
Bima Pov
Rania ....adalah nama wanita yang mengetarkan hatiku .Ia adalah penguasa Tahta hatiku saat ini aku menyukai semua yang ada dalam dirinya
Pertama kali aku mengenal Rania karena dia menunjukku menjadi pengacaranya pada kasus perceraianya dengan Arya mantan suaminya .dalam kasus tersebut dia tidak meminta harta gono gini sama sekali padahal suaminya adalah pengusaha yang sukses hartanya berlimpah ruah dari sini aku mulai kagum denganya dia berbeda dari kebanyakan wanita yang menjadikan harta sebagai prioritasnya.
Semenjak aku mengenal Rania hidupku penuh warna. Sosoknya yang sederhana namun tangguh hatinya lembut membuat siapapun yang berada di dekatnya merasa tenang .Wanita cantik dengan sejuta pesona ini bak kembang yang bermekaran banyak sekali kumbang kumbang yang datang mendekatinya .Banyak Ibu Ibu sosialita yang ingin menjodohkanya meskipun dia seorang janda satu anak .Setelah sekian lama aku mendekatinya akhirnya dia luluh juga dia menerima cintaku namun naasnya mamaku tidak pernah menyetujui hubunganku denganya hanya gara gara statusnya.Pernah suatu ketika aku membawanya kerumah namun ditolak mentah mentah olah mama .Mama sepertinya masih trauma dengan seorang janda karena Kakak mama Om Gibran menikah dengan seorang janda berahir tragis
" Bim.... Kamu nggak berkaca dari Rumah tangga Om kamu ,semua berawal dari dia menikahi janda dan ternyata apa yang didapat Om kamu penghianatan Linda begitu kejam ,ia menyusun rencana dengan begitu rapih dan bodohnya Om kamu mempercayakan semua Asetnya pada Linda hingga suatu ketika dengan mata kepala sendiri Om kamu melihat perempuan hina itu berzina dirumahnya sendiri dan disaat Om kamu mau mengusir dua manusia laknat itu ternyata semua harta sudah balik Nama atas Nama Linda Akhirnya apa ? Om kamu yang terusir dari rumahnya sendiri .Miris bukan ? dan sampai saat ini Om kamu masih depresi. Kamu mau mengulang hal yang sama " tanya Mama dengan nada penuh emosi
" Ma ...tidak semua janda itu sama dengan Tante Linda ma " sanggahku
" Awalnya memang begitu datang seperti malaikat tapi semakin kesini maka dia akan menunjukkan wajah aslinya " umpat mama
Setiap hari mama selalu menceramahiku untuk menjahui Rania .Hingga suatu ketika Thalita mengalami kecelakaan dan membutuhkan donor Darah ketika itu kami kesusahan mencari pendonor karena golongan darah Thalita termasuk langka hampir seluruh pelosok PMI kami hubungi hasilnya nihil ,namun ditengah keputusaan kami Tuhan mengirim Dewi penolong untuk kami melalui Rania pujaan hatiku entah terbuat dari apa hatinya setelah disakiti mama dengan kata kata yang pedas dia masih peduli dengan adekku Thalita. Aku semakin kagum dengannya
Semenjak kejadian itu mamaku sedikit luluh hatinya dia mengijinkan aku berteman lagi dengan Rania namun hanya sebatas teman tidak boleh lebih itu ultimatum mama,pada dasarnya mama adalah wanita yang baik traumalah yang menyebabkan ia membenci janda .
Setelah mama mengijinkan aku untuk berteman dengan Rania pujaan hatiku hampir setiap hari aku berkunjung kekediamanya .Walaupun mamaku selalu ngomel ngomel memperingatiku untuk tidak punya hubungan lebih denganya setidaknya ini lebih baik dari pada sebelumnya mama selalu antipati dengan Rania.
" Ran... ini ada undangan pesta ulang tahun khusus untukmu dari Thalita sebagai dewi penyelamatnya .Kamu harus datang yah.. jangan buat dia kecewa " ucapku membujuk dia
" Iya ... semalam Thalita juga menghubungiku memintaku untuk keacara Ulang Tahunnya tapi aku ragu untuk datang atau tidak aku takut mamamu mengusirku " kata Rania sendu
__ADS_1
" Nggak mungkin Rania ... mama memang belum merestui kita aku mohon bersabarlah sedikit lagi " ucapku meyakinkanya
" Bim... apa tidak sebaiknya hubungan kita akhiri sampai disini saja , kita masih bisa berteman dan terimalah perjodohanmu dengan anak teman teman sosialita mama kamu.Aku akan bahagia bila kamu bahagia Bim .Kamu laki laki yang baik mungkin benar kata Tante Rahmawati aku memang tidak pantas untukmu " ucap Rania berurai air mata
Hatiku sakit mendengar penuturan Rania barusan
" Tidak Ran... aku tidak akan pernah meninggalkanmu dari pada aku disuruh menikah dengan orang lain lebih baik aku tidak menikah selamanya " ucapku mantab
" Jangan begitu Bim... hik..hikk aku hanya tidak ingin kamu menentang mama kamu ,jangan jadi anak Durhaka hanya gara gara aku " ucapnya
" Rania... aku mohon bersabarlah sedikit lagi .... aku yakin mama juga akan luluh. Mama sudah tidak membencimu seperti dulu dia juga akan menghuhungimu untuk memintamu hadir si acara ulang tahun Thalita " ucapku lagi.
Hari yang ditunggu tunggu tiba Ulang Tahun Thalita .Matahari bersinar sangat cerah secerah hatiku yang tak sabar menjemput Rania kekasih hatiku .Dia kelihatan sangat cantik dan anggun dengan balutan gamis merah marun seandainya mamaku sudah merestui kami aku aku umumkan kesuluruh dunia bahwa dia hanya milikku.
" Selamat ulang tahun Thalita semoga panjang umur dan bahagia selalu " ucapnya ketika kamu sudah berada dirumahku seraya memeluk adekku
" Aamiin ... " ucapku dan Rania tapi aamiinku lebih kenceng karena aku berharap doa adekku terkabul
" Kak Bima kenceng banget aminya " ucap adekku terkekeh
" Iya dong ,doa yang baik harus diamini yang kenceng " kelakarku
Melihat kami bertiga bercengkrama mama menghampiri kami hatiku dag dig dug takut Rania di sakiti dengan kata kata mama
__ADS_1
" Kalian lagi bicara apa sih Seru banget " ucap mama
" Rahasia maa... hanya anak muda yang boleh tau " kata Thalita
" Oh ... ya Rania,Selamat datang di pesta Thalita ,trima kasih sudah mau datang ,tante tinggal dulu yah nemuin temen temen tante kamu nikmati pestanya dengan Thalita dan Bima " kata Mama
Sumpah ... aku keget banget mama berkata seperti itu dan sepertinya Rania dan Thalita juga tak kalah kagetnya .Spontan Thalita memeluk aku dan Rania secara bersamaan
" Kakak liatkan mama sudah berubah " kata Thalita antusias
kami sependapat dengan ucapan Thalita ,namun kebahagian kami tidak berlangsung lama tiba tiba mama datang membawa gadis cantik dan sexy kehadapan kami
" Bim... kenalin ini Cantika putrinya Om Sulaiman ... dan ini Bima putra Tante yang sering tante ceritkan itu " kata mama antusias mengenalkan anak temanya
" Hallo ... Cantika ,gue Bima " Kataku sambil mengulurkan tangan sebenarnya aku enggan namun apa boleh buat
" Hallo ... Bim , gue cantika Maharani putri papa Sulaiman kamu sudah taukan siapa beliau " ucapnya pongah
" Bim... mama titip Cantika yah... temani dia biar Rania ditemani adekmu Thalita " ucap mama
" Rania kamu nggak apa apakan kalau kamu sama Thalita dulu " ucap mama
" Mama apa apa in sih " ucapku protes
__ADS_1
" Nggak apa apa Bim ... aku sama Thalita berdua dulu ada hal yang ingin aku bicarakan dengan Thalita masalah wanita kamu nggak bisa ikut kamu temeni Cantika dulu " kata Rania aku yakin ini hanya alasan Rania saja
Lalu Rania mengandeng Thalita meninggalkanku .kini aku hanya berdua dengan Cantika Rasanya muak sekali aku menhadapi perempuan yang namanya Cantika ini baru kenal nempel kaya lintah aku jadi Risih dibuatnya .andai bikan karena mama sudah kulempar wanita ini