PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Penyelidikan Heri


__ADS_3

"Selamat siang Boss !!! " tiba tiba Heri masuk ke Ruang kerja Arya


" Gimana proposal untuk meeting besuk udah kelar" tanya Arya


" Semuanya udah clear ,tinggal eksekusi aja " kata Heri mantab


" Ceria bener habis jalan jalan " goda Heri


Arya hanya tersenyum simpul menanggapi ocehan Heri .


" Boss ngerasa aneh nggak sih sama anaknya Bima kok bisa persis Boss gitu dan matanya persis dengan Ibu Rania ,kalau kebetulan masa bisa pas kaya begini " ujar Heri memprovokasi


Arya mengeryit mencoba mencerna apa yang dikatakan assistenya .Ditatapnya laki laki yang ada didepanya mencoba menelisik perkataan demi perkataan yang disampaikan laki laki gagah yang menjadi assisten sekaligus sahabatnya itu.


" Bams bilang Rania sudah menikah malah udah punya anak sekarang " ungkap Arya


" Ini nih yang perlu kita selidiki " kata Heri


" Boss tenang saja serahkan semua pada saya ,secepatnya teka teki ini akan segera terpecahkan " lanjut Heri sangat yakin ada sesuatu yang tidak beres


Setelah pembicaraan Heri dan Arya ,Heri segera mencari informasi tentang Bima dan Rania.Melalui informan yang ia percaya tak butuh waktu lama Heri mendapatkan sejumlah fakta yang akan ia berikan pada Boss kesayanganya


" Boss ... ini sejumlah informasi mengenai Bima dan anaknya " kata Heri sembari menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat berisi berbagai informasi mengenai Bima dan Eliza ,secara seksama Arya memeriksa satu persatu data tentang Bima dan Eliza seketika matanya membeliak melihat data pernikahan Bima dan istrinya diselengarakan 4 th yang lalu sedangkan usia Eliza juga sekitar 4th.


" Bagaimana mungkin Bima menikah 4th yang lalu sedangkan Eliza usianya sekitar empat tahunan dan waktu itu aku pernah ketemu Bima dengan Istrinya yang tengah Hamil sekitar 5 bulan setelah perceraianku dengan Rania " ujar Arya


" Ini boss wajah istri Bima " Heri menujukan foto pernikahan Bima dan Rania


"Iii..ini kan Rania , meskipun ia berhijab tapi aku dapat mengenalinya dengan baik " kata Arya


" Bener ini Ibu Rania mantan istri Boss tercinta .Mereka menikah di Bali 4th lalu dengan konsep privat wedding ,di foto ini Ibu Rania tidak terlihat hamil ,jadi intinya mereka menikah itu Eliza sudah ada " tutur Heri


" Tapi kita tidak boleh asal tuduh Her.... kita selidiki lebih lanjut agar bukti semakin akurat " usul Arya

__ADS_1


" Saran saya Boss ,berusaha ketemu anak itu lagi ambil sedikit sample rambutnya terus kita uji DNA kalau udah keluar hasilnya baru kita tentukan langkah selanjutnya " kata Heri


" Bima itu pengacara aku tidak bisa seenaknya test DNA anaknya tanpa ijin dia ,bisa bisa aku diperkarakan sama dia " ujar Arya


" Ya.... Boss hati hatilah jangan sampai ketahuan kalau ketahuan belum test DNA kita sudah dituntut Bima.


Sementara waktu kita pantau kegiatan rumah Bima melalui orang suruhanku ,kalau situasi memungkinkan Boss dekati gadis kecil itu terus jalankan rencana kita " lanjutnya


" Ok ,tapi kita tetap harus hati hati kamu tau sendiri .kurang peritungan sedikit saja penjara menanti kita .Bima itu cerdik " Sambung arya


####


Sementara dikediaman Bima keluarga kecilnya sedang bercengkrama penuh kehangatan .Canda tawa mengiringi sela sela percakapan mereka .Rania sangat bersyukur mempunyai suami seperti Bima selain pekerja keras ,penyayang dan penuh tanggung jawab terhadap keluarga kecil mereka .Tak jarang Bima memberikan kejutan kejutan kecil untuk membahagiakan sang istri .Empat tahun sudah mereka mengarungi rumah bahtera rumah tangga namun belum ada tanda tanda akan hadirnya buah hati .Namun Bima tidak pernah menuntut pada Rania ia sudah mengangap Eliza sebagai putri kandungnya sendiri begitu pula dengan kedua orang tua Bima mereka tidak pernah menuntut Rania segera memberikan adek untuk Eliza.


" Pah ....mama beruntung banget punya suami kaya kamu ,jangan pernah tinggalkan aku ya pah ,aku sangat mencintai kamu " ucap Rania sambil memeluk Bima


" Aku juga sangat mencintai kamu sayang ,setelah perjuangan panjang cinta kita akirnya kita menemukan kebahagiaan ini ,aku sangat takut jika suatu saat nanti aku yang pergi dahulu kamu pasti banyak yang mendekati.tapi aku maunya aku yang pergi lebih dahulu karena aku tidak akan pernah sanggup kamu tinggalkan " ucap Bima sambil mengecup pucuk kepala Rania berulang kali


" Papa nggak boleh tinggalin aku apapun alasannya ,karena aku nggak akan sanggup hidup tanpa papa aku mau kita menua bersama punya cucu yang banyak dimasa tua kita " ucap Rania


" Jangan bicara maut aku takut pah kita bicara yang lain aja " kata Rania


" Sebaiknya kita nggak usah bicara apa apa lagi kita buat kegiatan saja berolah raga dikamar misalnya " kata Bima sambil mengerling


" Idih suamiku mesum sekali " ucap Rania namum mukanya sudah memerah semerah tomat


" Tapi kamu suka kan ?" kembali Bima mengoda


Tiba tiba terdengar pintu diketok ketok dari luar dan terdengar tangis Eliza melengking


" Papa...mama.... uka intuna eisa mau macuk hu.hu...uuuu " tangis Eliza pecah


" Yah ... gagal deh ucap Bima yang belum selesai melakukan kegitanya "ucap Bima

__ADS_1


" Bentar Pah ... Eliza nangis " kata Rania beranjak bangun dan merapikan pakaian dan Rambutnya


" Iya sayang ...bentar mama buka pintu " kata Rania


" ceklek " pintu dibuka tampak gafis kecil sedang menagis sesengukan


" Cup...cup..cup ,kenapa nangis sayang , ncus mana ? " tanya Rania


" Ncus ada di cana ,eisa ndak mau ncus nanti mama pacalan cama papa " kata Eliza


Rania mengeryit ."Anak sekecil Rania tau pacaran dari mana" Rania membatin


" Sayang kenapa bicara seperti itu ?" tanya Bima


" Kata om ban ,kalau mama dan papa lama di kamal mama cama papa lagi pacalan .... huaaaa.... eisa ndak mau ,papa cuma punya eisa ...huaaaaa... " kembali tangis Eliza pecah


Bima langsung memeluk dan mengendong sang putri lalu menenangkanya .Setelah Eliza tenang Rania keluar kamar dan mencari Bams


" Bentar pah...mama keluar dulu cari biang kerok ,anakku diracuni kata kata yang belum pas untuk anak seusianya dia harus diberi pelajaran " ucap Rania sambil keluar kamar


" Bammmmmssss...... Bambang Surya Atmaja kesini kamu ",teriak Rania


Namun yang dipangil tidak segera menampakkan batang hidungnya ia bersembunyi di balik pilar besar Rumah Bima


" Rupanya disini biang keroknya " batin Rania .perlahan lahan ia mendekati Bams dari arah belakang dan menarik telinga Bams


" Ampun kak .... ampun " kata Bams meminta ampun ke kakaknya


" Ampun katamu ,kau racuni apa pikiran anakku dia itu masih kecil pikiranya masih bersih ...jangan kamu kotori dengan kekonyolanmu " Sewot Rania


" Habis kak Rania selalu Romantis romantisan sama kak Bima ,itu membuat jiwa jombloku meronta ronta " ucap Bams membela diri


" Siapa suruh jomblo ? jomblo dipiara ,lain kali kalau kamu ngomong aneh aneh lagi sama Eliza bukan hanya telingamu yang akan ku jewer tapi burungmu akan aku potong " ancam Rania

__ADS_1


" Serem banget kak ,Ampun kak Bams janji nggak akan ulangi lagi ,tapi kak boleh nggak aku pergi jalan jalan ngajak Eliza ,Aku bosan dirumah mau main temenku pada pacaran semua " kata Bams memelas


" Sukurin ... dan untuk membawa keluar Eliza bersamamu big no kakak trauma , udah mending kamu ngegym sana " kata Rania kemudia


__ADS_2