PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Fashion show di Semarang


__ADS_3

" Mama besuk mau keluar kota ,tapi nggak bisa ajak Eliza karena jauh .mama takut Eliza kecapean jadi Eliza dirumah baik baik ya ,sama papa ,om Bams ,Cus Lastri mbak yang ada dirumah ,om satpam ,selama mama pergi oma sama tante Thalita pasti sering kesini nemeni Eliza " ungkap Rania pada sang putri


" Mama belapa lama pelgina ? " tanya Eliza


" Belum tau sayang ,kalau lancar rencananya 5 hari kalau ada sedikit kendala yah bisa sampai seminggu , mama usahain video call setiap hari ya sayang " kata Rania


" Ok..... Mama, anti alo puwang beli boneka belbi ya " ucap Eliza


" Iya .... Sayang nanti mama beli boneka berbie yang cantik seperti kamu " ucap Rania sembari menciumi pipi gembul Eliza


" Kalau sudah selesai langsung pulang ,nggak usah pakai acara nongky cantik segala " protes Bima


Rania hanya diam dan mendekati Bima lalu membisikkan sesuatu


" Hallah paling baru sehari papa udah melipir mampir " Bisik Rania


###


Sementara dikantor Arya tengah sibuk dengam segudang pekerjaan yang sudah menunggunya . Pria gagah ini menggulung lengan bajunya menampilkan otot bicepnya.Sebuah jam tangan mewah melingkar di tangan kirinya menambah kesan elegan duda tampan ini .kaca mata bertenger dihidungnya yang mancungnya perfect satu kata yang mengambarkan pesona seorang Arya . Ditengah kesibukanya ia dikejutkan dengan kedatangan sang asisten


" Siang Boss !!! , besuk ada undangan menghadiri fashion show di kota Semarang ,jangan lupa " kata Heri


" Males gua ,menhadiri acara acara kaya gitu ,kamu aja yang datang ,aku sibuk masih banyak urusan yang lebih penting ketombang menghadiri fashion show " Sungut Arya


"Yakiiii...nnnnn Boss , disana ada mantan Boss juga yang akan menampilakan karya karyanya ,Boss kan sudah lama tidak ketemu lagian menurut informan yang saya sewa Ibu Rania tidak didampingi Bima " kata Heri


" Rania .... yang bener ,kenapa nggak bilang dari tadi ,aku pingin banget ketemu dia meskipun tidak bisa menyentuhnya ,melihatnya saja membuat aku bahagia " ujar Arya diiringi dengan senyum yang terus mengembang dari bibirnya


" Berdasarkan informasi yang saya dapat Ibu Rania akan disana selama satu minggu ,dan biasanya Bima akan menyusul di hari kedua atau ketiga ,saat itu kita bergerak ..kita temui Eliza dan ambil sample rambutnya " kata Heri


" Good Idea " puji Arya seraya mengacungkan jempol.


Hari yang ditunggu tunggu tiba fashion show di semarang .semua pengunjung terhipnotis dengan berbagai rancangan desainer tanah air termasuk karya Rania yang diperagakan model dengan gayanya berlengak lenggok diatas catwalk sesi terakir adalah saatnya sang Designer berjalan diatas catwalk dengan modelnya .Rania tampak anggun mengunakan hijab peach dipadu padankan dengan gamis yang menjuntai membuat semua mata tertuju padanya .Pesonanya tak kalah dengan model model uang berlengak lenggok diatas catwalk memeragakan busana karya karyanya.Arya semakin terpana melihat transformasi Rania yang sekarang jauh lebih feminim dan cantik.Tiba tiba Arya maju kedepan memberikan Bucket bunga untuk Rania.

__ADS_1


" Bunga yang cantik ,untuk sang Designer yang cantik " kata Arya


Seketika bibir Rania kelu. ia hanya menatap Arya dengan tatapan yang sulit diartikan lima taun lamanya tidak pernah ketemu dengan mantan suaminya dan hari ini orang yang matia matian ia hindari ada didepan matanya .


" Makasih " hanya itu kata yang diucapkan Rania .Ia harus profesional di hadapan hadirin diacara fashion show hari ini.


Setelah acara selesai Rania bergegas hendak kembali ke hotel, namun Arya menghadangnya.


" Tunggu Rania .... bisa kita bicara sebentar " kata Arya


" Saya rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi semuanya sudah selesai lima tahun yang lalu ,permisi saya harus segera kembali " ucap Rania yang sengaja ingin segera berlalu dari laki laki yang ia hindari mati matian ini


" Bagaimana kalau kita bicara soal Eliza " kata Arya


Perkataan Arya sukses membuat Rania berhenti seketika


" Eliza siapa ? " Rania mencoba memancing Arya


" Deg " demi apapun Rania tidak ingin mendengar ucapan Arya baru saja .Baginya Eliza hanya miliknya dan Bima namun ia berusaha bersikab setenang mungkin


" Eliza putri saya ? maaf dia tidak ada sangkut pautnya dengan anda dia anak saya dan suami saya " kata Rania berusaha berbicara setenang mungkin meskipun hatinya bergemuruh


" Yakin... itu anak kamu dan Bima ? kalau anak Bima kenapa wajahnya persis denganku " kata Arya lagi


Kata kata Arya sukses memancing emosi Rania .


" Darimana dia tau soal Eliza dan kapan dia ketemu Eliza kenapa aku sampai kecolongan begini " batin Rania


" Kenapa diam ? atau kamu memang nggak punya jawaban " tuduh Arya


" Mas nggak perlu campuri urusan hidupku lagi ,ingat urusan kita sudah selesai 5th yang lalu .so please jangan recoki keluarga kecilku " ucap Rania dengan nada Emosi


" Tidak usah mengalihkan pembicaraan ,saya tau kamu menikah 4th yang lalu dan usia Eliza kurang lebih 4th .jadi itu sebenarnya anak siapa ? " kata Arya

__ADS_1


" Jelas jelas itu anakku sama suamiku , kami menikah siri dulu sebelumnya. Jadi anda jangan besar kepala mengaharapkan Eliza itu putri anda ,permisi saya rasa semua sudah jelas " kata Rania sembari meninggalkan Arya.


" Aku akan membuktikan ucapanku Rania ,dengan hasil test DNA kau tidak bisa mengelak lagi ,tunggu tanggal mainya " batin Arya


Rania meninggalkan tempat itu dengan sejuta kesal dan amarah .Bayangan buruk akan kehilangan Eliza satu satunya putri kesayangan dia mendadak menyelinap dianganya.


" Tidak .... ini tidak boleh terjadi ,aku harus kasih tau Bima soal ini " guman Rania


Rania segera merogoh tasnya diambilnya ponsel berlogo buah apel yang digigit ujungnya .Tak sabar dia segera menghubungi suaminya untuk mencurahkan segala keluh kesahnya.


" Assalamualaikum sayang , sudah kangen ya " ledek Bima diseberang sana.


" Waalikum salam Pah...hiks...hiks " Rania langsung menumpahkan tangisnya


" Loh..loh.. Ma ,kok malah nangis kenapa " Bima mulai panik


" Tadi Mama ketemu mas Arya " Rania menjeda ucapanya sambil menangis


" Terus kenapa ?" tanya Bima lagi


" Dia tau Eliza pah ,bahkan ia tau kalau anak itu aku berinama Eliza ,hu.hu...uuuu.. dari mana dia tau soal Eliza pah itu yang membuat aku tidak habis pikir " kata Rania disela sela tangisnya


" Ooo... masalah itu ?" kata Bima enteng


" Papa tau sesuatu ?" tanya Rania tiba tiba


" Mama masih ingatkan waktu Eliza dibawa jalan jalan Bams ke mall ternyata waktu itu yang nemuin Eliza lalu membawa kepusat informasi mall itu Arya " kata Bima


" Kok papa nggak pernah cerita " cecar Rania


" Papa tau juga belum lama pas ke mall jemput Eliza beberapa waktu yang lalu .Suster Lastri mengatakan kalau ketemu orang yang menolong Eliza waktu terpisah dari Bams ,sontak papa menemui orang itu dan diluar dugaan laki laki itu Arya " ungkap Bima


" Kenapa Papa nggak cerita dari kemarin kemarin ,kenapa masalah segede ini disembunyiin dari mama " Sungut Rania

__ADS_1


__ADS_2