PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Thalita selamat


__ADS_3

Sesampainya dirumah sakit Bima langsung menuju IGD untuk melihat keadaan Thaalita. Setelah melihat keadaan Thalita ia segera keluar IGD menemui mamanya


" Ma ,apa yang sebenarnya terjadi mengapa sampai Thalita kecelakaan seperti ini " Bima memberondong pertanyaan ke mamanya


" Hik.hik... mama juga tidak tau gimana persis kejadianya tadi pagi dia berpamitan mau jalan jalan sebentar tau tau mama dapat telephone dari polisi adek kamu kecelakaan " ucap mama Bima sambil sesengukan


" Tabrak lari atau bagaimana ? " tanya Bima lagi


" Berdasarkan keterangan polisi dari CCTV dan saksi yang melihat kejadian adek kamu sedang mengejar seseorang dan menyebrang jalan tanpa melihat kanan kiri lalu terjadilah kecelakaan itu " kata mama Bima menjelaskan


Tak lama kemudian dokter yang memeriksa keadaan Thalita keluar dari IGD sontak Bima dan mamanya menghampiri dokter


" Dok ,bagaimana keadaan adek saya " tanya Bima dengan nada cemas


" Pasien banyak kehilangan darah akibat kecelakaan yang dialaminya dan harus segara mendapatkan transfusi darah segera dan kebetulan stok darah O negatif yang sama dengan pasien sedang kosong " tutur sang dokter


" Papa dimana ma ? golongan hanya golongan darah papa yang sama dengan Thalita " tanya Bima pada mamanya


" Papamu masih bisnis trip belum pulang , aku belum mengabari papamu takut papamu kaget darah tingginya bisa kambuh " jawab mama Bima sambil berurai air mata


"Mama disini jaga Thalita dulu Bima yang akan akan segera kesini lagi bawa darah yang Thalita butuhkan mama bantu doa aja " pamit Bima pada mamanya


Bima segara mengerahkan anak buahnya untuk mencari stock golongan darah di PMI seluruh kota dan dia juga memasang status dimedia sosialnya mencari pendonor darah golongan O negatif


Sudah dua jam Bima belum mendapatkan darah yang dimaksud baik dari PMI maupun pendonor lainya tiba tiba ada pesan masuk dari Rania


Rania : Bima shareloc loe dimana sekarang


Bima : Aku di PMI pusat

__ADS_1


Rania : Tunggu aku segera kesana jangan kemana mana golongan darahku sama dengan adekmu sampai ketemu disana tidak ada bantahan titik


Tak lama kemudian Rania tiba dilokasi Bima saat ini


" Rania aku nggak tau harus bilang apa sama kamu setelah apa yang mama lakukan ke kamu kamu masih mau menolong adekku " ucap Bima


" Bima nggak usah drama disini sekarang kita kerumah sakit adekmu harus segera dapat transfusi darah ,tapi aku mohon usahakan jangan sampai mamamu melihatku aku tidak mau ada keributan lagi .nyawa adekmu lebih penting dari apapun " kata Rania


Begitu sampai dirumah sakit Bima langsung membawa Rania untuk mengambil darah yang dilakukan scara terpisah dengan Thalita sesuai keiginan Rania agar tidak bertemu dengan Rahmawati. Setelah mendonorkan darahnya Rania segera pulang .Bima hendak mengantar namun ditolak Rania


" Bim... Thalita sudah sadar dokter sedang memeriksa keadaanya " tutur Rahmawati


" Mama bersyukur banget ,ada orang yang mau mendonorkan darahnya untuk Thalita Bim .... mama ingin ketemu dengan orang yang sudah menyelamatkan nyawa Thalita mama ingin mengucapkan terima kasih padanya " lanjutnya


" Mama yakin pingin ketemu dengan orang yang mendonorkan darah buat Thalita ?" tanya Bima ragu


" Yakinlah mama sangat berterima kasih dengannya siapapun orangnya karena mama tau golongan darah yang sama dengan Thalita sangat langka " ucap Rahmawati sambil berurai air mata


" Kenapa begitu Bim ? apa kamu sudah memberi imbalan yang pantas untuknya kalau begitu mama juga ingin memberikan imbalan juga untuk orang yang sudah menyelamatkan anak mama " tutur Rahmawati


" Ma... ,tidak semua orang yang menolong orang lain itu mengharapkan imbalan seperti apa yang mama pikirkan .Asal mama tau orang yang mendonorkan darahnya untuk Thalita tidak meminta imbalan apapun dia malah mendoakan untuk kesembuhan Thalita sekalipun dia sudah mama sakiti " ucap Bima yang membuat mamanya tertegun


" Maksudmu apa ? mama nggak ngerti mama nggak suka tebak tebakan siapa dia Bim jangan katakan yang menolong Thalita itu Rania" sewot Rahamawati


" Yah... mama benar .Dia yang menyelamatkan nyawa Thalita meskipun berulang kali mama sakiti " ucap Bima setengah emosi


" Ya...Tuhan mama merasa bersalah padanya ,mama pingin ketemu dan minta maaf padanya .mama mengijinkan kamu berteman denganya tapi mama tetap tidak mengijinkan kamu menikahinya " ucap Rahmawati


" Buat apa mama minta maaf kalau permintaan maaf mama tidak tulus ,lebih baik mama nggak usah ketemu dia daripada mama menyakitinya lagi " ujar Bima

__ADS_1


" Mama janji mama akan minta maaf dengan sungguh sungguh dan tidak akan pernah menghina dia lagi Bim dan kamu boleh berteman denganya tapi ingat hanya berteman " kata mama Bima


" Sudahlah ... lebih baik mama tidak usah ketemu dengannya lagi itu lebih baik " ucap Bima


Setelah itu tidak ada lagi pembahasan masalah Rania diantara mereka .


"Lebih baik mama sekarang pulang saja biar Thalita aku yang menjaga " ucap Bima


" Baiklah mama pulang dulu ,mama titip Thalita " ucap Rahmawati


Rahmawati beranjak meninggalkan Rumah Sakit namun ia tidak langsung pulang namun ia menuju kekediaman Rania .Dengan segala keraguan Rahmawati memasuki kediaman Rania


" Selamat siang Pak , Ibu Ranianya ada saya ingin bertemu " ucap Rahmawati pada penjaga Rumah kali ini ia bersikab Ramah


" Selamat siang Ibu ,bukanya Ibu ini yang beberapa waktu lalu kesini bikin keributan mau apa lagi anda ? " tanya satpam ketus


" Ijinkan saya bertemu dengan majikanmu Ibu Rania ,ada hal yang penting ingin saya sampaikan " ucap Rahmawati memohon


" Mohon maaf bu ,sesuai dengan perintah Ibu Suharjo Ibunda Ibu Rania anda dilarang memasuki rumah ini beliau tidak ingin ada keributan lagi " ucap satpam


" Kedatangan saya kesini cuma pingin minta maaf saja " ucap Rahmawati


" Terserah Ibu mau bilang apa ini perintah dari atasan saya jadi mohon bekerjasamalah dengan kami agar kami tidak melakukan kekerasan " ucap satpam tegas


Dengan langkah gontai Rahmawati pulang dengan tangan kosong .Namun ia tidak putus asa kemudian ia menghubungi Dina sahabatnya untuk meminta nomor ponsel Rania .Sebenarnya Rahmawati adalah wanita yang baik masalahnya hanya dia belum bisa menerima status Rania sebagai seorang janda .Setelah mendapat nomor pensel Rania dari Dina ia segara menghubungi Rania namun tidak diangkat dia tidak putus asa dan mengirim sebuah pesan


Rahmawati : Selamat siang Rania ini tante Rahmawati mamanya Bima .Bisa kita ketemu sebentar tante ingin berterima kasih sama kamu karena kamu sudah menyelamatkan nyawa Thalita


Rania : Selamat siang Tante ,saya rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi tante ,saya sudah memaafkan Tante dan untuk Thalita saya ikhlas menolongnya

__ADS_1


Rahmawati : Tante mengijinkan kamu untuk berteman lagi sama Bima tapi untuk kejenjang yang lebih jauh tante mohon maaf ,mulai sekarang kamu bisa berteman lagi sama Bima kalau ada apa apa jangan sungkan sungkan bilang ke tante atau Bima pasti kami akan senang membantumu


Rania : Terima kasih Tante untuk Tawaranya dan tenang aja Tante Rania juga belum berniat membina Rumah tangga kembali .


__ADS_2