PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Janggal


__ADS_3

Malam semakin larut semua sudah kembali kekediaman masing masing hanya menyisakan Rania dan suami


" Aku sangat bahagia mas ,terima kasih untuk hari ini" Ucap Rania


" Ohhh... jadi terima kasihnya hanya untuk hari ini ? " tanya Arya pura pura ngambek


" Enggaklah ... untuk hari ini dan seterusnya aku tidak mau kamu berubah mas ,aku ingin kamu seperti ini selalu romantis ,perhatian aku merasa jadi wanita paling beruntung di dunia ini " kata Rania


" Aku juga sangat beruntung mempunyai kamu dalam hidupku ,aku ingin selamanya bersamamu sampai akhir hidupku " ucap Arya mantab


" Meleleh ... bang hati adek .. " Ucap Rania sambil memeluk Arya .Malam yang indah dilalui mereka berdua hingga pagi menjelang pasangan ini memadu kasih .pagi hari mereka merasakan sensasi makan romantis di suite room mereka sarapan di kamar .


Arya sengaja mengosongkan Jadwal ia Cuti selama tiga hari untuk menyenangkan Istri


menjelang sore seorang pelayan mengantarkan mereka untuk spa


"Permisi bapak / Ibu mari saya antarkan ke tempat spa .Disini bapak dan pasangan akan dimanjakan dengan pijat satu jam dikeraton Spa .setelah merasakan pijatan yang membuat tubuh kembali segar bapak dan Ibu akan merasakan makan malam yang romantis di roustouran beugenvil yang khusus dibuat oleh direktur kuliner sekaligus Chef Dino " panjang lebar pelayan menjelaskan keistimewaan Resort mereka


Rania benar benar merasakan dimanjakan sang suami ,ia tak pernah memimpikanya sebelumnya .ternyata kesabarnya berbuah semanis ini tak henti hentinya ia bersyukur


Seminggu setelah perayaan Ulang tahun Rania semua berjalan normal Arya semakin sayang pada Rania


" Sayang aku mau keluar kota selama dua hari kamu tidak keberatan bukan ? tanya Arya pada istrinya


" Aku dan Rama bisa ikut nggak ? " rengek Rania


" Mana bisa begitu sayang aku kan kerja masa aku ngajak kamu dan Rama kaya mau piknik saja " tutur Arya

__ADS_1


" Tapi mas janji selalu kasih kabar " ucap Rania


" Iya mas janji selalu update nanti videocall sama kamu dan Rama lagian cuma dua hari kok kamu jadi manja begini ,aku janji setelah urusanku selesai langsung pulang jangan mikir yang macam macam " Ucap Arya seraya memeluk Rania entah kenapa Rania sepertinya enggan melepas kepergian Arya .rasanya ada yang manganjal tapi apa ia tidak tau


" Aku percaya padamu mas , jaga hatimu untukku " Ucap Rania


****


Ini adalah hari kedua kepergian Arya keluar kota Rania janjian dengan dewi untuk mengusir kesepianya ditinggal Arya


" Tumben nyonya boss ngajak ketemuan ,kangen yah ...." tutur Dewi saat ketemu Rania


" Iya ,bete gue mas Arya keluar kota sudah dua hari ini " tutur Rania


" Oh ya ,berarti kemarin aku salah liat sekilas aku melihat suamimu di rumah sakit ibu dan anak ,waktu aku njenguk Hera temen sekantor gue lairan .tapi itu nggak mungkin suamimu kan secara ia lagi keluar kota " tutur Dewi


" Iya yah... mungkin gue salah liat gue kira itu suami loh lagi ngater loe buat periksa kandungan ..he.hehe" ungkap Dewi


" Ih makin ngaco kamu ... aku belum isi juga sampai sekarang " raut muak Rania mendadal sedih


" Maafin gue yah ,loe jadi sedih ... tenang aja pernikahanmu kan belu. ada setahun masih banyak waktu ... btw kita bahas yang lain aja " Dewi berusaha mengalihkan perhatian Rania agar sahabatnya itu tidak sedih


" Gue baik baik aja kok Dew .ditingal mas Arya dua hari saja membuat gue jadi melow kaya gini " ucap Rania


" Udah gak boleh sedih gitu ahhh.. besuk juga udah pulang aaknya " goda Dewi


Selesai ketemuan dengan Dewi langsung pulang untuk ketemu dengan sang putra sambung

__ADS_1


***


Pov Rania


Setelah ketemuan dengan Dewi aku jadi kepikiran tentang omongan Dewi yang melihat Mas Arya ,Dewi itu orangnya jeli nggak mungkin salah liat tapi segera ku tepis segala pikiran jelekku Mas Arya bukan orang yang mudah berpaling aku saja yang setiap hari berdekatan dengan dia butuh waktu bulanan untuk menaklukkan dia aku terus meyakinkan diriku sendiri


Sesampainya di rumah aku langsung menghampiri putraku Rama ,kulihat ia sedang asik bermain lego ditemani mbok minah kuminta mbok minah bergeser aku mengantikan mbok minah menemani Rama bermain jika selama belum menikah hidupku kuhabiskan untuk bekerja maka setelah menikah hidupku kubaktikan untuk mengurus keluarga kecilku . sesekali aku melihat ponselku siapa tau mas Arya kirim pesan namun hasilnya nihil tak ada pesan satupun


Hari ini adalah hari yang aku tunggu tunggu yaitu kepulangan mas Arya .aku sibuk menyiapkan makanan kesukaan dia aku juga berdandan untuk menyambut kedatangan suamiku


ahhh.. Rasanya seperti Abg yang sedang jatuh cinta hingga malam menjelang namun yang aku tunggu tidak datang kuputuskan untuk menunggu dia di ruang tamu .mbok minah berkali kali memperingatkanku agar aku menunggu di kamar saja namun aku tetap mau menunggu kedatangan suamiku aku sangat merindukanya


hingga aku ketiduran di ruang tamu karena menunggu Mas Arya ,ketika aku bangun sebuah lengan besar melingkar di perutku aku membulatkan mata begitu aku buka mata laki laki yang aku tunggu sudah disampingku


" Semalem pulang jam berapa mas ,aku menunggumu sampai ketiduran maafkan aku merepotkanmu harusnya kamu bangunkan aku " ucapku


" Maafkan aku sayang semalam klienku agak rewel jadi mas pulang larut begitu pulang kamu ketiduran di ruang tamu aku tidak tega membangunkanmu lalu aku gendong kamu ke kamar .padahal aku kangen banget yang dikangeni malah udah bobo " cicit mas Arya


" Maafin aku mas ketiduran " runtukku


" Enak aja maaf kamu harus dihukum pagi ini aku udah kangen banget dua hari nggak ketemu kamu layani aku dulu " pinta mas Arya memelas dan akupun tidak tega melihat dia tersiksa dan akhirnya kami keluar kamar siang karena aktivitas kami


Siang hari Mas Arya langsung kekantor lagi sedangkan aku dirumah beres beres kamar aku nggak enak minta bantuan mbok minah karena kamarku kaya kapal pecah setelah pertempuran kami aku membereskan baju baju mas Arya aku ambil jas yang dia pakai semalam untuk kuserahkan mbok minah agar di cuci namun tanpa sengaja aku menemukai selelai Rambut panjang di jas mas Arya


" Deg..." Hatiku berdenyut nyeri


" Ini Rambut siapa ? ini jelas Rambut wanita dan ini bukan Rambutku karena rambut yang kutemukan adalah rambut yang dicat coklat sedangkan aku tidak pernah mengecat rambut seketika aku jadi teringat omongan dewi kemarin bahwa ia melihat mas Arya di rumah sakit ibu dan anak .lututku menjadi lemas seketika berbagai pertanyaan berkecamuk dalam kepalaku

__ADS_1


__ADS_2