PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
70


__ADS_3

" Bima ,Rania kami pamit dulu " pamit Arya sambil mengendong Eliza


" Bunda Rama pulang dulu ya ,kapan kapan boleh nggak Rama main kesini " tanya Rama


" Pintu Rumah ini selalu terbuka untukmu nak ,kalau kangen bunda dan Eliza kamu langsung kesini suruh antar pak Eko " kata Rania sambil memeluk Rama


" Mama ,Papa eisa pelgi duyu ya ... mama ndak boyeh cape ya " kata Eliza pamitan pada mama dan papanya .


Arya meninggalkan Rumah Bima ,sepanjang perjalanan menuju rumah Arya diisi dengan celotehan Eliza ,gelak tawa mewarnai perjalanan mereka ,Sampai dirumah Arya langsung disambut mbok minah .Arya seharian menghabiskan waktu dengan anak anaknya .


" Kak Lama kalau pandil mamaku mama aja janan unda ,eisa ndak cuka " ucap Eliza sambil mencebik


" Kak Rama suka panggil bunda gimana dong ,biar adil kamu pangil om Arya papa terus aku manggil mama kamu mama gimana ?" pancing Rama agar adeknya mau memanggil Arya dengan sebutan Papa ,Eliza terdiam sejenak


" Emmm...ok ,Eisa mau pandil om Alya papa tapi kak lama ndak boyeh pandil papa Bima papa gimana mau ndak ?" tawar Eliza


" Ok ,deal... aku panggil mama kamu mama dan kamu panggil papa dengan papa , Coba kita test dulu panggil papa kemari papa lagi bikin susu buat kamu " tantang Rama


" Ok ,ciapa tatut ..Papaa...... cini cepetan " suara Eliza melengking Arya mendengar Eliza memangil Papa ia mengira Eliza memanggil Bima


" Jam berapa ini kok Bima sudah jemput " Batin Arya


" Papa... " terial Eliza lagi


" Bener dia panggil lagi Bima sudah datang Rupanya , kok cepet banget padahal aku masih pingin lebih lama lagi bersama Eliza " Arya kembali membatin


" Papa..Alya... Papa Alya " suara Elzia lagi


" What... Eliza memanggilku papa ,apa aku tidak salah dengar " Batin Arya


" Papa Alya ... Eisa puwang kalau papa diam aja " suara Eliza kembali terdengar


" Test...." air mata Arya luruh tumpah tampa permisi membasahi pipinya kini ia bisa mendengar Eliza memanggilnya papa bukan Om lagi


" Iya ...Papa datang " suara Arya tercekat


" Coba kamu ulangi lagi nak panggil papa " kata Arya


" Papa..." ucap Eliza


Arya langsung menghambur memeluk putrinya .Rasa haru tiba tiba menyeruak dalam dada Arya hatinya terasa sejuk mendengar kata papa dari Eliza

__ADS_1


" Papa senang sekali akirnya kamu mau panggil papa , apapun yang kamu mau papa akan kabulkan " ucap Arya sambil membelai rambut Eliza


" Benel ya ? kalau gitu Eisa mau dandanin papa ini Eisa udah bawa make up cama dastel mama " kata Eliza yang langsung disambut gelak tawa Rama


" Iya papa mau ,apapun itu asal kamu senang " kata Arya


" Papa duduk cini ...kita mulai papa pakai liptik duyu ...emmm cantikna " kata Eliza ,Rama langsung terpingkal pingkal melihat papanya yang sudah didandani eliza .pipinya putih seperti habis dibedakin tepung kanji ,mukanya seperti badut


" celakang papa ganti baju " ucap Eliza menyerahkan daster mamanya ke Arya ,Arya hanya bisa pasrah sesaat kemudian ia keluar dari kamar ganti sudah berganti daster


" Huaahahahahah.hahahah " tawa Rama meledak .


" Kulag afdol papa pake candal hak tinggi tapi eisa lupa bawa " kata Eliza


" Tenang ...kak Rama ada sandal mama ,bentar kakak ambilkan dulu " kata Rama masih tertawa


" Nggak usah .... kamu jangan ikut ikutan ngerjain papa " kata Arya sambil melotot kearah Rama tiba tiba Heri datang sontak langsung terpingkal pingkal melihat penampilan bossnya


" Ngapain kamu ketawa ?" ucap Arya menahan malu dihadapan Heri


" Ampun boss saya nggak ketawa " ucap Heri sambil menahan tawanya


" Cepeltina om itu juga cantik kalau didandani " ucap Eliza tiba tiba


" Heri kamu kesini " perintah Arya


" Lakukan sesukamu pada om ini papa ijinkan " ucap Arya


"Hole .... aku cenang makacih papa " ucap Eliza


" Tapi boss saya masih ada ..." ucapa Heri belum sempat ia meneruskan ucapnya sudah dipotong Arya


" Sudah bosan kamu kerja sama saya " Ucap Arya mengintimidasi


" Tapi..Boss " ucap Heri ingin kabir namun sepertinya tidak bisa Arya sudah memasang wajah garang


" Om nanti Adek nangis loh om " bujuk Rama masih terpingkal pingkal


" Cini om Cepetan ..." kata Eliza yang sudah tidak sabar mendadani Heri


" Tapi bajuna ndak ada " ucap Eliza kemudian

__ADS_1


" Makanya om nggak Usah dandan " ucap Heri merasa ada sela untuk kabur


" Ahaaaaa... eisa puna ide ,om pake baju mbok minah aja " Ucap Eliza


Heri hanya bisa pasrah didandani Eliza kamudian disuruh memakai baju mbok minah ditambah pakai tas belanja mbok minah yang biasa ia pakai ke pasar jangan lupakan sandal jepit andalan mbok minah kemudian Eliza memangil mbok minah


" Mbok cama kak Lama duduk dicini nanti kita liat facion cow ,modelnya papa dan om heli " kata Eliza .Mbok Minah dan Rama pasrah sambil tertawa terpingkal pingkal


" Papa jalan dali cana telus kedepan lalu bali ladi ,om heli di belatang papa cama jalan tambil lendak lendok sepelti ini " Kata Eliza mengajari Arya dan Heri menjadi model fashion show


" Kak lama MC nya ,mbok minah jadi apa ya " Tanya Eliza


" Mbok jadi penonton aja " kata Mbok minah menahan tawa sementara Rama masih tertawa ia mengacungkan jempol kearah Eliza pada saat Arya dan Heri sedang jadi modelnya Eliza Bima datang bersama Bams langsung gabung dan tertawa terpingkal pingkal


" Ternyata kalian Bakat juga jadi lawak " Ucap Bima sembari melihat Heri dan Arya yang menuruti semua kemauan Eliza


" Hauhahahhahahah.... kalian seperti banci lagi ngejar setoran " Ucap Bams sambil memegangi perutnya


" Nggak apa apa kapan lagi kita melihat seorang CEO dan sekertarisnya fashion show hwahhahahah hahhah" kata Bima masih tertawa


" Udah ya sayang besuk kita main lagi kamu udah dijemput papa Bima " kata Heri yang sudah frustasi


" Dua putalan ladi " ucap Eliza


" Haahhh " ucap Arya dan Heri bersamaan


" Itu belum seberapa kalau dirumah dia biasa begini kamu kan baru satu kali " ucap Bima masih terpingkal pingkal


" Lanjutkan Eliza jangan hanya om Dan papa aja yang kamu kerjain om dukung kamu " ujar Bams mengompori Eliza


" Udah ya sayang modelnya cape ni " kata Arya sambil menahan malu


" Iya ok.... tapi ndak boyeh ganti baju dulu " kata Eliza


" Ok..ok " Papa nyerah ucap Arya akirnya.Bima mendekat dan menyentuh pundak Arya lalu membisikan sesuatu


" Kamu hebat bro ...!!! dalam waktu singkat sudah bisa menaklukan Eliza anak kita " Ucap Arya


" Aku tidak sehebat kamu ,Eliza sanggat bangga punya papa seperti kamu aku sangat berterima kasih sekali selama ini kamu merawat dan menyayanginya sepenuh hati ,terima kasih kawan " ucap Arya memeluk Bima


" Papa Alya ... jangan peyuk peyuk Papa Bima " Ucap Eliza tidak terima Bima dipeluk Arya

__ADS_1


" Maaf sayang .... iya Papa Bima punya kamu kok ,papa nggak akan ambil " Ucap Arya


__ADS_2