu, setiap manusia pasti berubah yang penting fokusku sekarang cuma Eliza " tutur Rania


" Bu ,nanti malam titip Eliza lagi yah Rania mau menghadiri undangan pesta Ibu Dina " pinta Rania


" Kamu tenang aja selama Ibu disini Eliza aman sama Ibu ,kamu fokus dengan kegiatanmu dulu .oh ya lusa Ibu mau pulang tadi Bams udah neror Ibu suruh pulang " kata Ibu Rania


" Sebenarnya Rania pingin Ibu lebih lama lagi tinggal disini ,atau Bapak dan Ibu pindah saja kesini " ucap Rania


" Mana bisa begitu Cantiiiik... ,Ibu punya pekerjaan dirumah dan Ibu sudah kangen dengan sawah serta kebun kita dikampung " sahut Ibu Rania


" Terserah Ibu saja ,yang penting Ibu selalu jaga kesehatan jangan terlalu capek " ucap Rania


Malam menyapa meningalkan siang dengan segala kesibuknya .Seorang wanita muda tengah siap siap untuk menghadiri pesta .Sebuah tas jinjing bergelayut manja tangan mungil Rania menyempurnakan penampilannya malam ini.


" Ibu Rania berangkat dulu yah ,Assalamualaikum " ucap Rania pada Ibunya


" Waalaikum salam ,kamu berangkat sama siapa " tanya Ibu dengan nada cemas


" Sendiri Bu, " kata Rania


" Ibu nggak ijininin kamu keluar sendiri ,kamu pergi sama mang Diman saja biar Ibu tenang " ujar Ibi Rania


" Tapi nanti kalau mang Diman ikut Rania ,Ibu butuh apa apa gimana " tanya Rania

__ADS_1


" Ibu nggak akan kemana mana ,malam malam begini lebih baik ada yang menemanimu " ujar sang ibu


" Baiklah bu " kata Rania


Belum sempat Rania memanggil Mang Diman sebuah mobil pajero sport masuk keplataran Rumah Rania.


" Sepertinya itu mobil Bima Ran ,kamu janjian denganya " tanya Ibu


" Enggak Bu,aku malah tidak tau dia dapat undangan apa enggak " jawab Rania


" Assalamualaikum... Tante " ucap Bima sambil bersalaman dan mencium tangan Ibu Rania


" Waalaikumsalam Bim , kalian janjian ya " tuduh Ibu Rania


" Enggak tante ,saya malah tidak kasih tau Rania kalau saya mau kesini rencananya mau kasih kejutan jemput untuk menghadiri pesta " Ucap Bima antusias


" Nanti ada yang ngamuk ,Ibu jadi Repot " sindir Ibu Rania


" Yakin kamu suruh jemput anak Tante ,jangan jangan akal akalan kalian aja biar bisa ngajak jalan Rania pake acara ke pesta segala " tuduh Ibu Rania lagi


" Ibu .... apaan sih ,aku beneran nggak tau kalau Bima mau kesini dan masalah undangan itu Ibu kan juga udah liat sendiri undanganya .Dan kamu Bima ngapain kamu kesini cari penyakit aja " Sungut Rania


" Yah namanya juga kangen masa nggak boleh kesini ,dan untuk masalah mama aku jamin 100% dia tidak akan marah marah ke kamu lagi ,cuma untuk masalah hubungan kita perlu berjuang sedikit lagi please jangan jauhi aku .aku nggak bisa jauh dari kamu " ucap Bima


" Dasar anak muda , Udah sana pada berangkat dan untuk kamu Bim jaga Rania baik baik seujung kuku dia lecet maka kamu akan berhadapan dengan tante " ancam Ibu Rania


" Kalau begitu kami permisi Tante ,Asslamulaikum " pamit Bima


" Waalaikumsalam ,ingat pesen Tante jauhkan Rania dari mama kamu " ucap Ibu Rania


Ucapan Ibu Rania hanya ditanggapi Bima dengan mengajukan jempol


Sesampainya ditempat pesta Ibu Dina .Rania langsung disambut oleh Ibu Dina dengan antusias Ibu Dina mengenalkan Rania kepada kolega ,sahabat dan teman teman sejawatnya . Rahmawati tak mau kalah dia juga Heboh mengenalkan Bima pada teman teman Ibu Dina

__ADS_1


Berharap salah satu dari anak mereka berjodoh dengan Bima


" Kenalkan jeng ini putra saya Bima ,jeng semua pasti kenal kan sama anak saya . Saat ini usianya menginjak 28th tapi karirnya lagi menanjak tidak usah saya ceritakan pasti jeng jeng semua tau sepak terjanga anak saya di dunia hukum .Hampir semua pejabat ,artis dan semua orang kalangan atas mengunakan jasa anak saya dalam masalah hukum ,yah tapi diusianya yang sudah pantas menikah belum punya pasangan .Yah... maklumlah dia terlalu sibuk sehingga pacar saja saat ini dia belum punya " ucap Rahmawati gencar mempromosikan Bima


" Mama ...mama apa apa in sih " ucap Bima malu dengan promosi yang digencarkan mamanya


" Loh Jeng bukanya tadi saya liat dia kesini dengan Rania si Designer yang lagi naik daun itu " ucap salah satu teman sosialita Ibu Dina


" Oh ... Rania ,mereka itu cuma berteman dan Rania itu sahabatnya Thalita jadi Bima juga sudah anggap Rania seperti adek sendiri ,ya kan Bim " Bohong Rahmawati lancar selancar jalan tol


" Serah mama mau ngomong apa Bima kesana dulu nyusul Rania " ucap Bima


" Iya loh jeng saya liat mereka juga serasi ,satunya ganteng dan satunya juga cantik dan karir dua duanya sama sama lagi moncer moncernya " ucap salah satu Ibu ibu sosialita


" Bima itu sudah menganggap Thalita adek sendiri ,jadi itu tidak akan terjadi jeng.Tadi aja pas berangkat saya loh jeng yang nyuruh jemput dia nanti pulang juga diantar Bima .Anak saya itu memang laki laki yang bertangung jawab .Jeng liat sendiri perlakuan ke Rania yang dianggap adek sendiri aja begitu apalagi nanti kalau dia ketemu jodohnya saya jamin wanita itu akan diperlakukan bak Ratu oleh Bima " oceh Rahmawati yang hanya diangguki oleh teman teman sosialitanya


Sementara Rania yang sedang bersama Ibu dina dan koleganya sedang asik berbincang bincang ketika Bima datang


" Rania nanti kamu pulangnya biar diantar anak tante Roby ya ,biar kalian saling kenal anak tante orangnya sopan kok kamu nggak usah takut " kata Ibu Sofia koleganya Ibu Dina


" Nggak usah Tante , nanti Rania pulangnya sama saya karena tadi berangkatnya sama saya pulangnya biar sama saya saja .Nanti saya dimarahin Ibunya lagi " ucap Bima


" Eh Bima , tadi tante sempet ketemu mama kamu dia bilang mau kenalin kamu sama putrinya tante Desy " ucap Ibu Sofia


" Enggak jadi kok tante ,ini saya mau pulang sama Rania " kata Bima


" Bim... aku bisa pulang sendiri kok kamu temeni mama kamu dulu ,siap tau kamu cocok dengan anak temen mama kamu " sarkas Rania


" Berangkat sama kamu pulang ya harus sama kamu nggak ada bantahan " kata Bima


" Kalau begitu kami permisi Bu Dina ,sudah terlalu malam kasian Rania sepertinya juga sudah kelelahan " tutur Bima


Rania jadi Heran dengan sikab Bima akhir akhir ini dia lebih cenderung jadi pemaksa

__ADS_1


__ADS_2