PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Restu


__ADS_3

Rania Pov


Dalam perjalanan menuju Rutan ,hatiku rasanya tidak karuan pikiranku selulu tertuju pada Bams adekku yang manis ,penurut meskipun sedikit rese namun dia adalah anak yang baik .Aku tidak menyangka kalau takdir buruk sedang menyapanya .


" Bim... sebenarnya ancaman hukuman apa yang akan dihadapi Bams tolong katakan sejujur jujurnya .Aku pingin tau segala kemungkinan yang akan terjadi " tanya Rania penasaran "


Beberapa pasal yang dapat diterapkan atau dikenakan bagi pihak yang memiliki narkotika untuk mengedarkan, menjual atau pihak yang menjadi kurir (perantara), antara lain Pasal 111, 112, 113, 114, dan 132. Ancaman hukuman dalam pasal tersebut yaitu penjara minimal 4 tahun dan maksimal hukuman mati." kata Bima


" Sampai sejauh itu Bim ancamannya hik.hik.hiks " Aku kembali terisak


" Sudahlah kamu tenang dulu ,bantu Bams dengan doa ,bentar lagi kita akan sampai hapus air matamu jangan bikin Bams down " kata Bima


Setelah sampai dirutan aku dan Bima langsung menemui Bams


" Bams apa yang terjadi kenapa kamu babak belur begini ...Hiks..hiks...hiks " aku tak kuasa menahan air mata


" Aku nggak apa apa kak ,hanya salah paham aja " kata Bams


" Salah paham bagaimana kamu babak belur begini ,kakak nggak terima siapa yang sudah melakukan ini semua ke kamu bilang ke kakak " ucapku mengebu.


" Kak bisa aku bicara sebentar sama kak Bima ,please kak ini penting mohon kakak keluar bentar" kata Bams


Entah apa yang Bams bicarakan dengan Bima tak lama kemudian Bams dipindahkan dari Rutan.Aku bernafas lega Bima bilang setelah ini tidak akan ada yang melukai Bams.Aku mendesak Bima sebenarnya apa yang terjadi namun Bima tidak menjawab mungkin dia tidak ingin bersedih atau bagaimana .Yang jelas aku berterima kasih banget sama Bima


pov Rania end


Semantara kesibukan Bams


selama mendekam di penjara dia merekam aktivitas tiap sudut di dalam penjara. Dari mulai blok khusus para koruptor dan napi berduit, hingga semrawutnya blok yang dihuni tahanan dan napi pidana umum. Kesenjangan terlihat dari pemberian makanan bagi tahanan yang ekonominya pas-pasan. Makanan dikumpulkan dalam beberapa kukusan dengan lauk sekadarnya, ikan asin.


Ia sangat bersyukur ditempatkan ditempat yang layak .Ia sangat merindukan Bapak dan Ibunya Bapaknya sesekali menjenguknya namun Ibunya tidak pernah menjenguknya ia yakin pasti terjadi sesuatu pada Ibunya,namun apa yang terjadi pada ibunya tak ada satupun orang yang memberitahu keadaan Ibunya .Bams hanya pasrah sambil menanti jadwal persidangan .

__ADS_1


Tibalah saat persidangan ,Bima menemui Bams terlebih dahulu dan memberitahu tahab persidangan yang akan dihadapi bams


" Bams ini tahapan persidangan ,bacalah dan persiapkan dirimu nanti " kata Bima


" Iya kak ,makasih " kata Bams sambil membaca tahapan sidang


Tahapan persidangan perkara pidana di pengadilan negeri


Pembacaan surat dakwaan oleh penuntut umum;


Pembacaan eksepsi oleh terdakwa atau penasihat hukumnya (jika ada);


Tanggapan penuntut umum atas eksepsi atau replik (jika ada eksepsi);


Tanggapan terdakwa atau penasihat hukumnya atas tanggapan penuntut umum atau duplik;


Sidang pertama digelar berjalan dengan lancar .Sidang kedua diagendakan minggu depan dengan dihadirkanya saksi dari terdakwa.


" Iya ... kamu disini jaga kesehatan ya.. jangan lupakan sholat ,jangan melewatkan jam makan kamu disini tidak akan ada yang mengingatkan kamu makan Bams " kata Rania sambil berkaca kaca


Sidang berikutnya mulai digelar dengan agenda kesaksisn dari para saksi kali ini sidang berlangsung alot dan menguras emosi .Sementara itu Rahmawati dan Thalita seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa mereka akan bergantian menjaga Ibu Rania dan Eliza bergantian. Awalnya Ibu Rania menolak kehadiran mama Bima tapi lambat laun ia bisa menerima kehadiran Rahmawati berkat kegigihan dan kesabaranya .


" Jeng maafkan saya merepotkan keluarga jeng terus " kata Ibu Rania pada Rahmawati


" Nggak apa apa jeng jangan terlalu dipikirkan ,kami iklas melakukan semua ini " ucap Rahmawati


" Maafkan juga sikab saya selama ini kepada jeng yang sudah menyakiti hati jeng dan Rania " kata Rahmawati


" Saya juga minta maaf jeng atas sikab saya selama ini pada jeng dan keluarga " ucap Ibu Rania tulus


" Setalah jeng keluar dari Rumah sakit dan Bams terbebas saya ingin kita menjadi keluarga yang sebenarnya dengan menikahkan Bima dan Rania mereka saling cinta

__ADS_1


" Jadi ceritanya jeng ini melamar anak saya begitu " tanya Ibu Rania sambil terkekeh


" Iya secara tidak resmi saya lamar putri Ibu untuk anak saya Bima ,nanti setelah semua masalah selesai kami akan melamar secara Resmi " kata Rahmawati


" Iya Jeng ,sudah seharusnya kita mendukung kebahagiaan anak anak kita " ucap Ibu Rania


Keakraban dan kehangatan kedua wanita paruh baya itu makin erat terjalin semenjak Ibu Rania dirawat di rumah sakit .Sementara Bima tengah mempersiapkan sidang selanjutnya .


" Rania ada kabar Baik pengedar yang menjebak Bams sudah tertangkap jadi Bams bisa segara bebas " kata Bima menyampaikan kabar pada Rania


" Alhamdulillah akhirnya adekku akan segera mengirup udara segar ,bagaimana ceritanya ia tertangkap Bim" tanya Rania antusias


" Ini semua berkat kerja sama dari berbagai pihak juga termasuk Arya ,dia juga membantu mencari dia mengerahkan anak buahnya. Kamu tau sendiri ini bukan hal yang sulit untuk seorang Arya dengan uang dan kekuasaan yang ia miliki " kata Bima


" Dari mana ia tahu tentang kasus Bams , apa kamu yang memberi tahu Bims " tuduh Rania


" Main tuduh aja ,kan berita online dimana mana ,beberapa hari setelah adekmu ketangkap dia menghubungiku meminta bantuanku untuk membantu menyelesaikan kasus hukum yang membelit Bams ,lalu aku bilang bahwa dari keluarga kamu memang sudah menunjukku sebagai pengacara yang akan mendampingi Bams ,terus dia tanya apa yang bisa ia bantu, aku bilang saat ini kita harus nemuin perempuan yang udah menjebak Bams terus dia bersedia bantu nyari gitu ceritanya " ungkap Bima


" Hmmm gitu " kata Rania


" Hmmm doang " tanya Bima


" Terus aku harus ngapain ? salto guling guling begitu " sewot Rania


" Ya bukan begitu ,mungkin kamu akan balikan sama dia setelah melihat apa yang dialakukan untuk Bams " kata Bima cemas menanti jawaban Rania


" Hmmmm gimana ya ..balikan nggak ya " goda Rania pada Bima


" Aku rela kalau kamu mau balikan lagi sama dia asal kamu bahagia " kata Bima sendu


" Jadi segini doang cinta kamu sama aku ,katanya cinta mati gitu aja nyerah " sewot Rania

__ADS_1


" Bukan begitu ... Ya salah lagi ... Rania sebenarnya aku takut banget kalau kamu balikan lagi sama dia ,secara kamu tau sendiri mantan kamu itu dari segi apapun dia lebih segala galanya aku takut kamu berpaling " ucap Bima kemudian


__ADS_2