PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Sebuah Amanah


__ADS_3

Semenjak kejadian ditaman itu Rania belum menghubungi Arya untuk memberikan jawaban atas lamaran Arya ,ia masih diliputi kebimbangan untuk masalah ekonomi dia bisa saja setuju dengan Arya dengan menikahi Arya ia tak perlu repot repot membantu ekonomi keluarganya karena Arya berjanji akan membantu, untuk masalah Rama dia sangat sayang sama Rama ,yang menjadi masalah adalah tidak ada cinta diantara keduanya yang membuat dia ragu ,Rania masih trauma dengan kisah percintaanya bersama mantan pacarnya yang sudah menipunya habis habisan


Hari ini Rama tidak masuk sekolah suster yang menjaga Rama mengatakan Rama tidak mau sekolah karena nenek buyutnya sedang sakit itulah alasan yang diberikan suster kepada Rania mengapa hari ini Rama tidak masuk sekolah ,seusai mengajar Rania berinisiatif untuk menjenguk nenek buyutnya Rama ia dapat informasi Rumah sakit mana tempat nenek buyut Rania dirawat dari suster yang merawat Rama .


Sebelum kerumah sakit Rania mampir ke toko buah sebagai buah tangan menjenguk nenek buyutnya Rama , diluar dugaan di toko buah dia bertemu dengan Yandi mantan pacarnya yang ia benci dan mati matian ia lupakan ,rupanya Yandi tidak sendirian melainkan bersama pacar barunya ,ntah pacar yang keberapa ,bagi Yandi ganti pacar semudah ganti baju ,Rania cuek pura pura tidak kenal dengan mantan pacarnya namun Yandi malah mendekat


" Hi... gadis culun ,jelek dan miskin lagi sedang apa kamu disini ? jangan jangan kamu mau ngutil ya ? kamu kan sudah tidak punya uang dan pekerjaan " ejek Yandi pada Rania


" Kamu siapa ya , emang kita kenal ? sahut Rania sembari memilih milih buah berpura pura tidak kenal ia sudah malas berurusan dengan Yandi


" Udah kere ,belagu lagi " ucap Yandi


" Siapa sih yang ,kamu kenal dengan cewek ini " tanya gadis yang sedang bersama Yandi


" Tau nggak sayang ,cewek ini pernah ngejar ngejar gue ,scara gue kan ganteng dan tau nggak maksud cewek cupu ini deketin gue ,dia mau morotin gue ,ihh ... nggak sudi lah gue " bohong Yandi pada Ceweknya


" Apa kamu bilang ? gue morotin elu ? nggak kebalik brengsek ,heran ya kok ada laki laki kaya kamu nggak pernah modal kerjaannya tipu cewek sana sini " sungut rania yang tersulut emosi lalu ia menoleh ke cewek barunya Yandi


"Mbak saya peringatin sama mbaknya hati hati sama cowok sebelah mbak ,cowok nggak jelas " sambil menunjuk Yandi


" Jangan dengerin yang itu cewek memang rada rada gila setelah gue tolak " sangah Yandi


" Serah ,percaya atau tidak itu bukan urusan saya tapi saya sudah peringatkan ke mbaknya " tutur Rania sembari melihat cewek Yandi ia sudah malas meladeni yandi


"Sebaiknya aku harus cepat - cepat pergi dari tempat ini dari pada darah tinggi ngeladenin manusia tidak tau diri satu ini " batin Rania

__ADS_1


Selesai membayar Rania segera berlalu dari tempat itu ia sudah terlalu muak dengan Yandi .ia segera kerumah sakit tempat nenek buyut Rama dirawat sesuai dengan niat awalnya .


Sesampainya dirumah sakit ia bertemu dengan sopir yang selalu mengantar Rama


"Ms.Rania ...." sapa sang sopir pada Rania


" Eh ,bapak kan drivernya Rama ya ,oh ya kebetulan saya mau nanya nenek buyutnya Rama dirawat diruang apa ya?" tanya Rania


"Oh ini kebetulan saya disuruh nganterin kotak ini kebeliau ,ga tau isinya apa ,kalau begitu Ms.Rania ikuti saya saja ,mari Ms "


"Oh ,baiklah kalau begitu " Rania pun mengikuti driver tersebut tak lama kemudian sampailah Rania di ruang rawat yang di tuju


"Permisi ..." kata sang driver begitu memasuki ruang rawat nenek buyut Rama ,sebuah ruang VVIP dengan fasiltas yang super mewah


" Oh ,kamu Eko sama siapa kamu kesini " tanya nenek buyut Rama dengan Nada lemah


" Assalamuaikum.... ,saya Rania gurunya Rama " ucap Rania memperkenalkan diri


" Waalaikum salam ,kamu.....bukanya kamu gadis baik yang beberapa waktu lalu menolongku " kata sang nenek


" Nenek .... " Rania pun tak kalah terkejutnya sembari menutup mulut dengan satu tanganya Rania mendekati Ranjang nenek Dahlia (nenek buyutnya Rama namanya Dahlia)


" Nenek.... maksudku nyonya apa kabar " tanya Rania ia tidak menyangka bahwa nenek yang ia tolong beberapa waktu lalu adalah keluarga Arya


" Jangan pangil aku Nyonya ,panggil aku nenek seperti dulu ,nenek suka dengan sebutan itu ,aku senang sekali akhirnya bisa bertemu kembali dengan kamu " sahut nenek Dahlia

__ADS_1


"Rania juga seneng banget ketemu nyo... maksudku nenek " kata Rania


" Ekoo kalau kamu sudah selesai kamu bisa pulang " kata nenek Dahlia pada eko


" Baik nyonya besar ,kalau begitu saya permisi " sahut eko


" Rania ,apa kamu sudah punya pacar atau suami tolong kamu jawab sudah atau belum saja? tanya nenek Dahlia pada Rania


Rania menatap nenek Dahlia dan kemudian menggeleng pelan ,seketika senyum langsung terbit dari wajah tua sang nenek


" Nenek senang sekali mendengarnya ,kamu kenal kan sama Arya papanya Rama " tanya nenek Dahlia


Rania hanya mengangguk ,bukan ge er ia mulai mengerti kemana arah pembicaraan sang nenek


" Nenek sebaiknya jangan ,terlalu banyak gerak istirahat saja biar nenek cepat pulih " ucap Rania sengaja mengalihkan pembicaraan


" Nenek tidak apa apa nenek langsung semangat begitu ketemu kamu ,nenek ada satu permintaan sama kamu ,maukah kamu menikah dengan Arya cucu nenek "


Rania terdiam tidak tau harus menjawab apa


" Nenek sudah tua ,tidak tau kapan akan dipanggil yang kuasa , cuma nenek tidak mau meninggalkan Arya seorang diri mengurus Rama ,setelah melihat kamu nenek Rasa kamu orang yang tepat untuk mendampingi Arya " kata nenek Dahlia dengan Raut muka yang tiba tiba sedih


" Nenek tidak boleh bilang begitu ,nenek harus semangat ,tolong beri saya waktu " cicit Rania


" Nenek akan tenang bila suatu saat nanti dipanggil Rama sudah ada yang mendampingi , tolonglah Rania kabulkan permintaan nenek " nenek Dahlia menitikkan air mata gurat kekecewaan terlihat dimatanya Rania tidak tega melihat nenek dahlia

__ADS_1


" Rania janji bersedia jadi istri pak Arya asal nenek harus sembuh dulu makanya nenek yang semangat " cicit Rania


" Iya Rania nenek janji nenek bakal lebih semangat untuk sembuh " sahut nenek Dahlia dengan Raut kegembiraan tergambar dari wajahnya.


__ADS_2